Gelombang kedatangan sekitar 78.000 migran asal Maroko di wilayah otonom Ceuta dalam hitungan jam pada Kamis dan Jumat pekan lalu telah memicu krisis diplomatik besar di Eropa. Peristiwa yang merenggut sekitar 100 nyawa tersebut kini berbuntut panjang setelah Spanyol melayangkan ancaman keras kepada Italia. Pemerintah Spanyol menyatakan siap memberlakukan tindakan balasan jika Italia tidak segera mencabut kontrol perbatasan darat, laut, dan udara yang diberlakukan secara sepihak. Ketegangan ini menandai babak baru rivalitas kebijakan imigrasi di lingkar Uni Eropa yang kian meruncing.








