goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Politik

Pergeseran Geopolitik Timur Tengah dan Menguatnya Pengaruh Iran

Yohanes IpoiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 04.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pergeseran Geopolitik Timur Tengah dan Menguatnya Pengaruh Iran
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Keputusan Arab Saudi untuk menandatangani pakta pertahanan resmi pada bulan September dengan Mesir, Turki, dan Pakistan menjadi salah satu sinyal kuat terjadinya pergeseran geopolitik besar di kawasan Timur Tengah. Langkah ini mencerminkan dinamika baru di mana sekutu-sekutu tradisional Amerika Serikat mulai mencari alternatif keamanan dan kemitraan di luar payung pelindung Washington. Di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat, kebijakan luar negeri Amerika Serikat secara tidak langsung telah membuka ruang bagi Iran

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
untuk memperkokoh pengaruh strategisnya di kawasan tersebut.

Ketegangan regional ini semakin terakselerasi setelah serangan kelompok milisi Palestina Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023. Peristiwa tersebut segera memicu pergerakan cepat dari koalisi Poros Perlawanan yang dipimpin oleh Iran. Kelompok-kelompok seperti Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, serta berbagai milisi di Irak segera bergabung dalam konflik ini. Keterlibatan aktif kelompok-kelompok tersebut menunjukkan soliditas jaringan regional Iran yang mampu memproyeksikan kekuatan militer di berbagai titik strategis Timur Tengah, sekaligus menantang pengaruh militer Amerika Serikat dan sekutunya.

Di balik mobilisasi militer ini, terdapat target jangka panjang yang ingin dicapai oleh Teheran. Javad Heirannia, Direktur Studi Teluk Persia di Center for Scientific Research and Middle East Strategic Studies di Teheran, menjelaskan bahwa tujuan terpenting bagi Iran saat ini adalah mengubah pencapaian militer serta tekanan yang dihasilkan selama masa perang menjadi sebuah keuntungan permanen yang diakui secara strategis. Keuntungan permanen yang dimaksud secara spesifik adalah kendali penuh atas Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia. Meskipun terus menekan secara militer melalui jaringan koalisinya, Republik Islam Iran secara konsisten membantah tuduhan dari berbagai pihak Barat bahwa mereka tengah berupaya memproduksi senjata pemusnah massal.

Baca Juga

Agenda dan Fokus Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR 2026

Agenda dan Fokus Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR 2026

Tatkala Iran berupaya memperkuat posisinya, blok negara-negara Arab di Teluk justru mengalami keretakan internal yang cukup signifikan. Hubungan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab saat ini diwarnai oleh perselisihan akibat perbedaan pandangan dan kepentingan terkait situasi konflik di sejumlah negara, khususnya di Libya, Sudan, dan Yaman. Ketidaksepakatan ini melemahkan posisi tawar kolektif mereka dan mendorong masing-masing negara untuk mengambil jalur diplomasi dan pertahanan yang berbeda demi mengamankan kepentingan nasional mereka sendiri.

Sebagai bagian dari strategi barunya, Arab Saudi kini kian condong ke arah kuartet informal kekuatan Muslim. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penandatanganan pakta pertahanan resmi pada September lalu bersama Mesir, Turki, dan Pakistan. Aliansi baru ini menunjukkan bahwa Riyadh tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jaminan keamanan dari Washington dan memilih untuk membangun kemitraan pertahanan yang lebih mandiri dengan negara-negara mayoritas Muslim yang memiliki kekuatan militer signifikan.

Di sisi lain, Uni Emirat Arab memilih arah kebijakan luar negeri yang berbeda untuk mengimbangi dinamika kawasan. Abu Dhabi berupaya mengejar kerja sama yang jauh lebih erat dengan Israel, sejalan dengan kerangka kerja Perjanjian Abraham yang telah disepakati sebelumnya. Selain mendekatkan diri dengan Israel, Uni Emirat Arab juga aktif menjalin penyelarasan strategis dengan negara-negara di luar kawasan Teluk, termasuk India, Yunani, dan Siprus. Langkah diversifikasi ini mempertegas bahwa negara-negara Teluk kini memiliki agenda masing-masing yang tidak selalu sejalan dengan strategi regional Amerika Serikat.

Baca Juga

Rencana Penerbitan Obligasi Daerah Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk Proyek LRT dan Rumah Sakit

Rencana Penerbitan Obligasi Daerah Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk Proyek LRT dan Rumah Sakit

Fenomena pergeseran aliansi ini dinilai sebagai bentuk ketidakpuasan sekutu regional terhadap kebijakan Washington. CEO Gulf State Analytics, Giorgio Cafiero, menyebutkan bahwa para mitra Teluk Washington kini memiliki tekad yang kuat untuk mendiversifikasi hubungan internasional mereka. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan memperdalam kerja sama dengan China serta kekuatan-kekuatan global lainnya. Upaya diversifikasi ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan mutlak pada Amerika Serikat yang dinilai kurang konsisten dalam menjaga stabilitas kawasan.

Di sektor ekonomi dan perdagangan energi, upaya penyesuaian juga terus berjalan di tingkat bilateral. Oman, misalnya, diketahui telah berupaya menetapkan sistem biaya layanan yang nantinya akan dikumpulkan bersama oleh pihak Oman dan Iran. Sistem biaya layanan ini direncanakan untuk diterapkan di sepanjang koridor perdagangan minyak dan gas yang krusial bagi kedua negara tetangga tersebut. Kerja sama pragmatis semacam ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan sanksi dari Amerika Serikat terhadap Iran, negara-negara tetangga di kawasan Teluk tetap mencari celah untuk bekerja sama demi keuntungan ekonomi bersama. Pada akhirnya, kombinasi antara keretakan internal sekutu Teluk, diversifikasi hubungan diplomatik dengan kekuatan dunia seperti China, serta keteguhan Iran dalam memanfaatkan konflik regional telah membuat posisi Teheran menjadi semakin diperhitungkan di Timur Tengah.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Timur TengahGeopolitikIranAmerika Serikat

Berita Terbaru Lainnya

Penerbangan Formasi Bersama KSAU dan Kepala Staf AU Australia di DarwinPemerintah Tunda Pemungutan PPh Pasal 22 untuk Pedagang di MarketplaceAturan Ketat Higiene Dapur Makan Bergizi Gratis dan Sanksi Penutupan PermanenKronologi dan Modus Tiga WNA Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soekarno-HattaKronologi Pengakuan Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kontrakan Cipayung DepokPolisi Selidiki Dugaan Ancaman Bom di Bandara I Gusti Ngurah Rai BaliMenghadapi Konflik Keluarga yang Berujung Aksi Nekat, Belajar dari Kasus Pembakaran Rumah di BandungBaznas Salurkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap