goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Kinerja Keuangan Telkom Indonesia Semester I 2026 dan Arah Transformasi Perusahaan

Marulitua PardedeDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kinerja Keuangan Telkom Indonesia Semester I 2026 dan Arah Transformasi Perusahaan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat posisinya di industri telekomunikasi nasional. Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, perseroan berkomitmen untuk mengakselerasi transformasi digital secara berkelanjutan. Menutup semester pertama tahun 2026, perusahaan telekomunikasi milik negara ini berhasil menorehkan pencapaian finansial yang solid. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Dian Siswarini, Telkom mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun. Capaian pendapatan tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kinerja keuangan

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Telkom juga tecermin secara jelas pada berbagai indikator profitabilitas lainnya. Selama semester pertama tahun 2026, Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) perseroan meningkat sebesar 3,8 persen secara tahunan menjadi Rp37,5 triliun, dengan margin EBITDA yang terjaga di level 49,4 persen. Sementara itu,
laba bersih
perusahaan tercatat sebesar Rp10,6 triliun, yang tumbuh 1,4 persen secara tahunan dengan margin laba bersih sebesar 14,0 persen. Jika melihat pada pencapaian laba bersih yang dinormalisasi, angkanya menyentuh Rp11,3 triliun. Hal ini menunjukkan lonjakan sebesar 6,2 persen secara tahunan dengan margin mencapai 14,9 persen. Dari sisi likuiditas, Telkom turut membukukan arus kas operasional yang kuat sebesar Rp34,9 triliun, atau tumbuh 7,0 persen secara tahunan. Di samping itu, perseroan juga melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5 persen secara tahunan di bawah pilar Operational dan Service Excellence.

Pada segmen pasar konsumen atau B2C yang mencakup layanan seluler dan fixed broadband, Telkomsel berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 3,3 persen secara tahunan. Kinerja positif ini didorong oleh adanya pertumbuhan pendapatan dari sektor Digital Business Data sebesar 11,0 persen pada paruh pertama 2026. Sejalan dengan hal tersebut, nilai rata-rata pendapatan per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU) seluler juga mengalami peningkatan menjadi Rp45.600, yang berarti tumbuh 9,0 persen secara tahunan. Meski demikian, perseroan tetap menghadapi tantangan berupa persaingan harga di pasar. Jumlah pelanggan fixed broadband tercatat sebanyak 9,5 juta pada semester pertama 2026, dibandingkan dengan 10,1 juta pelanggan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun terdapat penurunan jumlah pelanggan, ARPU kuartalan IndiHome berhasil meningkat 3,4 persen menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran, ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000 dengan rasio konvergensi yang terus meningkat hingga mencapai 65 persen.

Baca Juga

Fondasi dan Tantangan Indonesia sebagai Tujuan Investasi Jangka Panjang

Fondasi dan Tantangan Indonesia sebagai Tujuan Investasi Jangka Panjang

Beralih ke sektor korporasi, segmen B2B Infrastructure mencatatkan total pendapatan yang tumbuh signifikan sebesar 19,0 persen secara tahunan menjadi Rp33,1 triliun pada semester pertama 2026. Dari jumlah tersebut, pendapatan eksternal di segmen ini meningkat 4,9 persen secara tahunan menjadi Rp4,7 triliun. Anak usaha Telkom di bidang infrastruktur menara, Mitratel, turut menyumbang pendapatan sebesar Rp4,7 triliun atau tumbuh 2,1 persen secara tahunan. Total penyewa menara Mitratel meningkat menjadi 63.866, tumbuh 4,9 persen secara tahunan, yang pada akhirnya mendorong rasio penyewaan menjadi 1,57 kali. Untuk memperkuat lini bisnis ini, Telkom mengambil inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat bagi seluruh aset data center milik TelkomGroup. Selain itu, segmen B2B ICT perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun yang tumbuh 35,7 persen secara kuartalan, sedangkan segmen International Business mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,7 triliun pada periode yang sama.

Langkah ekspansi dan efisiensi operasional terus berjalan secara beriringan. Telkom merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun sepanjang paruh pertama 2026. Lebih dari 96 persen dari belanja modal tersebut dialokasikan secara khusus untuk pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business. Guna menyederhanakan struktur grup dan menata portofolio bisnis, perusahaan juga telah menuntaskan perampingan terhadap 10 entitas melalui skema divestasi, merger, serta likuidasi. Sementara itu, pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2 masih terus berjalan sesuai rencana dan ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada semester kedua tahun 2026.

Baca Juga

Cara Menganalisis Kinerja Operasional dan Keuangan Operator Tol BSD dan Makassar

Cara Menganalisis Kinerja Operasional dan Keuangan Operator Tol BSD dan Makassar

Selain berfokus pada peningkatan kinerja bisnis inti, Telkom juga terus memperkuat infrastruktur konektivitas global dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui Telin yang bekerja sama dengan BW Digital serta didukung oleh Nongsa Digital Park, perseroan sukses mendaratkan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable di Batam pada hari Senin, 20 Juli. Di bidang sosial dan kesehatan, program Stunting Action Hub milik Telkom Indonesia berhasil meraih penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025 berkat kontribusinya dalam upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan teknologi digital. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk juga telah membagikan dividen tunai dengan nilai total mencapai Rp21,9 triliun.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNKinerja Keuanganlaba bersihTelekomunikasiTelkom IndonesiaEBITDA

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Ketahanan Stok Beras Nasional di Tengah Dampak El NinoFondasi dan Tantangan Indonesia sebagai Tujuan Investasi Jangka PanjangCara Menganalisis Kinerja Operasional dan Keuangan Operator Tol BSD dan MakassarIHSG Kembali ke 6.000 di Tengah Keluarnya Dana Asing pada 2026Harga BBM SPBU BP per 1 Agustus, Varian Bensin Turun, Diesel NaikAturan Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Penanganan Kasus Jual Beli LokasiCara Menghemat Biaya Perjalanan Feri Melalui Program Diskon Tiket ASDPHambatan Lahan Sawah Dilindungi Terhadap Target Pembangunan Rumah Subsidi

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap