Bagi para pelaku usaha di sektor pertambangan, proses pengiriman komoditas ke luar negeri sempat menghadapi kendala besar. Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, dalam keterangannya di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026, menyampaikan bahwa ekspor mineral yang sebelumnya tertahan kini sudah dapat kembali berjalan. Sebelumnya, terdapat lebih dari 100 kapal ekspor yang sempat tertahan di pelabuhan. Hal ini terjadi akibat adanya keraguan dari berbagai pihak, mulai dari surveyor, Bea Cukai, hingga aparat penegak hukum, terkait penerapan aturan pemeriksaan kandungan Logam Tanah Jarang








