goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Mengembangkan Usaha Ultra Mikro Melalui Program PNM Mekaar

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 10.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengembangkan Usaha Ultra Mikro Melalui Program PNM Mekaar
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Bagi para pelaku usaha ultra mikro di Indonesia, memperoleh akses permodalan sering kali menjadi tantangan utama dalam mengembangkan bisnis sehari-hari. Guna mengatasi hambatan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyediakan solusi berupa fasilitas permodalan tanpa agunan melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Langkah strategis ini dirancang khusus untuk memfasilitasi kebutuhan produktif masyarakat prasejahtera, terutama perempuan pengusaha. Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro di bawah naungan Danantara, PNM terus berupaya mempertahankan pertumbuhan bisnis yang stabil pada semester I 2026. Hingga periode Juni 2026, lembaga ini tercatat telah menyalurkan pembiayaan dengan total sebesar Rp 32,3 triliun kepada 12,4 juta nasabah aktif Mekaar di seluruh negeri.

Cara pertama untuk memanfaatkan ekosistem pembiayaan ini adalah dengan memahami struktur layanan kelompok yang diterapkan oleh PNM dalam menyalurkan permodalan. Program Mekaar beroperasi melalui pendekatan kelompok nasabah yang tersebar secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Hingga pertengahan tahun 2026, kinerja penyaluran modal tersebut didukung langsung oleh operasional 4.035 unit layanan serta 881.118 kelompok nasabah. Dalam praktik kesehariannya, para nasabah akan didampingi secara langsung oleh 62.028 pendamping lapangan yang mayoritas merupakan perempuan. Program fasilitas tanpa agunan ini sangat relevan bagi Anda yang bergerak di berbagai sektor produktif, mengingat mayoritas nasabah PNM saat ini menjalankan usaha di sektor perdagangan, pertanian, industri rumahan, serta penyedia jasa.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita Utama
Baca Juga

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Memahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham Asia

Setelah terhubung dengan layanan permodalan tanpa agunan tersebut, nasabah akan diarahkan untuk mengikuti model pemberdayaan yang komprehensif sebagai langkah pengembangan selanjutnya. Sejak didirikan pada tahun 1999, PNM telah mengembangkan model pemberdayaan khusus yang secara konsisten mengintegrasikan tiga elemen utama, yaitu modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa pembiayaan akan memberikan nilai yang jauh lebih besar ketika diikuti dengan pendampingan yang berkelanjutan. Menurut penuturan Kindaris, tujuan akhir dari program pemberdayaan ini bukan sekadar membuat usaha nasabah bertahan di tengah persaingan, melainkan juga memastikan agar setiap nasabah mampu terus berkembang secara mandiri.

Langkah berikutnya yang sangat penting dalam mengembangkan usaha melalui PNM adalah aktif berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan yang disediakan oleh perusahaan. Sepanjang semester I 2026, PNM secara masif menyelenggarakan 26.776 program pemberdayaan yang diikuti oleh 723.883 peserta dari berbagai daerah. Nasabah dapat memanfaatkan berbagai kegiatan pembinaan usaha ini, yang secara spesifik meliputi pelatihan reguler Mekaar, pelatihan berbasis kluster usaha, Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar, pertemuan komunitas atau community meeting, hingga pameran produk. Selain pertemuan tatap muka secara langsung, nasabah juga didorong untuk memanfaatkan platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh PNM. Platform edukasi digital ini menunjukkan tingkat pemanfaatan yang sangat tinggi, tercatat telah diakses sebanyak 5 juta kali dan diikuti oleh total 36 juta peserta.

Baca Juga

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Jababeka (KIJA) Usai Mencetak Rugi Bersih pada Semester I-2026

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Jababeka (KIJA) Usai Mencetak Rugi Bersih pada Semester I-2026

Melalui kombinasi permodalan tanpa agunan dan pelatihan yang disiplin, nasabah memiliki peluang besar untuk naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka. Keberhasilan metode pendampingan terintegrasi ini terlihat jelas dari tingginya jumlah nasabah yang berhasil memperoleh tambahan pendapatan sejak program tersebut berjalan pada tahun 2022. Hingga bulan Juni 2026, tercatat sebanyak 2.961.104 nasabah telah berhasil lulus dan naik kelas berkat pendampingan yang konsisten dari para petugas di lapangan. Dari total jumlah nasabah yang berhasil naik kelas tersebut, sebanyak 4.901 orang telah memperluas skala usahanya dengan bertransaksi sebagai agen BRILink Mekaar. Dengan mengikuti seluruh tahapan pembiayaan dan pemberdayaan ini, pelaku usaha ultra mikro di Indonesia dapat membangun bisnis yang jauh lebih tangguh.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DanantaraUltra MikroPNM MekaarPermodalan Tanpa AgunanPemberdayaan UMKM

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Investasi AI Berbalik Bumerang, Hedge Fund Situational Awareness Lepas Seluruh Portofolio Saham PublikMemahami Dampak Geopolitik Timur Tengah Terhadap Penurunan Bursa Saham AsiaPemprov Sumsel Minta Putra-Putri Sriwijaya 2026 Jadi Wajah Promosi DaerahUpaya Terpadu Pemerintah dalam Memberantas Mafia Beras dan Melindungi KonsumenNet Buy Rp7,1 T Pekan Lalu, Asing Beneran Sudah Balik?Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Jababeka (KIJA) Usai Mencetak Rugi Bersih pada Semester I-2026Analisis Aliran Dana Asing di Pasar Saham dan Pengaruh Transaksi NegosiasiRincian Promo dan Layanan Purnajual Toyota dan Hyundai di GIIAS 2026

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap