goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Dinamika Rupiah Tembus Bawah Rp18.000 dan Faktor Penopang PDB Kuartal II-2026

Agus KusumaDiterbitkan 5 Agu 2026 - 15.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dinamika Rupiah Tembus Bawah Rp18.000 dan Faktor Penopang PDB Kuartal II-2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu, 5 Agustus 2026, ditutup dengan penguatan yang cukup signifikan. Mata uang Indonesia ini menguat sebesar 0,50% dan mengakhiri sesi di posisi Rp17.925 per dolar AS. Penguatan ini menjadi momentum penting karena mata uang Garuda berhasil kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Pergerakan positif tersebut sekaligus membalikkan arah pelemahan pada sesi perdagangan sebelumnya, Selasa, 4 Agustus 2026, ketika rupiah terkoreksi sebesar 0,19% dan ditutup pada level Rp18.015 per dolar AS. Jika dibandingkan dengan posisi penutupan hari Selasa, rupiah mencatatkan apresiasi sekitar 90 poin pada penutupan perdagangan pertengahan pekan ini.

Dinamika transaksi rupiah sepanjang hari Rabu sudah menunjukkan tren positif sejak awal pembukaan pasar finansial. Rupiah mengawali perdagangan di zona hijau dengan menguat 0,32% ke posisi Rp17.957 per dolar AS. Tren kenaikan tersebut berlanjut hingga sempat menyentuh tingkat apresiasi tertinggi sebesar 0,61% pada level Rp17.905 per dolar AS. Lonjakan penguatan hingga mendekati level Rp17.900 tersebut terjadi tak lama setelah rilis data

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
pertumbuhan ekonomi
nasional oleh Badan Pusat Statistik (
BPS
). Meskipun demikian, mendekati penutupan perdagangan harian, rupiah memangkas sebagian dari kenaikan yang sempat diraihnya hingga akhirnya bertengger di posisi akhir Rp17.925 per dolar AS.

Di panggung eksternal, pergerakan indeks dolar AS memberikan gambaran mengenai kondisi mata uang acuan dunia tersebut. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah tipis sebesar 0,01% ke posisi 99,846 pada pukul 15.00 WIB. Kondisi ini terjadi di tengah lanskap ekonomi global yang masih diwarnai oleh berbagai tekanan internasional. Salah satu sumber tekanan eksternal utama adalah konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Konflik geopolitik tersebut sempat memicu lonjakan harga minyak mentah dunia dan menimbulkan gangguan pada rantai pasok global akibat terhambatnya arus pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga

Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia

Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia

Dari dalam negeri, sentimen positif yang menopang pergerakan mata uang nasional bersumber dari pengumuman resmi BPS terkait kinerja ekonomi nasional. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,29% secara tahunan (year on year) pada kuartal II-2026. Berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku, perekonomian Indonesia pada triwulan kedua tahun 2026 tercatat mencapai Rp6.552,1 triliun. Sementara itu, jika dihitung berdasarkan atas dasar harga konstan, nilai PDB Indonesia berada pada posisi Rp3.576,2 triliun.

Realisasi angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29% pada kuartal II-2026 ini sejatinya mencerminkan adanya perlambatan jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan pada kuartal sebelumnya. Pada kuartal sebelumnya, ekonomi Indonesia tercatat mampu tumbuh sebesar 5,61%. Meskipun mengalami penurunan laju pertumbuhan antar-kuartal, capaian triwulan kedua ini terbukti lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi yang beredar di pasar. Sebelum rilis data BPS diumumkan, konsensus yang dihimpun oleh CNBC Indonesia dari 15 lembaga dan institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal II-2026 hanya akan berada di tingkat 5,12% secara tahunan. Kejutan positif dari realisasi PDB yang melampaui proyeksi konsensus ini memberikan dorongan kepercayaan bagi para pelaku pasar.

Baca Juga

Kementerian Kehutanan Raih Opini WTP BPK atas Laporan Keuangan 2025

Kementerian Kehutanan Raih Opini WTP BPK atas Laporan Keuangan 2025

Kelangsungan daya tahan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global didukung oleh kombinasi sejumlah instrumen dan aktivitas ekonomi dalam negeri. Salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi pada kuartal II-2026 adalah pencairan gaji ke-13 bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kebijakan ini membantu menjaga daya beli masyarakat. Di samping itu, laju pertumbuhan ekonomi nasional pada periode tersebut juga mendapatkan dukungan dari peningkatan realisasi investasi, pertumbuhan penjualan di sektor ritel, serta kenaikan volume penjualan kendaraan bermotor di pasar domestik.

Penguatan nilai tukar rupiah ke posisi Rp17.925 per dolar AS memperlihatkan bagaimana data fundamental ekonomi domestik mampu memberikan dorongan positif bagi mata uang nasional di tengah tekanan eksternal. Namun demikian, pergerakan nilai tukar di pasar uang tetap dibayangi oleh ketidakpastian arah kebijakan dan dinamika geopolitik global yang dinamis. Penurunan indeks dolar AS yang relatif tipis serta respons pasar terhadap data PDB menunjukkan bahwa apresiasi rupiah merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor eksternal dan rilis indikator makroekonomi dalam negeri. Memahami rincian pergerakan harian dan faktor penopangnya memberikan gambaran utuh mengenai kondisi stabilitas ekonomi Indonesia pada pertengahan tahun 2026.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Dolar ASPertumbuhan EkonomiBPSNilai Tukar Rupiah

Berita Terbaru Lainnya

Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal DuniaKementerian Kehutanan Raih Opini WTP BPK atas Laporan Keuangan 2025Pemerintah Tunda Penerapan Pajak E-Commerce 2026, Siapkan Pengembalian DanaPengalihan Utang dan 60 Persen Saham Kereta Cepat Whoosh ke Kementerian KeuanganDaftar Kode Redeem Free Fire 5 Agustus 2026 dan Panduan Klaim ResmiMayoritas Penyakit Masyarakat Terkait Polusi Udara Menurut Guru Besar FKM UISisi Gelap Startup Live Belanja Whatnot, Pengguna Kehilangan Rp23 Miliar dan Gugatan HukumArah Anggaran Kabupaten Sukabumi dan Rencana Perubahan Status Perumda Tirta Jaya Mandiri

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap