goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Proyek PSEL Legok Nangka dan Kesiapan PLN Serap Listrik Ramah Lingkungan di Jawa Barat

Yohanes IpoiDiterbitkan 31 Jul 2026 - 20.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyek PSEL Legok Nangka dan Kesiapan PLN Serap Listrik Ramah Lingkungan di Jawa Barat
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pengelolaan sampah perkotaan menjadi salah satu tantangan krusial yang dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat. Sebagai langkah strategis dan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan lingkungan tersebut, proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok Nangka di Kabupaten Bandung kini tengah dikembangkan secara intensif. Fasilitas ini tidak hanya dirancang untuk mengurangi tumpukan limbah, tetapi juga untuk menghasilkan energi bersih yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dalam upaya mendukung keberhasilan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan ini, PT PLN (Persero) telah menyatakan kesiapan penuhnya untuk menyerap pasokan listrik yang kelak dihasilkan dari fasilitas PSEL tersebut. Keterlibatan PLN menjadi pilar penting yang memastikan bahwa energi ramah lingkungan dari proyek ini dapat terdistribusi dengan baik ke sistem kelistrikan nasional.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Saat ini, proyek PSEL Legok Nangka telah memasuki tahap konstruksi dan terus dipacu agar dapat beroperasi sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Berdasarkan jadwal, fasilitas pengolahan sampah modern ini ditargetkan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029. Pembangkit ini dirancang dengan skala besar, memiliki kapasitas untuk mengolah hingga 2.131 ton sampah per hari. Dari proses pengolahan limbah dalam jumlah masif tersebut, PSEL Legok Nangka diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik dengan kapasitas mencapai 40,79 megawatt. Angka ini setara dengan produksi energi sebesar 310 gigawatt-hour setiap tahunnya. Kapasitas yang signifikan ini diharapkan dapat memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah sekitarnya sekaligus membuktikan bahwa sampah dapat diubah menjadi sumber daya ekonomi dan energi yang memiliki nilai guna tinggi.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjamin kepastian operasional proyek infrastruktur hijau ini, PT PLN (Persero) telah mengambil langkah strategis melalui kesepakatan resmi. Pada bulan Maret 2026, PLN menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik bersama PT Jabar Environmental Solutions yang juga dikenal dengan PT JES. Melalui perjanjian kerja sama ini, seluruh daya listrik yang diproduksi oleh PSEL Legok Nangka akan langsung disalurkan ke sistem kelistrikan milik PLN untuk kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat. Periode kontrak kerja sama yang disepakati dalam perjanjian tersebut berlangsung selama 20 tahun. Jangka waktu panjang ini menjadi jaminan bagi kepastian pembelian listrik dari pihak pengembang, yang pada gilirannya akan sangat mendukung keberlanjutan proyek pengolahan sampah menjadi energi di masa mendatang.

Baca Juga

Pertamina Perkuat Kapabilitas dan Budaya Menuju Bisnis Berkelanjutan

Pertamina Perkuat Kapabilitas dan Budaya Menuju Bisnis Berkelanjutan

Pengembangan fasilitas pengolahan limbah modern ini juga sejalan dengan arahan langsung dari pemerintah pusat terkait penanganan lingkungan perkotaan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar persoalan sampah di berbagai wilayah dapat dituntaskan sebelum tahun 2029. Arahan ini secara resmi diintegrasikan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional untuk periode 2025-2029. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot, menyatakan bahwa proyek di Kabupaten Bandung ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya percepatan penanganan sampah perkotaan yang diubah menjadi energi. Ia juga menekankan bahwa dimulainya pembangunan infrastruktur ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu menjadi model percontohan bagi pengembangan fasilitas serupa di daerah lain.

Dari sudut pandang pemerintah daerah, fasilitas ini dinilai memiliki peran yang sangat vital bagi kawasan sekitarnya. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memandang bahwa kehadiran PSEL Legok Nangka merupakan solusi strategis jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah yang selama ini membebani kawasan Bandung Raya. Pemanfaatan limbah sebagai sumber energi listrik dinilai akan memberikan manfaat ganda, baik dari sisi pelestarian lingkungan maupun keuntungan ekonomi yang berkelanjutan. Dedi juga menyoroti bahwa pasokan listrik yang dihasilkan kelak akan memberikan sumbangsih bagi kekuatan PLN dalam menyediakan energi yang memadai untuk mendukung kehidupan industri. Lebih jauh lagi, fasilitas pengolahan modern ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya sistem manajemen sampah terpadu di wilayah tersebut.

Baca Juga

Memahami Standar Beras Fortifikasi Menyusul Temuan Produk Tidak Sesuai Ketentuan

Memahami Standar Beras Fortifikasi Menyusul Temuan Produk Tidak Sesuai Ketentuan

Kesiapan dari sisi infrastruktur kelistrikan juga terus dipastikan oleh pihak PT PLN (Persero). Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menegaskan bahwa perusahaannya siap mengeksekusi perjanjian jual beli listrik sesuai dengan arahan yang telah diberikan oleh pemerintah. Pihaknya berkomitmen penuh untuk menyerap seluruh produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah tersebut dan mendistribusikannya secara optimal kepada masyarakat. Suroso menyoroti bahwa pemanfaatan sampah menjadi tenaga listrik merupakan langkah nyata menuju terwujudnya kemandirian energi dan swasembada energi nasional. Ia juga menekankan bahwa energi terbarukan ini akan terus tersedia secara berkesinambungan seiring dengan adanya siklus produksi sampah di masyarakat, sehingga kelestarian lingkungan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PSEL Legok NangkaJawa BaratPengelolaan SampahPLNEnergi Baru Terbarukan

Berita Terbaru Lainnya

Penjelasan Mensesneg Terkait Rumor Reshuffle Kabinet Merah Putih Agustus 2026Pertamina Perkuat Kapabilitas dan Budaya Menuju Bisnis BerkelanjutanMemahami Standar Beras Fortifikasi Menyusul Temuan Produk Tidak Sesuai KetentuanUpaya Menekan Harga Pangan, Mengapa Gubernur Sementara Bank Indonesia Menemui Presiden Prabowo?Memahami Peran Nurman Herin dalam Kasus TPPU Febrie AdriansyahPotensi Migas Non Konvensional di Blok Rokan dan Rencana Pengeboran PertaminaPanduan Alur Penempatan Lulusan Diklat SPPI Kementerian Pertahanan 2026Panduan Spesifikasi dan Harga Mercedes-AMG GT 63 PRO serta GLC 200 4MATIC di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap