Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu respons cepat dari berbagai pihak, terutama sektor badan usaha milik negara. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh InJourney Group selaku holding BUMN di ekosistem aviasi dan pariwisata nasional yang mengambil inisiatif untuk membantu meringankan beban warga terdampak. Upaya tanggap darurat ini diwujudkan melalui mobilisasi sumber daya dari seluruh entitas perusahaan serta koordinasi bersama ekosistem BUMN.
Dalam hitungan waktu yang relatif singkat, InJourney Group segera menghimpun dan menyalurkan berbagai bentuk bantuan secara bertahap. Langkah taktis ini difokuskan pada empat kebutuhan utama, yaitu pangan dan air minum, kesehatan, logistik tanggap darurat, serta kebutuhan kelompok rentan. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan agar tepat sasaran, dengan menyasar titik-titik prioritas seperti Dusun Leda di Desa Pangga, Kolang, yang dihuni 23 keluarga terdampak, serta Desa Golo Mori yang menyalurkan bantuan kepada 12 warga.
Rincian logistik yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan esensial untuk mendukung masa tanggap darurat. Berdasarkan data penyaluran, bantuan yang dimobilisasi meliputi 7.950 kilogram beras, 69.740 liter air minum, 378 dus mi instan, 96 dus susu UHT, serta bahan pokok lainnya. Untuk kelompok rentan, perusahaan menyediakan 865 kemasan popok bayi, 80 bungkus makanan bayi, serta 1.300 perlengkapan mandi. Di sektor kesehatan dan tempat tinggal sementara, bantuan berupa obat-obatan dasar, vitamin, 10 terpal, 10 kasur, 50 bantal, hingga 263 selimut turut didistribusikan ke lokasi pengungsian.
Kemendikdasmen Pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan bagi Satuan Pendidikan Terdampak Gempa di NTT

Dari perspektif koordinasi, penyaluran bantuan ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam penanggulangan bencana. Distribusi logistik dilakukan melalui InJourney Airports Kantor Cabang Bandara El Tari berkolaborasi dengan relawan Port Maumere dan layanan pengiriman gratis via jalur laut oleh PELNI dari Pelabuhan Kupang menuju Pelabuhan Maumere. Selain itu, pengiriman juga dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bertindak sebagai penanggung jawab utama di NTT, berkoordinasi langsung dengan Satgas BUMN Peduli melalui BRI dan Posko Bencana Labuan Bajo.
Selain menggerakkan sumber daya internal, InJourney Group juga berupaya memantik kepedulian masyarakat luas. Bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sarinah pada 17 Agustus 2026, perusahaan membuka ruang donasi bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. Donasi yang terkumpul dari kolaborasi bersama BRI ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas masyarakat dalam memberikan dukungan, baik berupa bantuan materi maupun moral kepada para korban.
Cara Mendapatkan Promo Kredit Kendaraan di BRI KKB National Expo 2026

Dengan adanya langkah cepat dan semangat gotong royong dari sektor korporasi negara, diharapkan beban pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur dapat tertangani dengan baik. InJourney Group menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi logistik. Inisiatif tanggap darurat ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan untuk proses pemulihan secara bertahap.






