goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Kesehatan

Sinergi BPJS Kesehatan dan Keuskupan Agung Jakarta dalam Meningkatkan Literasi JKN

Agus KusumaDiterbitkan 12 Agu 2026 - 05.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sinergi BPJS Kesehatan dan Keuskupan Agung Jakarta dalam Meningkatkan Literasi JKN
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke berbagai lapisan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menggandeng Keuskupan Agung Jakarta. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran inisiatif yang dinamakan Sinergi Penyuluh Agama Integrasi Literasi, atau yang lebih dikenal dengan singkatan SYAIR JKN. Kerja sama resmi ini dimulai pada hari Senin, 11 Agustus 2026, sebagai upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat mengenai pentingnya program jaminan kesehatan tersebut.

Inisiatif SYAIR JKN merupakan bagian integral dari strategi BPJS Kesehatan untuk membangun sinergi yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan pentaheliks, yang melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif. Langkah ini dirasa sangat penting mengingat besarnya skala kepesertaan JKN saat ini. Berdasarkan data yang tercatat per 1 Agustus 2026, jumlah peserta JKN di Indonesia telah mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu lebih dari 284,4 juta jiwa. Jumlah kepesertaan yang luar biasa ini merepresentasikan lebih dari 98 persen dari total seluruh penduduk Indonesia.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan berskala besar ini, BPJS Kesehatan terus memperkuat jaringan fasilitas kesehatan di seluruh penjuru tanah air. Hingga saat ini, BPJS Kesehatan telah menjalin kemitraan yang erat dengan 23.762 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Selain itu, untuk pelayanan rujukan, BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 3.228 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang tersebar di seluruh Indonesia. Komitmen pelayanan ini juga tecermin dari besarnya anggaran yang telah dikeluarkan, di mana sepanjang tahun 2014 hingga 2025, BPJS Kesehatan tercatat telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 1.270 triliun untuk biaya pelayanan kesehatan.

Baca Juga

Pemkot Bekasi Matangkan Persiapan Porprov XV Jabar 2026

Pemkot Bekasi Matangkan Persiapan Porprov XV Jabar 2026

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan dan misi dari Program JKN ini memiliki landasan nilai yang sangat kuat. Program ini sejalan dengan pandangan yang pernah disampaikan oleh Paus Leo XIV mengenai pentingnya Universal Health Coverage (UHC) serta kesetaraan dalam mendapatkan akses kesehatan bagi setiap individu. Tidak hanya selaras dengan pandangan tokoh agama dunia, program jaminan kesehatan nasional ini juga sangat sejalan dengan visi pembangunan nasional di dalam negeri, khususnya Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, rencana kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Keuskupan Agung Jakarta akan diimplementasikan melalui sejumlah program kerja nyata. Langkah pertama adalah penyusunan buku khotbah mingguan yang secara khusus mengusung tema-tema terkait Program JKN, sehingga pesan edukasi dapat tersampaikan secara rutin. Langkah kedua adalah penyelenggaraan kegiatan training of trainer yang ditujukan untuk meningkatkan edukasi serta literasi mengenai JKN kepada para uskup, pemimpin umat, hingga pengurus gereja. Terakhir, kerja sama ini juga memfasilitasi proses pendaftaran kepesertaan JKN secara kolektif bagi para pengelola dan pekerja keagamaan.

Baca Juga

Kementerian UMKM dan OJK Kerja Sama Perluas Akses Pembiayaan dan Ekosistem Usaha

Kementerian UMKM dan OJK Kerja Sama Perluas Akses Pembiayaan dan Ekosistem Usaha

Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, memberikan sambutan hangat dan menyatakan dukungannya secara konsisten terhadap gagasan kepesertaan serta konsep layanan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Lebih lanjut, Kardinal Ignatius Suharyo juga mengusulkan agar kolaborasi baik ini tidak berhenti di tingkat regional saja, melainkan dapat dikembangkan ke tingkat nasional melalui Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Kerja sama nasional tersebut dapat diintegrasikan melalui Komisi Kesehatan maupun Presidium KWI. Melalui koordinasi di tingkat nasional dengan KWI, diharapkan jangkauan kolaborasi edukasi dan literasi Program JKN ini dapat diperluas secara merata hingga menyentuh 38 keuskupan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPJS Kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Pemkot Bekasi Matangkan Persiapan Porprov XV Jabar 2026BSSN Raih Opini WTP Laporan Keuangan 2025 dan Tuntaskan Rekomendasi BPKXpeng Buka Experience and Service Center Pertama di Semarang Jawa TengahBerapa Uang Saku dan Bonus Paskibraka? Ini Rincian dan AturannyaGubernur Bank Sentral Libya Mundur di Tengah Tekanan EkonomiPersiapan Regulasi Zero ODOL 2027, Korlantas Polri Upayakan Distribusi Bahan Pokok Tetap AmanKemlu RI Konfirmasi Tiga ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-MandebPolisi Kumpulkan Barang Bukti Terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an demi Miras

Paling Banyak Dibaca

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

Nasional

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

11 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka KeluargaNasional 路 11 Agu 2026
  5. 5Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab TeddyNasional 路 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap