goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Mekanisme Alien Terrorist Removal Court dalam Menangani Kasus Deportasi Teroris di Amerika Serikat

Agus KusumaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mekanisme Alien Terrorist Removal Court dalam Menangani Kasus Deportasi Teroris di Amerika Serikat
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Sistem peradilan di Amerika Serikat memiliki sebuah lembaga khusus yang dirancang secara spesifik untuk menangani kasus deportasi warga negara asing yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan aktivitas terorisme. Lembaga peradilan tersebut dikenal dengan nama Alien Terrorist Removal Court. Setelah tidak beroperasi selama kurang lebih tiga dekade, pengadilan federal ini akhirnya kembali menggelar sidang publik pertamanya. Persidangan perdana tersebut dilaksanakan di Washington pada hari Kamis (30/7) waktu setempat. Penggunaan kembali pengadilan ini menjadi sorotan utama dalam penegakan hukum keamanan nasional, mengingat lembaga khusus tersebut belum pernah dimanfaatkan sejak pertama kali dibentuk secara resmi oleh Kongres Amerika Serikat pada tahun 1996.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Dalam sidang publik perdana tersebut, agenda utama yang dibahas adalah langkah-langkah awal untuk memproses deportasi seorang perempuan yang berasal dari Afghanistan. Perempuan bernama Nazira Haji Zada yang kini berusia 47 tahun tersebut merupakan seorang penduduk tetap sah yang berdomisili di Fort Worth. Pihak Departemen Kehakiman Amerika Serikat menduga bahwa Nazira merupakan pengikut kelompok militan Negara Islam atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS. Otoritas penegak hukum menuduh bahwa ia memiliki peran aktif dalam sebuah rencana penembakan massal yang berujung gagal. Plot penembakan yang diduga kuat terinspirasi oleh kelompok ISIS tersebut sedianya direncanakan untuk dilaksanakan bertepatan dengan hari pemilihan umum pada tahun 2024.

Kasus dugaan terorisme ini tidak hanya menjerat Nazira, tetapi juga melibatkan anggota keluarga terdekatnya yang telah lebih dulu menghadapi proses peradilan. Putranya yang bernama Abdullah Haji Zada telah menyatakan mengaku bersalah atas berbagai pelanggaran terkait terorisme dan saat ini sedang menjalani hukuman kurungan penjara selama lima belas tahun. Selain itu, menantu laki-laki Nazira yang berusia 28 tahun, Nasir Ahmad Tawhedi, juga telah mengaku bersalah atas tuduhan melakukan konspirasi untuk memberikan dukungan materiil kepada ISIS. Pemerintah Amerika Serikat menggambarkan sosok Nazira sebagai seorang matriark di dalam kelompok keluarga tersebut. Ia dituduh telah bekerja sama secara erat dengan Tawhedi untuk meradikalisasi anggota keluarga lainnya, sekaligus secara sengaja menyembunyikan ajaran-ajaran pro-ISIS dari suaminya sendiri.

Baca Juga

Samsat Corner Hadir di Juwana, Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan

Samsat Corner Hadir di Juwana, Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan

Sebagai sebuah lembaga peradilan khusus, Alien Terrorist Removal Court memiliki sistem dan mekanisme kerja yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan pengadilan pidana pada umumnya. Pengadilan khusus ini hanya berfokus pada penanganan masalah-masalah perdata, khususnya untuk menentukan apakah seorang individu berstatus warga asing harus dideportasi dari wilayah Amerika Serikat akibat keterlibatannya dengan jaringan terorisme. Oleh karena itu, standar pembuktian yang diterapkan di dalam persidangan ini adalah preponderance of the evidence atau keunggulan bukti. Standar pembuktian perdata ini dinilai jauh lebih rendah apabila disandingkan dengan standar melampaui keraguan yang masuk akal, yang biasanya selalu diwajibkan dalam setiap persidangan kasus pidana.

Tujuan utama dari penggunaan pengadilan khusus ini adalah untuk memberikan wewenang kepada pemerintah dalam mendeportasi individu-individu yang dianggap berbahaya, tanpa harus membocorkan informasi rahasia yang berpotensi mengancam keamanan negara. Dalam prosedur pemindahan atau deportasi tradisional, pemerintah sering kali diwajibkan untuk membeberkan informasi sensitif kepada publik. Hakim ketua yang memimpin jalannya persidangan, Joan N. Ericksen, menyatakan bahwa pengadilan ini masih berada dalam tahap awal pengembangan infrastruktur. Untuk memastikan keamanan data intelijen, hakim juga telah mengisyaratkan bahwa pengadilan akan mengikuti model yang diatur dalam Classified Information Procedures Act (CIPA). Undang-undang ini digunakan sebagai pedoman utama untuk menangani berbagai bukti rahasia selama proses hukum berlangsung.

Baca Juga

Cara Mendukung Penguatan Literasi di Era Digital Melalui Program Badan Bahasa

Cara Mendukung Penguatan Literasi di Era Digital Melalui Program Badan Bahasa

Meskipun dirancang untuk melindungi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, prosedur yang diterapkan oleh pengadilan khusus ini mendapatkan penolakan dari pihak pembela. Matthew Farley, selaku pembela umum federal yang mewakili Nazira Haji Zada, secara tegas meminta pembebasan segera bagi kliennya. Farley berpendapat bahwa prosedur pengadilan khusus yang belum pernah teruji sebelumnya ini secara fundamental tidak adil. Ia juga menegaskan bahwa mekanisme persidangan tersebut telah melanggar hak-hak dasar kliennya yang seharusnya dilindungi di bawah Amendemen Pertama, Keempat, Kelima, dan Keenam dalam Konstitusi Amerika Serikat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatAlien Terrorist Removal CourtDeportasiTerorismeHukum Internasional

Berita Terbaru Lainnya

Pembentukan Koalisi Keberlanjutan Media Menjawab Tantangan Jurnalisme Masa DepanMemahami Aturan Hukum dan Penanganan Krisis Imigran Maroko di CeutaMengapa Seseorang Merasa Kesulitan Membaur dengan Lingkungan Sekitar?Kapolri Serahkan Penghargaan Hoegeng Awards 2026 kepada Lima Polisi TeladanPanduan Mewarisi Semangat Jenderal Hoegeng bagi Anggota Korps BhayangkaraMengenal Penerima Hoegeng Awards 2026 dan Pesan Kapolri untuk Jajaran PolriCara Meneladani Dedikasi Polisi Melalui Inspirasi Hoegeng Awards 2026Daftar Penerima Hoegeng Awards 2026 dan Pesan Keteladanan Kapolri

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap