goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Hukum

Penangkapan Farah Hasmina Harahap dalam Kasus Korupsi Kredit Bank Sumut

Iswan TandirerungDiterbitkan 2 Agu 2026 - 21.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penangkapan Farah Hasmina Harahap dalam Kasus Korupsi Kredit Bank Sumut
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana perkembangan terbaru dari penanganan kasus dugaan korupsi pencairan kredit di PT Bank Sumut?

Tim Tangkap Buron atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tabur dari Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara baru saja melakukan penangkapan terhadap salah satu tersangka utama yang sempat melarikan diri. Tersangka yang berhasil diamankan oleh petugas tersebut adalah Farah Hasmina Harahap. Farah diketahui merupakan Direktur CV Hasian Abadi Group yang sebelumnya telah berstatus sebagai buronan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait proses pencairan dana kredit pada PT Bank Sumut. Kasus ini menjadi sorotan utama karena menimbulkan dampak kerugian finansial yang sangat signifikan bagi keuangan negara.

Kapan dan di mana tersangka kasus korupsi ini berhasil ditangkap oleh pihak berwenang?

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Tersangka Farah Hasmina Harahap ditangkap oleh petugas pada tanggal 28 Juli 2026. Lokasi penangkapan tersebut berada di sebuah hunian, tepatnya di Apartemen Cinere yang terletak di kawasan wilayah Jakarta Selatan. Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara, Rizaldi, memberikan penjelasan bahwa keberhasilan operasi penangkapan ini tidak lepas dari kerja sama taktis antarlembaga penegak hukum. Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara mendapatkan bantuan penuh dari jajaran intelijen Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta dalam melacak keberadaan dan mengamankan tersangka di lokasi persembunyiannya.

Bagaimana kronologi awal dugaan tindak pidana korupsi pencairan kredit ini bermula?

Perkara hukum ini bermula dari proses pengajuan fasilitas kredit perbankan yang terjadi pada tahun 2012 silam. Pada saat itu, Farah Hasmina Harahap mengajukan permohonan kredit kepada PT Bank Sumut. Pengajuan fasilitas keuangan tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan debitur dari perusahaannya sendiri, yakni CV Hasian Abadi Group. Namun, dalam proses berjalannya waktu, pihak berwenang menemukan adanya berbagai penyimpangan terkait mekanisme dan proses pencairan kredit tersebut. Penyimpangan prosedur inilah yang kemudian diusut lebih dalam oleh tim penyidik karena terindikasi kuat sebagai tindak pidana korupsi.

Baca Juga

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian

Berapa total kerugian negara yang diakibatkan oleh penyimpangan pencairan kredit ini?

Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam dan perhitungan yang dilakukan oleh ahli perhitungan kerugian negara, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para tersangka dalam perkara pencairan kredit ini telah mengakibatkan kerugian negara dengan nilai yang cukup besar. Kerugian negara akibat kasus di PT Bank Sumut tersebut secara resmi dinyatakan mencapai lebih dari Rp2,2 miliar.

Kapan status tersangka ditetapkan dan mengapa ia sempat menjadi buronan kejaksaan?

Pihak penyidik secara resmi menetapkan Farah Hasmina Harahap sebagai tersangka pada tanggal 5 Januari 2026 setelah menemukan alat bukti yang cukup. Namun, ketika tahapan proses penyidikan masih terus berjalan, tersangka memilih untuk tidak bersikap kooperatif dan melarikan diri dari proses penegakan hukum. Akibat tindakan tersebut, pihak penyidik kemudian mengambil langkah tegas dengan memasukkan yang bersangkutan ke dalam daftar pencarian orang atau DPO. Dalam rilis resminya, pihak berwenang juga mencantumkan penetapan nama Sarah ke dalam daftar pencarian orang tersebut terkait pelarian tersangka ini.

Apakah ada pihak lain yang turut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama?

Baca Juga

Tindakan Pelaporan Saat Mengalami Pencopetan di Tengah Kerumunan Acara Besar

Tindakan Pelaporan Saat Mengalami Pencopetan di Tengah Kerumunan Acara Besar

Ya, selain menetapkan Direktur CV Hasian Abadi Group, tim penyidik kejaksaan juga telah menetapkan keterlibatan pihak internal perbankan dalam kasus ini. Tersangka lain tersebut adalah seorang Analis Kredit di Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Krakatau Medan yang diketahui berinisial LPL. Berbeda dengan Farah yang sempat melarikan diri dari jerat hukum, LPL telah lebih dahulu menjalani seluruh rangkaian proses peradilan. Ia bahkan telah divonis bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan atas perbuatan yang dilakukannya.

Di mana tersangka Farah ditahan setelah berhasil diamankan dan dibawa ke Sumatra Utara?

Setelah proses penangkapan di Apartemen Cinere Jakarta Selatan selesai dilakukan, tersangka Farah langsung dibawa menuju kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kejaksaan. Rizaldi menambahkan keterangan bahwa setelah tiba di gedung Kejati Sumut, tersangka kemudian langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan. Saat ini, Farah ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas IA Tanjung Gusta yang berlokasi di Kota Medan untuk menunggu tahapan proses hukum selanjutnya.

Pasal apa saja yang disangkakan kepada tersangka atas perbuatannya merugikan negara?

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi yang membelitnya. Ia secara resmi dikenakan Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain jeratan undang-undang tersebut, tersangka juga dijerat dengan jo Pasal 20 huruf c Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Pasal 603 Subsidair Pasal 604 KUHP atas serangkaian tindakan melanggar hukum yang telah dilakukannya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KorupsiBank SumutKejaksaan TinggiFarah Hasmina HarahapDaftar Pencarian Orang

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total KerugianCara Mempersiapkan Pembukaan Program Studi Doktor Teknik Sipil di Perguruan TinggiMengenal Identitas Budaya Tau Samawa, Makna, Indikator Komunitas, dan Perannya sebagai Kekayaan NasionalTantangan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Perdana Danantara IndonesiaPersiapan dan Penguatan Regulasi untuk Mengawal Implementasi Biodiesel B50Tindakan Pelaporan Saat Mengalami Pencopetan di Tengah Kerumunan Acara BesarHarapan Ketua MPR untuk Persatuan Bangsa di Penghujung Zikir dan Doa KebangsaanHarga Promo Sepeda di Transmart Full Day Sale 2 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap