goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Komitmen Pemerintah Membenahi Investasi Riset dan Pengembangan di Indonesia

Agus KusumaDiterbitkan 7 Agu 2026 - 01.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Komitmen Pemerintah Membenahi Investasi Riset dan Pengembangan di Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pertemuan penting berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 6 Agustus. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kedatangan sekitar 150 peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pertemuan ini menjadi momentum bagi para akademisi dan peneliti untuk memaparkan berbagai hasil kajian ilmiah yang ditujukan untuk menjawab tantangan pembangunan bangsa. Kepala BRIN, Arif Satria, menjelaskan bahwa kehadiran para peneliti tersebut bertujuan untuk menyajikan temuan-temuan konkret yang dapat diaplikasikan langsung dalam memecahkan persoalan bangsa.

Di hadapan ratusan peneliti tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato yang menyoroti kondisi riil sektor riset tanah air. Beliau secara terbuka mengakui bahwa investasi Indonesia di bidang riset dan pengembangan atau Research and Development (RnD) saat ini masih tergolong sedikit. Untuk itu, pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan demi mengejar ketertinggalan dan memperkuat fondasi ilmu pengetahuan nasional ke depan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Berikut adalah rangkuman informasi penting terkait komitmen pemerintah dalam membenahi sektor riset dan pengembangan nasional.

Mengapa Presiden Prabowo menilai investasi riset dan pengembangan di Indonesia masih perlu diperbaiki?

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap porsi perhatian yang diberikan pada sektor riset dan pengembangan (RnD) di Indonesia saat ini. Dalam pandangan beliau, sebuah bangsa tidak akan bisa tumbuh menjadi kekuatan besar tanpa menguasai ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, pengakuan bahwa investasi RnD Indonesia masih sangat sedikit menjadi titik awal bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan baru. Presiden menyatakan komitmennya untuk meningkatkan jumlah investasi di sektor riset ini pada masa-masa mendatang agar para peneliti lokal memiliki daya dukung yang memadai untuk menghasilkan inovasi yang berguna bagi masyarakat.

Baca Juga

Rencana Revitalisasi Rusun Klender Menjadi Lebih dari 10.000 Unit Hunian

Rencana Revitalisasi Rusun Klender Menjadi Lebih dari 10.000 Unit Hunian

Bagaimana kondisi kualitas pendidikan Indonesia saat ini berdasarkan indikator internasional?

Sebagai salah satu contoh dari tantangan sektor pendidikan, Presiden Prabowo mencontohkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA). Berdasarkan data tersebut, performa siswa Indonesia dinilai masih cukup rendah jika disandingkan dengan negara-negara lain. Posisi Indonesia tercatat berada di atas Filipina, namun masih tertinggal di bawah beberapa negara tetangga di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Bahkan, pencapaian Indonesia juga berada di bawah Belanda. Fakta ini memperkuat dorongan pemerintah untuk terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia.

Apa saja fokus riset yang dipaparkan oleh para peneliti BRIN kepada Presiden Prabowo?

Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut, Kepala BRIN Arif Satria mendampingi para peneliti memaparkan hasil kajian yang terbagi ke dalam 12 klaster riset. Klaster-klaster tersebut mencakup bidang-bidang krusial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan kedaulatan negara. Topik riset yang dipaparkan meliputi isu pangan, riset energi, dukungan produk untuk kampung nelayan, serta produk untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, dipaparkan pula riset mengenai antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang, perumahan, transportasi, hingga riset kesehatan.

Baca Juga

AS Bantah Penurunan Cadangan Senjata Usai Lima Bulan Konflik dengan Iran

AS Bantah Penurunan Cadangan Senjata Usai Lima Bulan Konflik dengan Iran

Bagaimana kaitan antara penguasaan ilmu pengetahuan dengan visi pembangunan jangka panjang pemerintah?

Pemerintah memandang bahwa penguasaan sains dan teknologi merupakan hal yang esensial. Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara yang besar merupakan negara yang menguasai ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, peningkatan investasi di bidang riset dipandang sebagai langkah penting untuk membangun bangsa. Melalui peningkatan dana RnD dan perbaikan kualitas pendidikan, diharapkan Indonesia dapat melahirkan inovasi-inovasi yang mampu memecahkan persoalan nasional.

Apa langkah konkret yang akan diambil pemerintah untuk menindaklanjuti kondisi ini?

Sebagai langkah awal, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan meningkatkan jumlah investasi di sektor riset dan pengembangan ke depannya. Selain itu, pemerintah juga akan selalu berupaya memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia guna menghadapi tantangan global. Sinergi antara lembaga riset seperti BRIN dengan pemerintah akan terus dipererat agar setiap temuan dari 12 klaster riset tersebut dapat segera diimplementasikan dalam memecahkan persoalan bangsa.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBRINInvestasi RnDPendidikan Nasional

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Mengapa Eks Ketua Dewan Jadi Tersangka?Rencana Revitalisasi Rusun Klender Menjadi Lebih dari 10.000 Unit HunianAS Bantah Penurunan Cadangan Senjata Usai Lima Bulan Konflik dengan IranKeluarga Penumpang KMP Mutiara Sentosa II yang Hilang Diminta Segera MelaporRamalan Shio Monyet dan Ayam Jumat 7 Agustus 2026, Keuangan dan Dinamika KerjaKetentuan dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami IstriRencana IPO PT Pegadaian di Bawah Arahan BPI Danantara dan Prospek BisnisnyaSinergi Jalin dan BACenter di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap