goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Konsep Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak Menurut Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Yohanes IpoiDiterbitkan 5 Agu 2026 - 06.07 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Konsep Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak Menurut Mendikdasmen Abdul Mu'ti
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini tengah merumuskan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi seluruh peserta didik di tanah air. Langkah teranyar ditunjukkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang memaparkan konsep sekolah aman dan nyaman bagi anak. Pemaparan ini menjadi pijakan penting bagi arah kebijakan pendidikan nasional di masa depan, terutama dalam upaya menjamin pelindungan anak secara menyeluruh di lingkungan sekolah. Konsep ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan pada cara sekolah mengelola keselamatan siswa.

Apa latar belakang di balik pemaparan konsep sekolah aman dan nyaman ini oleh kementerian?

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memperkenalkan konsep ini sebagai bagian dari upaya sistematis pemerintah untuk melindungi anak di lingkungan sekolah. Pemaparan tersebut disampaikan secara resmi oleh Mendikdasmen dalam forum Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (GERNAS RANA). Kehadiran gerakan nasional ini menunjukkan adanya komitmen bersama dari berbagai pihak untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya kondusif secara akademis, tetapi juga mampu melindungi anak dari berbagai potensi bahaya fisik maupun nonfisik selama mereka menempuh pendidikan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Kapan dan di mana pemaparan konsep sekolah aman dan nyaman bagi anak ini diselenggarakan?

Pemaparan konsep penting mengenai ruang aman di sekolah ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2026. Adapun lokasi penyelenggaraan acara Media Gathering GERNAS RANA tersebut bertempat di Press Room Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berlokasi di Jakarta. Pemilihan lokasi di fasilitas Kementerian Komunikasi dan Digital ini juga menegaskan adanya kolaborasi erat antarlembaga pemerintah dalam menyosialisasikan program-program strategis yang berkaitan dengan pelindungan anak, khususnya dalam menyelaraskan ruang fisik dan ruang digital yang aman bagi generasi muda.

Baca Juga

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Barat Laut Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Barat Laut Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Apa saja cakupan keamanan anak di sekolah menurut konsep yang dipaparkan Mendikdasmen?

Dalam penjelasannya kepada media, Abdul Mu’ti menekankan bahwa aspek keamanan anak di sekolah tidak boleh dipahami secara sempit hanya pada perlindungan fisik semata. Keamanan tersebut harus membentang luas mulai dari aspek fisik hingga ke aspek digital. Secara lebih rinci, Mendikdasmen menjabarkan bahwa aspek keamanan di lingkungan sekolah wajib mencakup empat dimensi utama yang saling berkaitan erat:

Pertama, keamanan intelektual yang menjamin bahwa anak mendapatkan informasi dan pengetahuan yang sehat serta terbebas dari paparan pemikiran yang merusak tumbuh kembang mereka. Kedua, keamanan secara spiritual yang melindungi kehidupan beragama dan keyakinan anak di sekolah agar dapat berjalan dengan damai, toleran, dan saling menghormati. Ketiga, keamanan sosial yang memastikan interaksi antarpeserta didik, pendidik, dan seluruh warga sekolah terhindar dari perundungan, kekerasan, maupun bentuk diskriminasi lainnya. Keempat, keamanan digital yang berfokus melindungi anak-anak dari ancaman siber, penyalahgunaan data pribadi, serta konten negatif di dunia maya yang kini semakin dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari.

Bagaimana pendekatan yang diterapkan pemerintah untuk membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman tersebut?

Baca Juga

Febrie Adriansyah Diberhentikan Sementara, Tim Hukum Siapkan Dua Gugatan Praperadilan

Febrie Adriansyah Diberhentikan Sementara, Tim Hukum Siapkan Dua Gugatan Praperadilan

Untuk mewujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi anak, pemerintah tidak menggunakan metode pemaksaan atau aturan kedisiplinan yang kaku. Sebaliknya, pemerintah menerapkan tiga pendekatan utama yang dinilai lebih efektif dan berkelanjutan, yaitu pendekatan yang humanis, inklusif, dan partisipatif.

Melalui pendekatan humanis, sekolah menempatkan siswa sebagai manusia yang harus dihargai harkat dan martabatnya dalam proses belajar. Sementara itu, pendekatan inklusif memastikan bahwa seluruh anak tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau latar belakang sosial yang berbeda, mendapatkan hak pelindungan dan kenyamanan yang setara di sekolah. Terakhir, melalui pendekatan partisipatif, pemerintah melibatkan seluruh pemangku kepentingan—mulai dari guru, orang tua, masyarakat, hingga siswa itu sendiri—untuk bersama-sama aktif menjaga keamanan lingkungan sekolah.

Mengapa prinsip edukasi pedagogis menjadi prioritas utama dalam penerapan konsep ini?

Penerapan pendekatan yang humanis, inklusif, dan partisipatif tersebut pada dasarnya mengedepankan prinsip-prinsip edukasi pedagogis. Pemerintah menilai bahwa pembentukan karakter dan budaya aman di sekolah harus dilakukan melalui proses pembelajaran dan bimbingan yang mendidik, bukan sekadar pemberian sanksi atau tindakan kedisiplinan yang represif. Melalui prinsip edukasi pedagogis, setiap tindakan pencegahan dan penanganan masalah di sekolah diarahkan untuk mendidik kesadaran anak serta seluruh warga sekolah mengenai pentingnya menjaga ruang hidup yang aman bersama-sama. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat secara lahir dan batin bagi kemajuan anak-anak di Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PendidikanMendikdasmenKeamanan AnakGERNAS RANA

Berita Terbaru Lainnya

Penjelasan OJK Terkait Isu Defisit Anggaran 2025 dan Dampak Transisi RegulasiGempa Magnitudo 5,6 Guncang Barat Laut Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi TsunamiFebrie Adriansyah Diberhentikan Sementara, Tim Hukum Siapkan Dua Gugatan PraperadilanPerekonomian Nasional Tumbuh 5,11 Persen Menjelang Peringatan Kemerdekaan IndonesiaCara Kemenhub Mengintegrasikan Perjalanan Antarmoda Melalui Superapp TransportasiKronologi dan Fakta Kecelakaan di Tol Cipali yang Menewaskan Anggota DPRD TangselMengapa Pelabuhan Indonesia Menjadi Sorotan Amerika Serikat?Truk Boks Terguling di Interchange Karawang Barat Akibat Jalan Bergelombang

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional · 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional · 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan · 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi · 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap