Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara resmi telah meresmikan beroperasinya Apple Developer Academy @BINUS Bali. Kehadiran akademi ini merupakan bagian penting dari pemenuhan komitmen investasi Apple di Indonesia. Kerja sama antara pihak Kemenperin dan Apple ini telah diformalkan secara hukum melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Nota kesepahaman yang disepakati oleh kedua belah pihak tersebut mencakup beberapa program pengembangan teknologi informasi, termasuk pembentukan Apple Innovation and Software Technology Institute serta Apple Professional Developers Institute. Melalui program ini, diharapkan kapasitas talenta digital lokal dapat terus ditingkatkan.
Secara administratif dan geografis, Apple Developer Academy @BINUS Bali berlokasi di Parc23, Denpasar, Kelurahan Tuban, Bali. Akademi yang baru saja diresmikan di wilayah Bali ini merupakan program akademi keempat yang didirikan oleh Apple di Indonesia. Kehadiran fasilitas pendidikan teknologi di Bali ini memperluas jaringan akademi pengembang milik Apple yang sudah dibangun sebelumnya di tanah air. Sebagai kilas balik, Apple pertama kali membuka program Apple Developer Academy di Indonesia pada tahun 2018 yang bertempat di Jakarta. Setelah itu, Apple kembali membangun akademi sejenis di Surabaya dan Batam untuk menjangkau lebih banyak talenta.
Akademi yang didirikan di Bali ini memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri yang membedakannya dari tiga akademi yang sudah didirikan sebelumnya. Apple Developer Academy @BINUS Bali tercatat sebagai Apple Developer Academy internasional pertama di seluruh wilayah Asia. Selain itu, akademi di Bali ini juga menjadi akademi Apple perdana di Indonesia yang membuka kesempatan bagi pelajar internasional dengan menerima peserta dari 11 negara berbeda. Untuk peserta dari dalam negeri, Apple merekrut calon peserta akademi dari 32 kota di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta paling banyak berasal dari wilayah Bali.
Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI yang Bisa Berjalan Tanpa Internet

Pada kelas perdananya, akademi baru di Bali ini akan menampung lebih dari 100 pelajar. Keberagaman dari peserta kelas perdana ini terlihat sangat jelas dari rentang usia mereka yang sangat bervariasi, yaitu mulai dari peserta yang berusia 18 tahun hingga yang paling senior berusia 56 tahun. Program pembelajaran di Apple Developer Academy @BINUS Bali ini dirancang sebagai program pelatihan intensif yang berlangsung selama 9 bulan penuh. Program pelatihan ini terbuka untuk umum bagi setiap individu yang telah berusia 18 tahun ke atas. Secara kapasitas sarana, akademi ini mampu menampung hingga 220 peserta untuk setiap angkatannya.
Dalam pelaksanaan berbagai program pengembangan ini, pihak Apple diwakili oleh Susan Prescott yang menjabat sebagai Vice President of Worldwide Developer Relations di Apple. Peran ini sangat penting untuk mengawal jalannya program-program yang telah disepakati dalam nota kesepahaman (MoU) antara Kemenperin dan Apple. Program-program yang menjadi fokus utama dalam kesepakatan tersebut meliputi pembentukan Apple Innovation and Software Technology Institute serta Apple Professional Developers Institute, yang diharapkan mampu mencetak lebih banyak pengembang aplikasi profesional di Indonesia.
Layanan Internet Satelit Starlink Resmi Beroperasi di Indonesia

Pembangunan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi ini berjalan selaras dengan indikator pertumbuhan positif pada sektor industri manufaktur dan teknologi nasional. Berdasarkan data resmi, pada triwulan I tahun 2025, sektor industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 6,18%. Pertumbuhan industri ini juga didukung oleh kapasitas produksi dalam negeri untuk produk telepon seluler, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang tercatat telah mencapai angka 14,27 juta unit hingga triwulan II tahun 2025.






