goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Hukum

Deteksi Penyelundupan Narkoba oleh Kru Penerbangan di Bandara Internasional

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 19.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Deteksi Penyelundupan Narkoba oleh Kru Penerbangan di Bandara Internasional
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pengawasan terhadap penyelundupan narkotika di pintu masuk internasional seperti bandara tidak hanya menyasar penumpang biasa, tetapi juga kru penerbangan yang bertugas. Kasus penangkapan Mohd Saufi bin Othman (39), seorang pilot maskapai Malaysia Airlines, menunjukkan bagaimana otoritas bandara bekerja secara sistematis dalam mendeteksi upaya penyelundupan barang haram ini. Tersangka diduga menjadi kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi ke wilayah Indonesia. Melalui koordinasi antara petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta dan pihak kepolisian, berbagai modus operandi yang digunakan oleh pelaku dapat diidentifikasi dan digagalkan. Berikut adalah tahapan yang dilakukan oleh petugas dalam mendeteksi serta menangani kasus penyelundupan narkotika di area bandara.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Tahapan pertama dalam mendeteksi penyelundupan adalah melakukan pemindaian bagasi secara ketat menggunakan mesin X-ray. Petugas Bea Cukai di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta menerapkan prosedur ini kepada siapa saja yang baru tiba dari luar negeri, termasuk kru pesawat. Pada Selasa (28/7) sekitar pukul 23.30 WIB, petugas mulai mencurigai tampilan koper milik pilot tersebut saat melewati proses pemeriksaan pemindai. Kecurigaan awal dari operator mesin X-ray inilah yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan tindakan penelusuran lebih lanjut terhadap barang bawaan pelaku.

Tahapan kedua berlanjut dengan melakukan penggeledahan fisik barang bawaan secara langsung. Setelah mendeteksi adanya kejanggalan pada mesin pemindai, petugas segera mengarahkan pemilik koper ke ruang pemeriksaan Bea Cukai untuk membuka barang bawaannya. Melalui penggeledahan fisik ini, petugas berhasil menemukan 14 bungkus besar dan satu bungkus paket narkotika jenis sabu di dalam koper tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal setelah penemuan barang bukti, tersangka mengaku bahwa dirinya diperintahkan oleh seseorang untuk membawa sabu ke Jakarta dengan janji imbalan sebesar RM50.000.

Baca Juga

Memastikan Kelancaran Ekspor Mineral Usai Tertahan Aturan Logam Tanah Jarang

Memastikan Kelancaran Ekspor Mineral Usai Tertahan Aturan Logam Tanah Jarang

Tahapan ketiga adalah mengidentifikasi dan mengantisipasi modus penipuan tes kesehatan yang kerap dilakukan pelaku. Untuk menghindari deteksi zat terlarang saat pemeriksaan medis mendadak, pelaku kejahatan sering kali menyiapkan trik khusus. Humas Bea Cukai Soekarno-Hatta, Satria Yudhatama, menjelaskan bahwa di dalam tas tersangka ditemukan sebuah botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata adalah urine. Berdasarkan pengakuan, botol tersebut berisi urine bersih yang dikumpulkan sebelum pelaku mengonsumsi narkotika. Botol urine cadangan ini diduga dipersiapkan sebagai langkah antisipasi untuk mengelabui petugas atau maskapai apabila sewaktu-waktu dilakukan tes narkoba, namun kewaspadaan petugas berhasil menggagalkan taktik tersebut sebelum sempat digunakan.

Tahapan keempat meliputi pelaksanaan pemeriksaan medis dan tes urine secara langsung terhadap terduga pelaku. Setelah menemukan barang bukti fisik dan alat untuk mengelabui tes, petugas harus memastikan kondisi tubuh pelaku yang sebenarnya. Dari hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan oleh petugas terhadap pilot tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa ia positif memakai sabu, ineks, serta kokain. Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menyatakan bahwa pilot tersebut sedang memakai narkoba atau berada dalam pengaruh narkotika pada saat menjalankan tugas menerbangkan pesawat.

Baca Juga

Kasus Penyerangan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Penangkapan Pelaku

Kasus Penyerangan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Penangkapan Pelaku

Tahapan kelima adalah melakukan koordinasi hukum dan menyerahkan penanganan kasus kepada pihak kepolisian. Setelah seluruh bukti fisik dan hasil tes terkumpul, pihak Bea Cukai melaporkan dan melimpahkan penanganan kasus ini kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menangani penyelidikan lebih lanjut terhadap pilot yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini. Di sisi lain, menanggapi insiden yang melibatkan pegawainya, pihak Malaysia Airlines menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Indonesia. Maskapai tersebut juga berjanji akan bersikap kooperatif terhadap penyelidikan yang dilakukan otoritas setempat serta saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim Polripenyelundupan narkobaBandara Soekarno-HattaBea CukaiMalaysia Airlines

Berita Terbaru Lainnya

Pergerakan Nilai Tukar Dolar AS terhadap Rupiah dan Mata Uang Global pada SeninMemastikan Kelancaran Ekspor Mineral Usai Tertahan Aturan Logam Tanah JarangAturan Ekspor Logam Tanah Jarang Hanya Berlaku untuk Produk UtamaEkspor Turunan Nikel dan Timah Kembali Dibuka PemerintahMenyikapi Dampak Program Biodiesel B50 terhadap Harga Kelapa Sawit di Tingkat PetaniPresiden Prabowo Terima Kunjungan Kenegaraan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana MerdekaKasus Penyerangan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Penangkapan PelakuKronologi Santri di Karawang Dianiaya dan Disiram Air Panas Usai Dituduh Begal

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap