goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kemenhut Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Joko PrabowoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 18.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenhut Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) serta tim gabungan telah berhasil memadamkan kebakaran hutan yang melanda wilayah Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peristiwa kebakaran ini terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Karakteristik wilayah yang terbakar tersebut diketahui didominasi oleh tutupan lahan berupa savana dan semak belukar yang berada dalam kondisi kering, sehingga rentan terhadap penyebaran api.

Kebakaran hutan ini pertama kali dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pada hari Jumat (7/8). Berdasarkan keterangan dari Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGR, Astekita Ardiaristo, kobaran api terpantau mulai menyala sejak Jumat sore. Titik api dilaporkan berada di area perbatasan yang memisahkan antara kawasan hutan TNGR dengan lahan milik warga setempat. Laporan awal mengenai adanya kebakaran hutan ini bersumber dari informasi yang diberikan oleh masyarakat lokal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Segera setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran tersebut, pihak otoritas terkait langsung mengambil tindakan cepat. Balai Dalkarhut Jabalnusra Seksi Wilayah III Mataram segera mengerahkan sejumlah personel beserta sarana dan prasarana pemadaman kebakaran ke lokasi. Pengerahan bantuan personel dan peralatan ini dilakukan guna memperkuat serta mempercepat penanganan kebakaran hutan yang sebelumnya telah diupayakan oleh tim gabungan di lapangan.

Baca Juga

6 Provinsi Rawan Karhutla, Riau Hingga Kalsel

6 Provinsi Rawan Karhutla, Riau Hingga Kalsel

Melalui upaya keras dan koordinasi tim gabungan di lapangan, area kebakaran yang diperkirakan mencapai luas kurang lebih 30 hektare di kawasan TN Gunung Rinjani akhirnya berhasil dikendalikan secara penuh pada hari Sabtu (8/8). Setelah titik api utama berhasil dipadamkan, tim gabungan tidak langsung menghentikan operasi. Mereka segera melanjutkan tindakan dengan melakukan penyisiran atau mop-up di seluruh area terdampak, yang kemudian diikuti dengan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi maupun sumber api lain yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Balai Dalkarhut Jabalnusra, Bambang Setyo Antoko, menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons laporan serta kolaborasi yang erat lintas pihak merupakan kunci utama untuk mencegah agar kebakaran hutan tidak meluas secara tidak terkendali. Bambang Setyo Antoko juga menambahkan bahwa keberhasilan operasi pemadaman di Kecamatan Sembalun ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi yang solid di lapangan. Sinergi ini melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Manggala Agni, pihak pengelola kawasan TNGR, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api atau Masyarakat Mitra Polhut (MPA/MMP), masyarakat setempat, hingga unsur-unsur terkait lainnya.

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan, Kebijakan Yaqut Cholil Qoumas dan Jadwal Sidang

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan, Kebijakan Yaqut Cholil Qoumas dan Jadwal Sidang

Menanggapi insiden kebakaran hutan di Gunung Rinjani ini, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memberikan pernyataan resmi secara tertulis pada hari Senin (10/8). Dalam keterangannya, Menteri Kehutanan menekankan betapa pentingnya penerapan deteksi dini serta respons cepat dalam menghadapi setiap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Raja Juli Antoni mengimbau seluruh jajaran terkait untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem peringatan dini yang telah tersedia, seperti pemantauan titik panas (hotspot) melalui sistem Sipongi+ maupun teknologi pendukung lainnya. Dengan demikian, deteksi awal dan penanganan kebakaran dapat dilakukan sedini mungkin guna meminimalisasi dampak kerusakan lingkungan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Kehutanankebakaran hutan

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Persib di Kualifikasi ACL Two 2026/2027 Melawan Manila DiggerPersiapan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Dari Pemusatan Latihan Bali hingga Laga Krusial di JeddahCara Menyiasati Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS di Sektor Riil dan Rumah TanggaETF Emas Diresmikan, Pegadaian Jadi Bullion Bank Penyedia Emas Fisik di BEIPeluang Besar Art Toys Indonesia Tembus Transaksi Rp 17 Miliar di Pasar Korea SelatanPramono Harap STY Bawa Persija Juara saat Jakarta Genap 500 TahunPersiapan Dua Lapangan Latihan untuk Tim FIFA ASEAN Cup 2026 di JakartaPria di Kuningan Tega Bunuh Ibu Kandung karena Kesal Dibangunkan Salat Subuh

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026