goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Pertanian

Syngenta Dorong Teknologi Biostimulan CUPRINOMAT untuk Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Yohanes IpoiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 12.32 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Syngenta Dorong Teknologi Biostimulan CUPRINOMAT untuk Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem dinilai semakin menantang keberlangsungan sektor pertanian nasional di Indonesia. Kondisi tersebut mendorong tingginya kebutuhan akan teknologi budidaya yang mampu membantu tanaman agar tetap tumbuh secara optimal. Para petani saat ini dituntut untuk lebih adaptif dalam menghadapi tekanan lingkungan yang merugikan, seperti suhu panas yang tinggi dan kekeringan yang melanda berbagai wilayah. Guna menjawab tantangan yang krusial tersebut, perusahaan pertanian Syngenta memperkenalkan inovasi terbarunya berupa teknologi biostimulan yang diberi nama CUPRINOMAT®. Produk inovatif ini ditujukan khusus sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap berbagai bentuk cekaman lingkungan yang seringkali merusak hasil panen akibat cuaca ekstrem.

Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, menjelaskan bahwa tanaman sangat memerlukan dukungan yang lebih adaptif agar produktivitasnya tetap terjaga di tengah perubahan kondisi iklim saat ini. Menurutnya, inovasi biostimulan menjadi sangat penting untuk membantu petani menjaga keberlanjutan hasil pertanian mereka. "Pertumbuhan adalah sebuah perjalanan. Di setiap tahap siklus hidupnya, tanaman menghadapi berbagai tantangan dan tekanan lingkungan," kata Eryanto. Ia menambahkan bahwa melalui kehadiran CUPRINOMAT®, perusahaan menghadirkan solusi yang membantu tanaman tetap tumbuh optimal dalam berbagai kondisi sehingga petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan berkelanjutan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah awal pengenalan produk biostimulan ini secara luas ditandai melalui penyelenggaraan acara puncak bertajuk Grand Finale. Acara peluncuran penting tersebut dilangsungkan di Kabupaten Sidenreng Rappang atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan Grand Finale ini mendapatkan perhatian besar dan dihadiri secara langsung oleh sekitar 450 petani dari berbagai daerah. Selain para petani, acara di Kabupaten Sidenreng Rappang ini juga turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan sektor pertanian lainnya yang memiliki visi serupa dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan.

Baca Juga

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Sebelum acara puncak di Sulawesi Selatan tersebut dilaksanakan, Syngenta terlebih dahulu menggelar rangkaian kampanye edukasi yang diberi nama Road to Grand Finale. Kampanye edukatif ini menempuh perjalanan darat sejauh 5.108 kilometer untuk mengedukasi para petani mengenai pemanfaatan teknologi biostimulan dalam praktik pertanian. Melalui perjalanan yang panjang tersebut, tim edukasi berhasil menjangkau sekitar 500 petani di sejumlah daerah yang berbeda. Pendekatan langsung ke daerah-daerah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai cara kerja biostimulan dalam melindungi tanaman dari kondisi lingkungan yang kurang ideal.

Secara formula, biostimulan CUPRINOMAT® dirancang secara khusus untuk membantu meningkatkan proses fisiologis tanaman sekaligus memperkuat toleransinya terhadap cekaman abiotik. Produk ini mengombinasikan asam amino, asam humat, asam fulvat, serta unsur hara mikro. Seluruh kandungan tersebut dirancang untuk bekerja secara sinergis dalam mendukung pertumbuhan tanaman serta meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi dari dalam tanah. Untuk memberikan bukti nyata, perusahaan juga membawa spesimen tanaman sebagai bagian dari demonstrasi lapangan. Demonstrasi tersebut menunjukkan secara langsung bahwa pertumbuhan tanaman yang mendapat perlakuan biostimulan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tanaman yang dibiarkan tumbuh tanpa perlakuan sama sekali.

Baca Juga

Panduan Transaksi Emas Antam, Memahami Pergerakan Harga dan Ketentuan Pajak Logam Mulia

Panduan Transaksi Emas Antam, Memahami Pergerakan Harga dan Ketentuan Pajak Logam Mulia

Penerapan teknologi biostimulan ini dinilai semakin relevan untuk diimplementasikan seiring dengan meningkatnya tantangan perubahan iklim di sektor pertanian. Syngenta berharap bahwa penggunaan inovasi seperti CUPRINOMAT® dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung praktik pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim di Indonesia. Dengan adanya dukungan teknologi yang tepat sasaran, para petani diharapkan dapat terus menjaga produktivitas lahan mereka di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem. Pada akhirnya, keberhasilan adaptasi ini akan berkontribusi pada terjaganya stabilitas hasil panen dan ketersediaan pangan secara nasional.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertanianSyngentaCUPRINOMATBiostimulanPerubahan IklimSidrap

Berita Terbaru Lainnya

Omega X Resmi Umumkan Tur Asia BEYOND, Jakarta Menjadi Salah Satu Kota TujuanPanduan Tyrone Mings untuk Anak Indonesia yang Bercita-cita Menjadi Pesepak Bola ProfesionalPengembangan Semikonduktor Nasional Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih PERURIDugaan Awal Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratCara Menghindari Denda dan Sanksi Penebangan Pohon di Kota BandungAturan Penebangan Pohon di Kota Bandung, Prosedur Resmi dan Sanksi PelanggaranAkhir Misteri Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaCara Mengelola Area Usaha Tanpa Melanggar Aturan Penebangan Pohon Peneduh

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan · 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional · 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi · 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events · 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi · 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap