goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Bisnis

Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham Publik

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 11.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham Publik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Hedge fund Situational Awareness yang dikelola oleh mantan peneliti OpenAI, Leopold Aschenbrenner, dilaporkan mengalami kerugian besar di pasar keuangan. Kondisi ini terjadi setelah strategi investasi perusahaan yang berfokus pada sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) berbalik menjadi bumerang. Akibat kerugian yang masif tersebut, hedge fund yang sempat mengelola aset hingga mencapai US$45 miliar atau sekitar Rp810 triliun pada awal Juli lalu itu, kini terpaksa melepas seluruh portofolio saham publiknya.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita Utama
Kehancuran nilai aset Situational Awareness dipicu oleh anjloknya harga saham-saham infrastruktur AI yang selama ini menjadi andalan utama investasi mereka. Berdasarkan dokumen regulator pada akhir kuartal pertama, porsi investasi terbesar hedge fund tersebut ditempatkan pada sejumlah perusahaan teknologi, yaitu Nebius Group, Sandisk, Micron, dan CoreWeave. Namun, sepanjang bulan Agustus 2026, seluruh saham perusahaan tersebut tercatat telah anjlok lebih dari 35 persen. Selain itu, jatuhnya harga saham produsen chip memori terkemuka asal Korea Selatan, SK Hynix, turut menjadi salah satu penyebab utama yang menggerus nilai portofolio dana investasi tersebut secara signifikan.

Kerugian yang dialami oleh Situational Awareness semakin parah akibat melesetnya strategi taruhan pada saham perusahaan perangkat lunak. Di saat harga saham infrastruktur AI berguguran, posisi investasi yang dipasang untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan saham perusahaan perangkat lunak justru berujung pada kerugian. Salah satu contohnya adalah taruhan penurunan harga pada saham Adobe. Alih-alih menurun, harga saham perusahaan perangkat lunak tersebut justru mengalami kenaikan, sehingga memukul balik posisi keuangan hedge fund.

Baca Juga

Daftar Pecahan Uang Rupiah yang Dicabut Bank Indonesia dan Tata Cara Penukarannya

Daftar Pecahan Uang Rupiah yang Dicabut Bank Indonesia dan Tata Cara Penukarannya

Tekanan finansial yang semakin berat membuat Situational Awareness harus berhadapan dengan margin call dari para krediturnya. Margin call ini merupakan kewajiban bagi perusahaan untuk menambah dana jaminan ketika nilai investasi yang dibiayai menggunakan pinjaman turun secara drastis. Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah bank dan broker yang menjadi mitra perusahaan sedang berusaha mengumpulkan dana tunai. Beberapa bank investasi besar, seperti Bank of America, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase, kini turun tangan membantu Situational Awareness untuk mengurangi kepemilikan investasinya secara bertahap agar penjualan aset tidak semakin menekan harga pasar.

Di tengah krisis likuiditas tersebut, hedge fund Citadel yang dimiliki oleh miliarder Ken Griffin dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk membeli seluruh portofolio saham publik milik Situational Awareness. Selain itu, sempat beredar kabar bahwa Situational Awareness sedang menjajaki penjualan kepemilikan sahamnya di perusahaan AI, Anthropic. Namun, rumor ini langsung dibantah oleh juru bicara perusahaan yang menegaskan bahwa saham Anthropic tersebut tidak sedang dipasarkan kepada pembeli.

Baca Juga

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Leopold Aschenbrenner sendiri menjadi salah satu sosok yang paling diperhatikan di dunia investasi AI setelah keluar dari OpenAI pada tahun 2024. Pria yang kini berusia 25 tahun tersebut merupakan lulusan terbaik Universitas Columbia pada usia 19 tahun, sebelum akhirnya bergabung dengan tim Superalignment OpenAI. Ia meyakini bahwa perkembangan AI akan memicu lonjakan permintaan terhadap chip, semikonduktor, pusat data, dan pasokan listrik. Strategi yang dilandasi keyakinan tersebut sebelumnya sempat menghasilkan keuntungan fantastis dan membuat perusahaannya berkembang pesat sebagai salah satu kisah sukses di Wall Street. Aschenbrenner sebelumnya dipecat dari OpenAI atas tuduhan membocorkan informasi internal. Ia membantah tuduhan itu dengan menyatakan bahwa dokumen yang dibagikannya kepada peneliti luar bukanlah informasi rahasia, melainkan sekadar bahan diskusi mengenai keamanan pengembangan AI.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Wall StreetHedge FundSituational AwarenessLeopold AschenbrennerInvestasi AICitadel

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Pecahan Uang Rupiah yang Dicabut Bank Indonesia dan Tata Cara PenukarannyaMemahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham AsiaPemprov Sumsel Minta Putra-Putri Sriwijaya 2026 Jadi Wajah Promosi DaerahUpaya Terpadu Pemerintah dalam Memberantas Mafia Beras dan Melindungi KonsumenNet Buy Rp7,1 T Pekan Lalu, Asing Beneran Sudah Balik?Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Jababeka (KIJA) Usai Mencetak Rugi Bersih pada Semester I-2026Analisis Aliran Dana Asing di Pasar Saham dan Pengaruh Transaksi NegosiasiCara Mengembangkan Usaha Ultra Mikro Melalui Program PNM Mekaar

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap