goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Pemeriksaan Tematik BPK untuk Mengawal Program Ketahanan Energi Nasional

Nyaring JalungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemeriksaan Tematik BPK untuk Mengawal Program Ketahanan Energi Nasional
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menetapkan ketahanan energi sebagai fokus utama dalam pelaksanaan pemeriksaan tematik nasional pada Semester II tahun 2026. Penetapan fokus ini merupakan langkah strategis lembaga negara tersebut untuk secara langsung mengawal agenda prioritas pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya yang berkaitan erat dengan bidang ketahanan energi. Pengawasan ini ditujukan untuk memastikan keberlangsungan pengelolaan sektor energi nasional berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Ketua BPK Isma Yatun menegaskan bahwa energi adalah penopang utama dalam struktur pembangunan nasional. Sektor ini memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memastikan keberlangsungan industri, memperlancar sistem transportasi, menopang sektor pertanian, mendukung pelayanan publik, hingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. Oleh karena itu, BPK memiliki komitmen penuh untuk mengawal tata kelola pengelolaan sektor energi agar dapat berlangsung secara akuntabel dan transparan. Melalui pengawasan yang terukur, manfaat dari ketahanan energi diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan tematik nasional ini, BPK menerapkan pendekatan ekosistem atau yang dikenal dengan istilah cross-cutting audit. Pendekatan ini memandang seluruh pihak dan pelaku di dalam rantai nilai energi sebagai satu kesatuan utuh yang saling terhubung satu sama lain. Menurut Isma Yatun, melalui metode ini, BPK tidak hanya sekadar ingin mengetahui apa yang sedang terjadi di lapangan, tetapi juga berupaya memahami secara mendalam akar permasalahan yang ada. Selain itu, pendekatan ekosistem ini dirancang untuk memetakan berbagai risiko yang berkembang sekaligus merumuskan perbaikan yang diperlukan agar sistem tata kelola energi nasional dapat berjalan jauh lebih efektif.

Baca Juga

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua BPK Budi Prijono menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap ekosistem energi nasional. Pemahaman yang utuh ini sangat diperlukan agar seluruh tahapan, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga tahapan pengawasan pembangunan ketahanan energi, benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa kehadiran BPK bertujuan untuk memastikan seluruh kebijakan, program, alokasi anggaran, serta sumber daya milik negara dikelola secara akuntabel, efisien, dan efektif. Pengelolaan yang baik diyakini akan bermuara pada pemberian manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan publik.

Sebagai tahapan krusial dalam menyiapkan pemeriksaan tematik nasional tersebut, BPK secara aktif melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang tersebar di seluruh rantai ekosistem energi. Keterlibatan ini mencakup para pembuat kebijakan di tingkat pusat hingga para pelaksana teknis di lapangan. Sebagai bentuk nyata dari koordinasi tersebut, BPK telah menggelar serangkaian pertemuan yang terdiri dari Pra Rapat Koordinasi (Pra Rakor) dan Rapat Koordinasi (Rakor). Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yakni pada tanggal 29 hingga 30 Juli 2026, bertempat di Kantor Pusat BPK.

Rangkaian koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi utama BPK yang diselenggarakan pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Pertemuan puncak ini mengusung tema "BPK Bermartabat dan Bermanfaat, BPK Mendukung Program Ketahanan Energi". Selain dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua BPK, forum penting ini juga diikuti secara langsung oleh jajaran Anggota BPK. Para pimpinan yang hadir meliputi Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing, Anggota III BPK Akhsanul Khaq, Anggota VI BPK Fathan Subchi, serta Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo. Turut hadir pula para pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan BPK.

Baca Juga

Hakim Langgar Etik Meningkat 100 Persen, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran ke Daerah

Hakim Langgar Etik Meningkat 100 Persen, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran ke Daerah

Pertemuan koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lintas sektoral guna memastikan keselarasan langkah dalam pemeriksaan tematik. Dari unsur legislatif dan pemerintahan, hadir Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Sektor investasi dan riset diwakili oleh CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir, serta Kepala BRIN Arif Satria. Sementara itu, dari sektor operasional energi nasional, turut berpartisipasi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unggul Priyanto, Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan, dan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza.

Guna menyukseskan pelaksanaan pemeriksaan tematik nasional di sektor energi ini, BPK mengerahkan sumber daya terbaik yang dimiliki oleh lembaga. Langkah ini diiringi dengan upaya memperkuat kolaborasi lintas satuan kerja serta membangun pemahaman yang menyeluruh terhadap kompleksitas ekosistem energi nasional. Melalui serangkaian tahapan pemeriksaan yang komprehensif dan terkoordinasi ini, BPK berharap dapat menghasilkan rumusan rekomendasi yang relevan dan implementatif. Rekomendasi tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan positif terhadap upaya perbaikan tata kelola energi di seluruh wilayah Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPKKetahanan EnergiAsta CitaPemeriksaan TematikEkosistem Energi

Berita Terbaru Lainnya

VandS Clinic Seoul Sediakan Diskon Langsung Pengganti Tax Refund bagi WisatawanPelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 TriliunKehadiran Mobil Listrik Leapmotor B10 dan C10 di Pasar Otomotif IndonesiaLangkah Tepat Membaca Informasi Gempa Tektonik di Seram Bagian TimurKrisis Migrasi Ceuta, Dinamika Perbatasan Spanyol-Maroko dan Dampaknya bagi Uni EropaDaftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026 dan Penyesuaian PertamaxCara Membandingkan Harga dan Mengatur Anggaran BBM BP dan Pertamina per 1 Agustus 2026Memahami PSAK 117 dan Cara Baru Menilai Kinerja Perusahaan Asuransi

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap