goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Jakarta

Proses Penanganan Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati yang Berlangsung Lebih dari 30 Jam

Iswan TandirerungDiterbitkan 3 Agu 2026 - 05.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proses Penanganan Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati yang Berlangsung Lebih dari 30 Jam
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kebakaran besar yang melanda sebuah tumpukan sampah di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan utama karena durasinya yang terbilang sangat lama. Peristiwa kebakaran ini diketahui telah mulai terjadi sejak hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2026. Memasuki hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2026, kobaran api dan kepulan asap di lokasi tersebut masih belum berhasil dipadamkan secara total. Kondisi ini berarti proses penanganan kebakaran telah memakan waktu lebih dari 30 jam tanpa henti. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, telah memberikan keterangan resmi terkait situasi terkini di lapangan, menegaskan bahwa para petugas pemadam kebakaran masih terus bersiaga dan berupaya keras untuk menuntaskan proses pemadaman serta pendinginan di area tumpukan sampah tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Banyak pihak mungkin bertanya-tanya mengenai proses dan tahapan penanganan yang membuat pemadaman ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Berdasarkan keterangan dari pihak berwenang, kendala utama yang dihadapi oleh regu pemadam di lapangan adalah posisi titik api itu sendiri. Titik api tidak hanya berada di permukaan, melainkan terletak cukup dalam di bagian bawah tumpukan sampah yang menggunung. Kondisi geografis tumpukan sampah yang tebal ini menciptakan tantangan tersendiri, di mana air yang disemprotkan dari permukaan tidak dapat langsung menyentuh sumber utama api. Oleh karena itu, diperlukan metode khusus dan tahapan penanganan yang lebih kompleks dibandingkan dengan kebakaran bangunan pada umumnya.

Sebagai langkah awal dalam prosedur penanganan kebakaran berskala besar ini, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta langsung mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian di Kramat Jati. Sebanyak 50 personel pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengepung titik-titik api yang terus mengeluarkan asap tebal. Selain pengerahan puluhan personel yang terlatih, pihak Gulkarmat juga membawa sarana pendukung berupa 10 unit armada pemadam kebakaran. Pengerahan sumber daya dalam jumlah besar ini merupakan standar operasional untuk memastikan pasokan air dan tenaga manusia cukup untuk melakukan penyemprotan secara terus-menerus selama berjam-jam, mengingat api di tumpukan sampah memiliki karakteristik mudah merambat dan sulit diprediksi.

Baca Juga

Kronologi Lengkap Kasus Perampokan Lansia oleh Tetangga di Cakung

Kronologi Lengkap Kasus Perampokan Lansia oleh Tetangga di Cakung

Tahapan krusial berikutnya dalam proses pemadaman ini adalah melakukan penguraian material sampah. Karena penyemprotan air biasa tidak cukup untuk menjangkau titik api di kedalaman, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta harus menjalin koordinasi lintas instansi. Bantuan datang dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta yang turut serta dalam upaya pemadaman ini. Dinas SDA DKI Jakarta secara khusus mengerahkan unit alat berat berupa backhoe ke lokasi kebakaran. Penggunaan backhoe ini menjadi solusi taktis yang sangat penting untuk membongkar dan mengurai tumpukan sampah yang menutupi sumber panas di bagian bawah.

Proses penguraian menggunakan backhoe ini dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Alat berat tersebut mengeruk lapisan demi lapisan sampah, membuka jalan bagi air yang disemprotkan oleh armada Gulkarmat agar bisa langsung mengenai titik api yang sebelumnya terpendam. Bayu Meghantara menjelaskan bahwa kedalaman lokasi yang harus dikeruk oleh alat berat tersebut cukup dalam, yang pada gilirannya memicu keluarnya asap yang sangat tebal selama proses pembongkaran berlangsung. Sinergi antara penyemprotan air oleh 50 personel Gulkarmat dan pengerukan material oleh unit backhoe dari Dinas SDA ini merupakan metode utama yang terus dipertahankan hingga api benar-benar padam.

Baca Juga

Polisi Pastikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Tidak Diculik, Pergi ke Luar Negeri Atas Keinginan Sendiri

Polisi Pastikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Tidak Diculik, Pergi ke Luar Negeri Atas Keinginan Sendiri

Di samping fokus utama pada upaya pemadaman fisik di lapangan yang telah menembus angka lebih dari 30 jam, proses investigasi juga mulai dijalankan. Hingga hari Minggu, 2 Agustus 2026, penyebab pasti dari kebakaran tumpukan sampah di Kramat Jati tersebut masih berstatus dalam tahap penyelidikan oleh pihak-pihak terkait. Petugas berwenang belum dapat menyimpulkan pemicu awal munculnya api. Saat ini, prioritas mutlak dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dan seluruh instansi pendukung adalah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa di balik tumpukan sampah, sehingga situasi di kawasan Jakarta Timur tersebut dapat kembali aman dan terkendali seutuhnya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta TimurKramat JatiKebakaran SampahGulkarmat DKI JakartaDinas SDA

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Peran Strategis LNG dalam Menjaga Ketahanan Listrik NasionalBNI Dukung Pelaksanaan Akad Massal 62.710 KPR Subsidi FLPP di Kabupaten BatangCara Mengoptimalkan Layanan Stasiun Perlanaan untuk Perjalanan Penumpang dan Distribusi LogistikCara Memasang dan Memulihkan Aplikasi Microsoft Photos di LaptopCara Menyesuaikan Sistem Keamanan Properti Komersial di Jakarta Tanpa Pagar BerlebihanKronologi Lengkap Kasus Perampokan Lansia oleh Tetangga di CakungRekayasa Lalu Lintas Jalan Kartini Depok, Akses Putar Balik Ditutup Mulai 3 Agustus 2026Polisi Pastikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Tidak Diculik, Pergi ke Luar Negeri Atas Keinginan Sendiri

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap