goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Sports

Dinamika dan Prosedur Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Marulitua PardedeDiterbitkan 10 Agu 2026 - 11.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dinamika dan Prosedur Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Istilah naturalisasi dalam konteks sepak bola Indonesia merujuk pada proses hukum perubahan kewarganegaraan bagi pemain sepak bola asing, khususnya yang memiliki garis keturunan Indonesia (diaspora), agar dapat memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia di bawah naungan PSSI. Kebijakan ini menjadi salah satu strategi utama dalam mendongkrak performa skuad Garuda di kancah internasional. Meskipun sering kali memicu antusiasme tinggi dari para penggemar, proses ini melibatkan prosedur birokrasi yang kompleks dan kepatuhan ketat terhadap regulasi FIFA.

Dalam dinamika rumor transfer dan naturalisasi terkini, terdapat tiga nama pemain muda di Eropa yang santer dikabarkan menjadi target PSSI. Pertama adalah Tristan Gooijer, bek muda milik Ajax Amsterdam yang saat ini sedang dipinjamkan ke PEC Zwolle. Pemain yang memiliki garis keturunan Maluku ini dilaporkan telah mulai menjalin komunikasi dengan PSSI dan menyatakan kesiapannya untuk membela

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Timnas Indonesia
jika mendapatkan panggilan resmi. Namun, PSSI menegaskan bahwa belum ada langkah formal yang diambil untuk menaturalisasi dirinya. Nama kedua adalah Jenson Seelt, bek tengah kelahiran tahun 2003 dengan tinggi badan 192 cm yang saat ini bermain untuk klub Sunderland di kompetisi Championship Inggris. Hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan mengenai rencana atau pembicaraan konkret untuk menaturalisasi Seelt. Nama ketiga adalah Dean Zandbergen, seorang gelandang muda yang berkarir di Belanda. Mengenai ketiga pemain tersebut, PSSI belum merilis pernyataan resmi, meskipun rumor yang beredar di publik mengklaim bahwa federasi menargetkan proses naturalisasi mereka dapat rampung sebelum pertengahan tahun 2025.

Langkah pencarian pemain keturunan ini tidak lepas dari peran aktif pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Dalam perjalanannya ke Eropa, Herdman memantau langsung para pemain diaspora dan mengunjungi sejumlah penggawa Timnas Indonesia yang sudah aktif berkarir di Benua Biru, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, dan Justin Hubner. Dari hasil pantauan tersebut, terdapat dua pemain diaspora baru yang kini dibidik oleh PSSI untuk dinaturalisasi. Proyek pemantauan ini dirancang oleh Herdman sebagai bagian dari persiapan jangka panjang yang ditargetkan untuk menyongsong Piala Asia 2027, bukan untuk kebutuhan mendesak dalam waktu dekat.

Baca Juga

Pencapaian Tim Indonesia dalam Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026

Pencapaian Tim Indonesia dalam Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026

Menanggapi kabar mengenai pemain-pemain baru ini, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan pandangan yang lebih realistis dan menekankan pentingnya kepatuhan pada prosedur. Arya menjelaskan bahwa proses naturalisasi tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melewati berbagai tahapan administrasi kenegaraan yang panjang, termasuk menyesuaikan dengan jadwal sidang di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Terkait dua pemain baru hasil pantauan John Herdman di Eropa, Arya mengaku belum mengetahui detail mengenai klub asal maupun level kompetisi tempat kedua pemain tersebut bernaung. PSSI juga memastikan bahwa kedua calon pemain baru ini dipastikan tidak akan memperkuat Timnas Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026 yang akan datang.

Penerapan prosedur naturalisasi yang ketat dan hati-hati ini juga didorong oleh risiko sanksi berat dari otoritas sepak bola dunia. Sebagai contoh nyata di kawasan Asia Tenggara, FIFA secara resmi menolak banding terkait Skandal Naturalisasi Malaysia. Akibat pelanggaran aturan tersebut, FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda serta larangan bermain kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pihak lainnya yang terlibat. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi PSSI bahwa setiap proses alih status kewarganegaraan pemain harus benar-benar valid secara hukum negara dan memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dalam statuta FIFA guna menghindari sanksi administratif maupun diskualifikasi di kemudian hari.

Baca Juga

Hasil MotoGP Inggris 2026, Kemenangan Raul Fernandez dan Update Klasemen Pembalap

Hasil MotoGP Inggris 2026, Kemenangan Raul Fernandez dan Update Klasemen Pembalap

Secara keseluruhan, proses naturalisasi pemain Timnas Indonesia saat ini berada di antara harapan publik akan masuknya talenta-talenta baru dari Eropa dan realitas hukum yang harus dipenuhi oleh PSSI. Meskipun nama-nama seperti Tristan Gooijer, Jenson Seelt, dan Dean Zandbergen terus dikaitkan dengan skuad Garuda, batasan administratif dan ketiadaan konfirmasi resmi dari federasi menunjukkan bahwa proses ini masih memerlukan waktu. PSSI memilih untuk bersikap hati-hati, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum nasional dan regulasi internasional demi kesuksesan jangka panjang Timnas Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Timnas IndonesiaPSSIJohn Herdman

Berita Terbaru Lainnya

Harga Minyak Mentah Naik ke US$84,32 per Barel Imbas Ketidakpastian Selat HormuzIHSG dan Rupiah Menguat di Tengah Gejolak Harga Minyak dan Batu Bara GlobalProyeksi Pergerakan Harga Emas Sepekan ke Depan dan Sentimen PengaruhnyaPresiden Prabowo Instruksikan Pemangkasan Anak-Cucu Perusahaan Pertamina dan PLNPertamina Patra Niaga Salurkan 92.901 Liter Avtur untuk Penerbangan Emirates A380 di Soekarno-HattaHasil dan Jadwal Semifinal Championship Series Liga 1 2023/2024Kemenperin Resmikan Apple Developer Academy @BINUS Bali sebagai Bagian Komitmen InvestasiLangkah Bank Indonesia Menyesuaikan BI-Rate Demi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026