goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Market

Net Buy Rp7,1 T Pekan Lalu, Asing Beneran Sudah Balik?

Ding BalangDiterbitkan 3 Agu 2026 - 10.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Net Buy Rp7,1 T Pekan Lalu, Asing Beneran Sudah Balik?
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pergerakan modal investor asing di pasar saham Indonesia selalu menjadi salah satu indikator penting bagi para pelaku pasar untuk membaca arah pergerakan indeks ke depan. Pada pekan perdagangan terakhir di bulan Juli 2026, tepatnya untuk periode tanggal 27 hingga 31 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia mencatatkan angka beli bersih atau net buy dari investor asing yang nilainya terbilang sangat besar. Angka yang fantastis ini memunculkan pertanyaan penting di kalangan pelaku pasar domestik maupun institusi, apakah data transaksi ini benar-benar menandakan bahwa investor asing telah kembali ke pasar saham Indonesia secara konsisten? Berikut adalah rangkuman informasi dan tanya jawab lengkap untuk memperjelas situasi pergerakan arus modal asing tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita Utama

Bagaimana rincian lengkap dari nilai transaksi bersih investor asing sepanjang pekan perdagangan 27 hingga 31 Juli 2026?

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia, investor asing secara akumulatif mencatatkan aksi beli bersih atau net buy dengan nilai mencapai Rp7,10 triliun sepanjang pekan perdagangan tersebut. Pencapaian angka beli bersih ini diperoleh dari total nilai pembelian oleh investor asing yang menyentuh level Rp29,78 triliun, sementara nilai penjualan oleh investor asing pada periode yang sama berada di angka Rp22,67 triliun. Kondisi ini berbanding terbalik jika dibandingkan dengan catatan pada pekan sebelumnya, di mana arus modal investor asing masih menunjukkan tren keluar dengan membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp3,38 triliun.

Apakah nilai beli bersih yang besar tersebut murni menandakan bahwa investor asing sudah sepenuhnya masuk kembali ke pasar reguler secara luas?

Baca Juga

Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham Publik

Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham Publik

Meskipun angka total beli bersih asing terlihat sangat besar dan meyakinkan, data transaksi tersebut tetap perlu dicermati secara lebih mendalam dan hati-hati. Besarnya nilai net buy pada pekan tersebut ternyata sangat dipengaruhi oleh adanya satu transaksi berukuran jumbo pada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Transaksi saham MAPI ini terjadi di pasar negosiasi dengan nilai yang mencapai sekitar Rp9,33 triliun. Transaksi negosiasi tersebut dieksekusi pada harga Rp1.550 per lembar saham, yang mana nilai tersebut sama persis dengan harga pelaksanaan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer dari perusahaan tersebut. Apabila transaksi negosiasi jumbo saham MAPI ini dikeluarkan dari total perhitungan arus modal, maka investor asing sesungguhnya masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sekitar Rp2 triliun khusus di pasar reguler. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa arus dana asing di pasar reguler belum sepenuhnya berbalik arah menjadi akumulasi beli secara merata.

Bagaimana pergerakan dan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah dinamika transaksi investor asing yang berfluktuasi ini?

Di tengah bervariasinya arus modal asing tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan tetap berhasil menunjukkan performa yang tangguh dengan menutup pekan perdagangan di zona positif. IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,64 persen dan parkir di level 6.236,126, naik dari posisi penutupan pada pekan sebelumnya yang berada di level 6.196,430. Sepanjang pekan perdagangan tanggal 27 hingga 31 Juli 2026 tersebut, laju pergerakan indeks terpantau cukup fluktuatif. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.236,615, namun di sisi lain juga sempat mengalami tekanan dan terkoreksi cukup dalam hingga menyentuh level terendah di posisi 6.029,324 sebelum akhirnya ditutup menguat.

Saham-saham apa saja yang menjadi pendorong utama kenaikan IHSG serta saham apa yang menjadi penekan pergerakan indeks selama sepekan?

Baca Juga

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Kenaikan IHSG pada pekan tersebut sangat disokong oleh apresiasi harga dari sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tampil sebagai penyumbang poin terbesar dengan memberikan kontribusi positif sebesar 11,68 poin terhadap laju penguatan indeks. Selain saham BBRI, terdapat beberapa emiten lain yang turut menjadi penopang utama IHSG, di antaranya adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), serta PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Sebaliknya, laju penguatan indeks sempat tertahan oleh beberapa saham yang menjadi penekan utama sepanjang pekan, yaitu saham MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG.

Bagaimana dengan statistik aktivitas perdagangan harian secara keseluruhan di Bursa Efek Indonesia selama periode tersebut?

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mencatatkan penguatan secara mingguan, statistik aktivitas perdagangan secara umum di bursa justru menunjukkan tren perlambatan yang cukup signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat mengalami penurunan sebesar 21,86 persen menjadi Rp15,44 triliun, turun tajam jika dibandingkan dengan capaian pada pekan sebelumnya yang masih berada di angka Rp19,76 triliun. Penurunan nilai transaksi ini juga sejalan dengan merosotnya rata-rata volume transaksi harian sebesar 31,23 persen menjadi hanya 30,04 miliar saham. Fakta ini menunjukkan bahwa animo dan aktivitas transaksi harian pelaku pasar secara keseluruhan di bursa sedang mengalami penyusutan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiIHSGBursa Efek IndonesiaSahamInvestor Asing

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham PublikMemahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham AsiaPemprov Sumsel Minta Putra-Putri Sriwijaya 2026 Jadi Wajah Promosi DaerahUpaya Terpadu Pemerintah dalam Memberantas Mafia Beras dan Melindungi KonsumenCara Menganalisis Kinerja Keuangan Jababeka (KIJA) Usai Mencetak Rugi Bersih pada Semester I-2026Analisis Aliran Dana Asing di Pasar Saham dan Pengaruh Transaksi NegosiasiCara Mengembangkan Usaha Ultra Mikro Melalui Program PNM MekaarRincian Promo dan Layanan Purnajual Toyota dan Hyundai di GIIAS 2026

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap