goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Bisnis

Perguruan Tinggi Kelola Dana Abadi Melalui Sukuk Negara untuk Beasiswa dan Riset

Yohanes IpoiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 16.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perguruan Tinggi Kelola Dana Abadi Melalui Sukuk Negara untuk Beasiswa dan Riset
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan bahwa manfaat dari instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau yang juga dikenal sebagai Sukuk Negara kini sudah mulai terlihat secara nyata. Dampak positif dari instrumen keuangan syariah ini dirasakan secara signifikan, khususnya di sektor pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui pemanfaatan Sukuk Negara, sektor akademis mendapatkan dukungan penting dalam mengelola sumber daya keuangannya untuk menunjang berbagai kegiatan penting di lingkungan kampus.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, menjelaskan lebih lanjut mengenai pemanfaatan instrumen ini. Menurut penjelasan Deni Ridwan, salah satu manfaat nyata yang dihasilkan dari Sukuk Negara adalah memfasilitasi pengelolaan dana abadi di tingkat perguruan tinggi. Melalui skema investasi syariah ini, perguruan tinggi dapat mengoptimalkan dana abadi yang mereka miliki untuk memberikan dampak yang berkelanjutan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Hingga saat ini, tercatat sudah ada tiga institusi perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil mengelola dana abadi mereka melalui investasi di Sukuk Negara. Sebagai contoh pertama, IPB University telah memanfaatkan instrumen ini secara konkret. Kampus tersebut memiliki Kawasan Pertanian Terpadu yang pembangunannya dibiayai melalui hasil kupon Sukuk Wakaf Ritel seri SWR005. Lebih lanjut, hasil kupon atau imbal hasil dari Sukuk tersebut dimanfaatkan secara produktif oleh IPB University untuk mendanai berbagai program penting, seperti pemberian beasiswa kepada mahasiswa, pendanaan kegiatan riset atau penelitian, serta pelaksanaan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Baca Juga

OJK Tangani 124 Kasus di Pasar Modal, Denda Capai Rp 240,5 Miliar

OJK Tangani 124 Kasus di Pasar Modal, Denda Capai Rp 240,5 Miliar

Institusi pendidikan tinggi kedua yang juga menerapkan langkah serupa adalah Telkom University. Universitas ini mengelola dana abadi yang dimilikinya melalui investasi pada Sukuk Negara untuk mendanai berbagai program strategis. Hasil investasi tersebut dialokasikan secara khusus untuk membiayai program beasiswa bagi mahasiswa, mendukung kegiatan riset akademik, serta membiayai pengembangan kawasan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kampus. Selain IPB University dan Telkom University, lembaga pendidikan tinggi ketiga yang juga telah menginvestasikan dana abadinya ke dalam instrumen Sukuk Negara adalah Universitas Terbuka.

Melihat keberhasilan tersebut, Deni Ridwan mengungkapkan harapannya agar ketiga perguruan tinggi tersebut, yaitu IPB University, Telkom University, dan Universitas Terbuka, dapat menjadi pelopor dalam pengelolaan dana abadi. Deni berharap ketiga kampus ini dapat berkembang menjadi sebuah proyek percontohan atau pilot project bagi perguruan-perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Dengan demikian, institusi pendidikan tinggi lain dapat belajar dan mencontoh bagaimana cara mengumpulkan dan mengelola dana abadi secara efektif, terutama melalui mekanisme wakaf uang.

Baca Juga

Langkah Menyikapi Penurunan IHSG ke Level 6.356 di Awal Pekan

Langkah Menyikapi Penurunan IHSG ke Level 6.356 di Awal Pekan

Di samping memberikan manfaat langsung bagi sektor pendidikan tinggi, Kementerian Keuangan juga memiliki harapan yang lebih luas terkait dengan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Kemenkeu berharap bahwa instrumen-instrumen keuangan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat atau instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja. Lebih dari itu, penerbitan SBN dan SBSN diharapkan dapat bertindak sebagai katalisator bagi perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia, sekaligus menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan indeks literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat luas.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganPendidikan Tinggi

Berita Terbaru Lainnya

Cara Polisi Mengungkap Dugaan Pembunuhan Berencana dalam Kematian SutrimoOJK Tangani 124 Kasus di Pasar Modal, Denda Capai Rp 240,5 MiliarLangkah Menyikapi Penurunan IHSG ke Level 6.356 di Awal PekanMengamati Dinamika Geopolitik Global, Aturan Siber Turki hingga Insiden Parlemen KosovoCara Memahami Sorotan SETARA Institute terhadap Manuver Hukum Mantan JampidsusCara Memahami Perubahan Perhitungan Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil QoumasKolaborasi Strategis Bank Jakarta dan Persija Sambut Musim Kompetisi 2026/2027Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 30 Kilogram Sabu dari Malaysia di Perairan Asahan

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026