Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, secara resmi melantik 15 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang baru. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Acara seremonial tersebut berlangsung dengan khidmat di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta. Langkah mutasi dan promosi jabatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Dalam pelantikan tersebut, terdapat beberapa nama baru yang dipercaya untuk memimpin Kejaksaan Tinggi di wilayah Pulau Jawa dan Daerah Khusus Jakarta. Salah satunya adalah Sutikno, yang kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta. Selain itu, untuk wilayah Jawa Barat, jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi kini dipegang oleh RD Teguh Darmawan. Sementara itu, Sri Kuncoro dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta, dan Herry Hermanus Horo dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.
Pergeseran kepemimpinan juga terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dan sekitarnya. Nurcahyo Jungkung Madyo resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Di wilayah paling barat Indonesia, Teuku Rahmatsyah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh. Untuk wilayah Bengkulu, posisi Kepala Kejaksaan Tinggi kini diisi oleh Anton Delianto, sedangkan Dr. Taufan Zakaria resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Selain itu, Transiswara Adhi ditunjuk dan dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Pramono Anung Klaim Kenaikan Penumpang Transportasi Umum Efektif Kurangi Polusi

Untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melantik beberapa pejabat baru. Chatarina Mulianan ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Hendrizal Husin menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Sukarman Sumarinton dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan. Sementara itu, posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kini resmi ditempati oleh Muhammad Syarifuddin. Untuk wilayah Indonesia bagian timur, Roberthus Melchisedek Tacoy dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, dan I Putu Gede Astawa resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
Selain melantik 15 Kepala Kejaksaan Tinggi baru di berbagai daerah, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin juga melantik beberapa pejabat penting untuk mengisi posisi strategis di lingkungan internal Kejaksaan Agung. Di antaranya adalah Saiful Bahri Siregar yang resmi dilantik sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Pada direktorat yang sama, Erich Folanda dilantik untuk menjabat sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Selain itu, Supardi juga turut dilantik dan resmi menduduki posisi baru sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset.
Pantau Kualitas Udara, DLH Kota Bandung Gelar Uji Emisi Gratis

Pelantikan yang berlangsung pada tanggal 11 Agustus 2026 di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di 15 Kejaksaan Tinggi serta beberapa direktorat penting di lingkungan Kejaksaan Agung. Dengan dilantiknya para pejabat baru seperti Sutikno di Jakarta, Chatarina Mulianan di Kalimantan Timur, hingga pejabat internal seperti Saiful Bahri Siregar, Erich Folanda, dan Supardi, institusi Kejaksaan Agung diharapkan dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya dalam penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia secara optimal.






