goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Mengenal IDA, Badan Bank Dunia yang Kini Dipimpin Sri Mulyani

Iswan TandirerungDiterbitkan 6 Agu 2026 - 01.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengenal IDA, Badan Bank Dunia yang Kini Dipimpin Sri Mulyani
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, kini mengemban tugas baru di kancah internasional. Bank Dunia secara resmi telah menunjuk dirinya sebagai Ketua Bersama Independen (Independent Co-Chair) untuk memimpin proses pengisian kembali pendanaan atau replenishment ke-22 dari International Development Association (IDA). Pengumuman penunjukan strategis ini disampaikan secara resmi oleh pihak Bank Dunia melalui keterangan tertulis yang dirilis di Washington, Amerika Serikat, pada Senin (3/8). Dalam menjalankan tugas barunya tersebut, Sri Mulyani tidak akan bekerja sendiri. Ia bakal memimpin bersama proses pengisian kembali dana IDA22 ini dengan Paschal Donohoe, yang saat ini menjabat sebagai Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia.

Terpilihnya Sri Mulyani dalam posisi penting ini melalui proses seleksi yang ketat. Nama beliau disaring dari daftar kandidat yang dikurasi oleh sebuah komite pencarian khusus. Komite tersebut terdiri dari keterwakilan yang berimbang, yakni perwakilan dari negara-negara donor yang menyumbang dana serta negara-negara peminjam yang menerima manfaat. Keputusan Bank Dunia untuk mempercayakan posisi ini kepada Sri Mulyani didasari oleh rekam jejaknya yang panjang. Pihak Bank Dunia menilai bahwa mantan menteri keuangan Indonesia tersebut merupakan salah satu tokoh yang paling berpengalaman di dunia dalam bidang pembiayaan pembangunan internasional. Pengalaman mendalam inilah yang diharapkan mampu membawa perspektif berharga dalam memimpin agenda global ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Tanggung jawab yang diemban oleh Sri Mulyani dalam peran barunya ini tergolong sangat krusial bagi peta pembiayaan global. Beliau bertugas memimpin langsung upaya untuk menghimpun dukungan kebijakan serta mengamankan komitmen pendanaan yang ditujukan bagi negara-negara termiskin di dunia. Di bawah kepemimpinannya bersama Paschal Donohoe, fokus utama dari proses IDA22 adalah mempromosikan dan mendorong penguatan dukungan, baik dari sisi kebijakan maupun pendanaan, yang datang dari negara-negara donor maupun negara-negara penerima manfaat atau peminjam. Dengan mempertemukan kepentingan kedua belah pihak, diharapkan komitmen yang dihasilkan dapat lebih kokoh dan tepat sasaran dalam menjawab tantangan pembangunan global.

Baca Juga

Menghindari Sanksi Administratif Otoritas Jasa Keuangan dalam Transaksi Pasar Modal

Menghindari Sanksi Administratif Otoritas Jasa Keuangan dalam Transaksi Pasar Modal

Untuk memahami signifikansi dari penunjukan ini, penting untuk mengenal lebih dekat apa itu International Development Association (IDA). Didirikan pada tahun 1960, IDA merupakan salah satu badan di bawah naungan Grup Bank Dunia yang memiliki peran sangat spesifik. Lembaga ini diakui secara global sebagai salah satu sumber pendanaan terbesar di dunia yang didedikasikan khusus untuk memerangi kemiskinan ekstrem di berbagai negara berpendapatan rendah. Berbeda dengan lembaga keuangan komersial, IDA menyalurkan bantuannya dalam bentuk pinjaman tanpa bunga atau berbunga sangat rendah, serta melalui skema hibah. Instrumen keuangan yang lunak ini dirancang agar tidak membebani kapasitas fiskal negara-negara miskin yang sedang berjuang membenahi ekonominya.

Hingga saat ini, jangkauan operasional IDA telah mencakup 78 negara yang tersebar di berbagai kawasan. Di wilayah-wilayah operasional tersebut, IDA memegang peran yang sangat vital karena bertindak sebagai penyedia terbesar untuk layanan sosial dasar bagi masyarakat setempat. Melalui program-program pendanaannya, lembaga ini secara aktif membantu negara-negara anggotanya untuk mengurangi tingkat kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa suntikan dana segar, melainkan juga diarahkan pada pembangunan sektor-sektor fundamental seperti pendidikan, kesehatan, dan penyediaan air bersih.

Baca Juga

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen

Dalam menjalankan misinya, IDA menerapkan pendekatan pembangunan yang dinilai sangat menghargai kedaulatan negara anggotanya. Lembaga ini menempatkan negara penerima bantuan sebagai pemimpin utama yang menentukan sendiri arah pembangunan mereka. Melalui pendekatan ini, negara-negara peminjam didorong untuk merancang program yang sesuai dengan kebutuhan lokal mereka guna mencapai kemandirian pembiayaan jangka panjang. Strategi ini terbukti membuahkan hasil yang positif bagi banyak negara. Berdasarkan data historis, sebanyak 35 negara tercatat telah berhasil lulus dari status mereka sebagai peminjam dana IDA.

Keberhasilan transisi dari negara peminjam menjadi negara mandiri ditunjukkan oleh sejumlah kekuatan ekonomi dunia saat ini. Beberapa negara yang dahulu merupakan penerima bantuan dari IDA kini telah menjelma menjadi ekonomi yang besar dan dinamis di tingkat global. Contoh nyata dari keberhasilan kelulusan ini adalah China, India, Korea Selatan, dan Vietnam. Negara-negara tersebut berhasil memanfaatkan dukungan awal dari IDA untuk membangun fondasi ekonomi mereka, hingga akhirnya mampu mandiri secara finansial dan bahkan berbalik menjadi kontributor penting dalam perekonomian dunia. Pengalaman sukses negara-negara inilah yang membuktikan bahwa model pembiayaan yang diusung oleh IDA memiliki dampak jangka panjang yang nyata bagi pembangunan global.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank DuniaSri MulyaniIDAKeuangan Internasional

Berita Terbaru Lainnya

BCA UMKM Fest 2026 Tawarkan Diskon Belanja Daring dan Fasilitas KreditKebakaran Gedung dalam Tahap Pembangunan di Jalan Cikini Raya JakartaPenyelundupan 24 Ton Kedelai Diet Asal China di Pelabuhan Tanjung EmasDigitalisasi Administrasi Desa Mburukulu demi Transparansi dan Pencegahan Korupsi Dana DesaMenghindari Sanksi Administratif Otoritas Jasa Keuangan dalam Transaksi Pasar ModalAgenda dan Fokus Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR 2026Penyaluran Bansos untuk 1,49 Juta Penerima Ditunda Akibat Indikasi Transaksi Judi OnlinePenyaluran Bansos Triwulan III 2026 Berjalan untuk Jutaan Penerima Manfaat

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap