Jakarta selalu identik dengan pergerakan mobilitas warganya yang tinggi dan dinamika jalan raya yang terus berubah. Kota metropolitan ini terus menyaksikan berbagai pembenahan sistem transportasi darat untuk mengakomodasi kebutuhan jutaan penduduknya. Di tengah pesatnya perkembangan transportasi umum, persaingan taksi, dan angkutan online, terdapat fenomena menarik yang terlihat di jalanan ibu kota. Kendaraan Kancil dan Bajaj terpantau masih tetap eksis di Jakarta. Keberadaan mereka menjadi bukti nyata tentang daya tahan sebuah moda transportasi di tengah gempuran zaman dan modernisasi fasilitas publik.
Eksistensi Kancil dan Bajaj saat ini harus berhadapan langsung dengan pesatnya perkembangan transportasi umum perkotaan. Pembangunan infrastruktur angkutan massal terus digalakkan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi waktu bagi para komuter. Jaringan transportasi umum yang semakin luas, terintegrasi, dan teratur membuat sebagian besar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mobilitas sehari-hari. Meskipun pesatnya perkembangan transportasi umum terus mengubah wajah jalanan ibu kota, Kancil dan Bajaj terbukti tidak sepenuhnya kehilangan eksistensinya dan masih tetap beroperasi di Jakarta.








