goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Hukum

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian

Ding BalangDiterbitkan 2 Agu 2026 - 21.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Bagaimana awal mula kasus penipuan dengan modus polisi gadungan di Banjarbaru terungkap?

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berhasil mengungkap kasus penipuan yang melibatkan seorang pria berinisial SA berusia 26 tahun. Pelaku ditangkap karena menyamar sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk melancarkan aksi penipuan terhadap kekasihnya sendiri. Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 29 Juli. Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, menjelaskan bahwa pelaku diringkus oleh petugas kepolisian saat berada di kediaman orang tuanya yang berlokasi di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang merasa ditipu setelah dijanjikan pekerjaan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) setempat, yang pada akhirnya menyebabkan kerugian finansial hingga jutaan rupiah.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Siapa korban dalam kasus penipuan ini dan bagaimana hubungan antara pelaku dengan korban?

Korban dari aksi penipuan ini adalah seorang perempuan berusia 33 tahun yang bernama Normarina. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diketahui bahwa pelaku SA dan korban Normarina telah saling mengenal dan menjalin hubungan asmara selama kurang lebih enam bulan. Jangka waktu kedekatan tersebut rupanya dimanfaatkan oleh pelaku untuk membangun kepercayaan korban. Dengan memanfaatkan status sebagai kekasih, pelaku dengan mudah meyakinkan korban bahwa dirinya adalah seorang anggota polisi yang memiliki kewenangan atau koneksi untuk memasukkan orang bekerja di instansi kepolisian.

Seperti apa kronologi tawaran pekerjaan fiktif yang dijanjikan oleh pelaku kepada korban?

Baca Juga

Kasus Polisi Gadungan di Banjarbaru dan Panduan Menghindari Penipuan Rekrutmen Pekerjaan

Kasus Polisi Gadungan di Banjarbaru dan Panduan Menghindari Penipuan Rekrutmen Pekerjaan

Peristiwa penipuan ini bermula pada tanggal 26 Mei 2026. Pada saat itu, pelaku SA menawarkan sebuah posisi pekerjaan kepada Normarina untuk ditempatkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjarbaru. Karena merasa tertarik dengan tawaran pekerjaan tersebut, korban pun menyetujuinya. Untuk membuat skenario penipuan tampak meyakinkan, pelaku awalnya meminta sejumlah dokumen identitas dari korban. Setelah itu, pelaku mulai meminta uang secara bertahap dengan berbagai alasan yang seolah-olah berkaitan dengan proses administrasi dan persiapan kerja di lingkungan kepolisian.

Apa saja perincian dana yang diminta oleh pelaku selama proses penipuan berlangsung?

Dalam melancarkan aksinya, pelaku SA merinci sejumlah biaya yang harus dibayarkan oleh korban untuk proses penerimaan kerja. Permintaan dana tersebut meliputi uang sebesar Rp1,53 juta yang disebut sebagai biaya untuk pembuatan seragam kerja. Selanjutnya, pelaku meminta uang senilai Rp950 ribu yang diklaim untuk keperluan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up. Tidak hanya itu, pelaku juga meminta dana sebesar Rp300 ribu untuk biaya vaksin penguat atau booster. Terakhir, pelaku meminta uang jaminan sebesar Rp1,5 juta yang menurut klaim pelaku akan diserahkan langsung kepada Kapolres Banjarbaru sebagai syarat kelancaran proses penerimaan.

Bagaimana modus tambahan yang digunakan pelaku saat korban menanyakan kepastian pekerjaan?

Setelah korban memenuhi seluruh permintaan dana awal, pelaku menyuruh korban untuk menunggu dengan alasan bahwa proses penerimaan sedang disampaikan kepada Kapolres. Namun, ketika korban mulai menanyakan kepastian mengenai kapan ia bisa mulai bekerja, pelaku justru menciptakan dalih baru. Pelaku SA menyatakan bahwa Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik korban telah disalahgunakan untuk pendaftaran pinjaman daring. Dengan alasan harus membersihkan riwayat pinjaman daring tersebut agar proses kerja tidak terhambat, pelaku kembali meminta uang tambahan kepada korban sebesar Rp2,7 juta.

Baca Juga

Cara Mempersiapkan Pembukaan Program Studi Doktor Teknik Sipil di Perguruan Tinggi

Cara Mempersiapkan Pembukaan Program Studi Doktor Teknik Sipil di Perguruan Tinggi

Berapa total kerugian finansial korban dan untuk apa uang tersebut digunakan oleh pelaku?

Akibat rangkaian kebohongan serta permintaan uang yang dilakukan secara bertahap tersebut, korban Normarina menelan kerugian finansial dengan total keseluruhan mencapai Rp5.330.000. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Banjarbaru, terungkap fakta bahwa seluruh uang yang telah dikirimkan oleh korban melalui metode transfer bank tidak pernah digunakan untuk urusan pekerjaan seperti yang dijanjikan. Seluruh dana tersebut justru dihabiskan oleh pelaku SA murni untuk memenuhi berbagai kepentingan dan kebutuhan pribadinya sendiri.

Apakah pelaku pernah melakukan aksi penipuan serupa di tempat lain sebelumnya?

Berdasarkan hasil pendalaman kasus oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa tindakan penipuan dengan modus menyamar sebagai anggota Polri ini bukanlah aksi yang pertama kali dilakukan oleh SA. Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku telah melancarkan aksi penipuan dengan mengatasnamakan diri sebagai anggota kepolisian sebanyak dua kali. Aksi penipuan pertama dilakukan di wilayah Banjarbaru, sementara satu aksi penipuan lainnya dilakukan di wilayah Martapura. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku telah menjadikan penyamaran sebagai polisi gadungan sebagai modus operandi untuk mencari keuntungan dari para korbannya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan SelatanPenipuanPolres BanjarbaruPolisi GadunganBanjarbaru

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Laga Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di AustriaMenag Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Bersyukur atas Ketangguhan Indonesia di Tengah Dinamika GlobalUrutan Pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan HUT ke-81 RI di MonasKasus Polisi Gadungan di Banjarbaru dan Panduan Menghindari Penipuan Rekrutmen PekerjaanPertumbuhan Pengelolaan Zakat dan Wakaf Nasional 2025 Capai Rp44,6 TriliunJadwal Tayang dan Sinopsis One Piece Episode 1172, Kiamat Elbaph DimulaiCara Mempersiapkan Pembukaan Program Studi Doktor Teknik Sipil di Perguruan TinggiMengenal Identitas Budaya Tau Samawa, Makna, Indikator Komunitas, dan Perannya sebagai Kekayaan Nasional

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap