goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Fondasi dan Tantangan Indonesia sebagai Tujuan Investasi Jangka Panjang

Iswan TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 14.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fondasi dan Tantangan Indonesia sebagai Tujuan Investasi Jangka Panjang
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi tujuan investasi jangka panjang di kawasan Asia Tenggara. Posisi strategis ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu magnet investasi global yang terus diperhatikan oleh para pelaku pasar internasional. Kondisi ekonomi dan potensi yang dimiliki oleh negara ini memberikan daya tarik tersendiri di tengah dinamika perekonomian dunia. Penilaian positif mengenai kekuatan modal dasar Indonesia tersebut disampaikan secara langsung oleh Head of Southeast Asia Economics Moody's Analytics, Denise Cheok. Pernyataan ini diungkapkan oleh Denise Cheok ketika menjadi pembicara dalam program CNN Indonesia Business yang disiarkan pada hari Jumat (31/7).

Salah satu keunggulan utama yang mengukuhkan posisi Indonesia di mata dunia adalah statusnya sebagai negara anggota G20. Sebagai bagian dari kelompok negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut, Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar. Keberadaan pasar dalam negeri yang masif ini menjadi salah satu pilar penting yang menopang perekonomian nasional sekaligus menarik perhatian para investor asing. Pasar domestik yang besar memberikan ruang yang luas bagi penyerapan produk dan jasa, sehingga menciptakan ekosistem investasi yang menjanjikan untuk jangka waktu yang panjang.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Selain keunggulan dari sisi skala pasar, daya tarik Indonesia juga ditopang oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Berbagai komoditas penting tersedia di dalam negeri, seperti nikel, batu bara, dan kelapa sawit. Ketersediaan sumber daya alam ini memberikan fondasi material yang kuat bagi perekonomian nasional. Dengan adanya kekayaan alam dan pasar yang besar, kondisi tersebut membuat Indonesia relatif lebih tahan terhadap guncangan eksternal. Ketahanan ini sangat terlihat jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang sangat bergantung pada pasokan impor untuk memenuhi kebutuhan domestiknya.

Baca Juga

Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 Triliun

Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 Triliun

Tingkat ketergantungan impor yang rendah menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Indonesia. Dalam hal ini, Indonesia dinilai tidak terlalu bergantung pada impor seperti halnya negara-negara di kawasan Asia, yaitu Singapura, Korea Selatan, atau Jepang. Kemandirian yang lebih tinggi dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya ini memberikan perlindungan ekstra bagi perekonomian Indonesia ketika terjadi fluktuasi atau guncangan di pasar global. Hal ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara dengan fondasi ekonomi yang tangguh di kawasan Asia Tenggara.

Kendati memiliki modal yang kuat, pemerintah Indonesia tetap dihadapkan pada kewajiban untuk menjaga iklim investasi yang kondusif. Denise Cheok menyatakan bahwa pemerintah harus terus memperkuat kepercayaan investor melalui arah kebijakan yang jelas dan konsisten. Konsistensi regulasi menjadi syarat mutlak agar para pemodal merasa aman dan yakin untuk menanamkan modalnya dalam jangka panjang. Sebagai ilustrasi, jika pemerintah memiliki tujuan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, investor sangat ingin melihat bagaimana setiap kebijakan yang diterbitkan benar-benar selaras dan mendukung pencapaian target tersebut secara nyata.

Baca Juga

Profil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Profil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Di sisi lain, upaya menjaga konsistensi kebijakan di Indonesia tidak lepas dari kendala geografis. Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dinilai sangat berbeda dengan negara-negara tetangga di kawasan yang sama. Perbedaan utama ini bersumber dari kondisi wilayah Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari banyak pulau. Karakteristik geografis berupa negara kepulauan yang luas ini menciptakan tingkat kompleksitas yang tinggi dalam hal pemerataan dan pelaksanaan aturan di lapangan.

Tantangan geografis tersebut secara langsung berdampak pada efektivitas penerapan kebijakan di tingkat daerah. Sangat sulit untuk memastikan bahwa berbagai kebijakan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah Indonesia apabila pengelolaannya hanya dilakukan dari Jakarta. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih ekstra untuk menjembatani kesenjangan implementasi aturan agar fondasi kuat yang dimiliki Indonesia dapat dioptimalkan sepenuhnya sebagai tujuan investasi jangka panjang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiEkonomi IndonesiaMoody's AnalyticsG20Asia Tenggara

Berita Terbaru Lainnya

Kalender Hijriah Agustus 2026 Lengkap dengan Jadwal Puasa Sunah dan Maulid NabiCara Mendukung Pelestarian Terumbu Karang Indonesia di Tengah Ancaman Perubahan IklimKronologi dan Penanganan Kebakaran di Hotel Pullman Jakarta BaratCara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirCara Memantau Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MKPanduan Perkembangan Isu Terkini Sektor Publik, Lingkungan, dan GlobalKinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 TriliunProfil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap