goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,2, Pusat Guncangan dan Daftar Wilayah Terdampak

Iswan TandirerungDiterbitkan 6 Agu 2026 - 00.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,2, Pusat Guncangan dan Daftar Wilayah Terdampak
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Apakah Anda merasakan getaran tiba-tiba yang membuat lampu gantung di rumah bergoyang atau mendengar suara gemuruh halus seperti truk melintas pada Rabu malam? Banyak warga di berbagai wilayah Jawa Barat sempat terkejut ketika bumi tiba-tiba bergoyang pada Rabu malam tanggal 5 Agustus. Pertanyaan praktis yang langsung muncul di benak masyarakat saat itu adalah di mana sebenarnya pusat gempa tersebut berada, seberapa besar kekuatan pastinya, serta apakah peristiwa ini berpotensi menimbulkan tsunami yang mengancam kawasan pesisir pantai selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merilis data untuk menjawab kepanikan dan ketidakpastian tersebut. Gempa bumi yang terjadi pada pukul 21.55 WIB ini awalnya dilaporkan memiliki kekuatan magnitudo 5,3 dengan pusat di laut sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Namun, setelah melakukan analisis pembaruan data secara lebih mendalam, BMKG merilis informasi terkini bahwa gempa tersebut memiliki magnitudo M5,2. Pusat gempa atau episenter secara presisi berada pada koordinat 8,17掳 Lintang Selatan (LS) dan 107,86掳 Bujur Timur (BT), tepatnya di laut dengan jarak 87 kilometer arah barat daya Pangandaran, Jawa Barat, pada kedalaman 14 kilometer.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Meskipun pusat gempa berada di laut, BMKG menegaskan bahwa aktivitas seismik ini tidak memiliki potensi tsunami. Karakteristik gempa ini dikategorikan sebagai jenis gempa bumi dangkal. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa bumi dangkal ini dipicu oleh adanya aktivitas di sesar aktif kawasan tersebut. Karena kedalamannya yang relatif dangkal, yakni hanya 14 kilometer, energi guncangan yang dihasilkan merambat cukup kuat ke permukaan tanah dan dirasakan di berbagai wilayah sekitarnya, meskipun tidak memicu deformasi dasar laut yang dapat menyebabkan gelombang tsunami.

Baca Juga

Penyaluran Bansos untuk 1,49 Juta Penerima Ditunda Akibat Indikasi Transaksi Judi Online

Penyaluran Bansos untuk 1,49 Juta Penerima Ditunda Akibat Indikasi Transaksi Judi Online

Mengapa guncangan gempa ini bisa dirasakan hingga ke wilayah yang cukup jauh seperti Kabupaten Bandung dan Sukabumi? Jawabannya terletak pada penyebaran gelombang gempa yang diukur melalui skala intensitas. Di wilayah Kabupaten Bandung, guncangan akibat gempa ini dirasakan cukup nyata di beberapa kecamatan dengan skala intensitas mencapai III MMI (Modified Mercalli Intensity). Beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bandung yang mendeteksi guncangan pada skala III MMI ini meliputi Arjasari, Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Nagrak, dan Solokanjeruk. Skala intensitas III MMI ini memiliki arti bahwa getaran gempa dirasakan secara nyata oleh warga di dalam rumah, dengan sensasi getaran yang seakan-akan seperti ada truk besar yang sedang berlalu di dekat bangunan.

Selain ketujuh kecamatan tersebut, wilayah lain di Kabupaten Bandung seperti Soreang, Pangalengan, dan Ciwidey juga merasakan guncangan dengan skala intensitas berkisar antara II hingga III MMI. Skala intensitas II-III MMI ini juga dilaporkan terasa oleh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi serta Kota Sukabumi. Sebaran getaran ini menunjukkan bahwa rambatan gelombang gempa dari laut selatan Pangandaran menjangkau wilayah pegunungan dan perkotaan di Jawa Barat bagian barat dan tengah.

Sementara itu, wilayah yang letaknya lebih jauh atau memiliki kondisi geologis berbeda merasakan getaran dengan skala intensitas yang lebih rendah, yaitu II MMI. Beberapa daerah yang melaporkan getaran pada skala II MMI ini meliputi wilayah Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, dan Pelabuhan Ratu. Skala II MMI ini mengindikasikan bahwa getaran gempa hanya dirasakan oleh beberapa orang yang sedang beristirahat atau tidak beraktivitas berat, serta ditandai dengan bergoyangnya benda-benda ringan yang digantung di dalam ruangan, seperti lampu atau hiasan dinding.

Baca Juga

Penyaluran Bansos Triwulan III 2026 Berjalan untuk Jutaan Penerima Manfaat

Penyaluran Bansos Triwulan III 2026 Berjalan untuk Jutaan Penerima Manfaat

Setelah guncangan utama atau mainshock mereda, kekhawatiran masyarakat biasanya beralih pada kemungkinan terjadinya gempa susulan yang dapat memperparah kerusakan bangunan. Menanggapi kekhawatiran ini, BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas seismik di sekitar pusat gempa secara berkala. Hingga pukul 22.30 WIB pada malam yang sama, hasil pemantauan yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan bahwa baru terdeteksi adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. Gempa bumi susulan tersebut tercatat memiliki kekuatan yang relatif sangat kecil, yaitu dengan magnitudo M2,2.

Informasi resmi mengenai parameter gempa yang diperbarui oleh BMKG ini memberikan kejelasan bagi masyarakat luas untuk menyaring informasi yang simpang siur. Dengan mengetahui bahwa gempa bermagnitudo M5,2 di barat daya Pangandaran ini bersumber dari sesar aktif di kedalaman dangkal 14 kilometer, tidak berpotensi tsunami, serta hanya diikuti oleh satu gempa susulan kecil hingga pukul 22.30 WIB, masyarakat diharapkan dapat tetap tenang. Langkah terbaik dalam menghadapi situasi pascagempa adalah dengan memastikan kondisi bangunan rumah masing-masing tetap aman dan selalu memantau perkembangan informasi resmi dari lembaga berwenang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratBMKGGempa PangandaranInfo Gempa

Berita Terbaru Lainnya

Mengenal IDA, Badan Bank Dunia yang Kini Dipimpin Sri MulyaniMenghindari Sanksi Administratif Otoritas Jasa Keuangan dalam Transaksi Pasar ModalAgenda dan Fokus Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR 2026Penyaluran Bansos untuk 1,49 Juta Penerima Ditunda Akibat Indikasi Transaksi Judi OnlinePenyaluran Bansos Triwulan III 2026 Berjalan untuk Jutaan Penerima ManfaatRencana Penerbitan Obligasi Daerah Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk Proyek LRT dan Rumah SakitMenkes dan Kepala BGN Bahas Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis Bersama Ahli GiziGempa Magnitudo 5,3 Guncang Selatan Jawa dan Penjelasan BMKG

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap