goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Kerusuhan Antarkelompok Agama Pecah di Nepal Selatan, Tiga Orang Tewas

Marulitua PardedeDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kerusuhan Antarkelompok Agama Pecah di Nepal Selatan, Tiga Orang Tewas
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Wilayah selatan Nepal tengah diguncang gelombang kerusuhan komunal yang melibatkan kelompok Muslim dan Hindu. Insiden mematikan ini dilaporkan telah merenggut sedikitnya tiga korban jiwa dan memicu kerawanan keamanan di wilayah tersebut. Mengutip laporan dari Anadolu Agency, eskalasi ketegangan ini memaksa otoritas setempat untuk memberlakukan jam malam di sejumlah distrik yang terdampak. Kekerasan yang terjadi sejak akhir pekan lalu ini disebut sebagai salah satu insiden ketegangan agama paling serius yang melanda negara Himalaya tersebut dalam beberapa tahun terakhir, terlebih saat Nepal masih berupaya pulih dari gelombang demonstrasi besar-besaran tahun lalu yang menewaskan puluhan orang.

Aksi kekerasan mulai pecah pada Minggu malam di Distrik Sunsari. Gesekan bermula dari sebuah perselisihan yang terjadi di tengah perayaan yang diselenggarakan oleh dua komunitas agama tersebut. Ketegangan awal dengan cepat membesar hingga menjadi konflik terbuka. Massa yang tersulut amarah dilaporkan saling menyerang satu sama lain secara brutal. Dampak dari kerusuhan tersebut meluas pada tindakan pengrusakan dan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas umum. Kantor-kantor pemerintah, pusat perbelanjaan, hingga pos-pos kepolisian di kawasan setempat menjadi sasaran amuk massa.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Eskalasi situasi yang semakin tidak terkendali memaksa pemerintah untuk mengerahkan ratusan personel keamanan ke lokasi bentrokan demi memulihkan ketertiban umum. Pasukan gabungan yang diterjunkan secara masif ini tidak hanya berasal dari unsur kepolisian, tetapi juga melibatkan militer Nepal. Dalam upaya keras aparat keamanan untuk membubarkan kerumunan dan mencegah meluasnya kekerasan, polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah massa pengunjuk rasa. Tindakan penembakan tersebut menyebabkan seorang warga yang berprofesi sebagai petani, Om Prakash Mehata, tewas di tempat kejadian.

Baca Juga

Progres Tol Baru Pembelah Jakarta dan Jawa Barat, Solusi Perjalanan ke Bandung Anti Macet

Progres Tol Baru Pembelah Jakarta dan Jawa Barat, Solusi Perjalanan ke Bandung Anti Macet

Selain korban tewas di lokasi, puluhan warga setempat juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat tembakan aparat. Salah satu korban luka parah adalah Jaya Prakash Mehata. Ia akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada hari Kamis. Kematian Jaya Prakash Mehata ini memicu gelombang kemarahan baru di kalangan kelompok Hindu, yang kemudian merespons dengan menggelar aksi demonstrasi lanjutan di Distrik Sunsari dan sejumlah wilayah lainnya. Sementara itu, korban jiwa ketiga dilaporkan berasal dari Distrik Siraha, sebagaimana telah dikonfirmasi langsung oleh administrator distrik setempat, Chatraj Baral, kepada Anadolu.

Perkembangan situasi yang memprihatinkan ini langsung mendapat perhatian serius dari jajaran kepemimpinan tertinggi Nepal. Presiden Nepal Ramchandra Paudel mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketenangan dan menghindari perpecahan. "Saya menyerukan kepada partai-partai politik, masyarakat sipil, serta seluruh saudara dan saudari untuk menjaga persatuan sosial, keharmonisan antarkomunitas, persahabatan, dan toleransi," tegas Presiden Paudel dalam pernyataannya, merespons bentrokan yang mulai meluas ke sejumlah wilayah.

Baca Juga

Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara

Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara

Pada saat yang sama, Perdana Menteri Nepal Balendra Shah turut mengambil langkah tegas dengan mengakhiri sikap diamnya sejak menjabat pada bulan Maret lalu. Melalui pidato penting pertamanya yang ditujukan kepada seluruh bangsa pada hari Kamis, Perdana Menteri Shah mendesak warga untuk bertindak secara bertanggung jawab dan membantu menghilangkan awan keresahan. Ia menjanjikan proses penyelidikan yang sepenuhnya adil dan transparan, sekaligus menjamin bahwa seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kerusuhan komunal ini akan diproses secara hukum.

Secara demografis, Nepal merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Namun, negara ini telah secara resmi ditetapkan sebagai negara sekuler sejak penghapusan sistem monarki pada tahun 2008 silam. Sejak perubahan sistem ketatanegaraan tersebut, Nepal relatif berhasil menghindari konflik besar yang berlatar belakang agama. Oleh karena itu, pecahnya kekerasan terbaru di wilayah selatan ini memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat bahwa bentrokan dapat memperburuk situasi politik dan sosial yang saat ini masih tergolong rapuh.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NepalKerusuhanRamchandra PaudelBalendra ShahKonflik Agama

Berita Terbaru Lainnya

VandS Clinic Seoul Sediakan Diskon Langsung Pengganti Tax Refund bagi WisatawanPelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 TriliunKehadiran Mobil Listrik Leapmotor B10 dan C10 di Pasar Otomotif IndonesiaLangkah Tepat Membaca Informasi Gempa Tektonik di Seram Bagian TimurKrisis Migrasi Ceuta, Dinamika Perbatasan Spanyol-Maroko dan Dampaknya bagi Uni EropaDaftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026 dan Penyesuaian PertamaxCara Membandingkan Harga dan Mengatur Anggaran BBM BP dan Pertamina per 1 Agustus 2026Memahami PSAK 117 dan Cara Baru Menilai Kinerja Perusahaan Asuransi

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap