goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global

Iswan TandirerungDiterbitkan 31 Jul 2026 - 14.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi membuat era suku bunga tinggi diperkirakan akan berlangsung lebih lama atau dikenal dengan istilah higher for longer. Meskipun bank sentral Amerika Serikat (The Fed) telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya, sikap mereka yang tetap hawkish memicu tantangan besar bagi dunia. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Situasi ini berpotensi memengaruhi arus modal asing, stabilitas nilai tukar rupiah, hingga ketahanan pasar keuangan domestik. Menghadapi situasi menantang tersebut, Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
, memaparkan sejumlah langkah strategis yang diambil oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Langkah strategis ini disampaikan di tengah masa transisi kepemimpinan di tubuh Bank Indonesia. Destry Damayanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior, kini menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara setelah mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Ia akan memimpin bank sentral dan menjalankan tugas tersebut hingga proses penunjukan gubernur definitif selesai dilakukan. Dalam sambutannya secara daring pada acara Media Editors Gathering yang diselenggarakan di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Destry menguraikan bagaimana Bank Indonesia merumuskan kebijakan agar perekonomian tetap tangguh.

Langkah utama yang dilakukan untuk merespons kondisi global adalah melalui kebijakan suku bunga acuan. Bank Indonesia telah memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen. Kebijakan mempertahankan suku bunga ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga agar nilai tukar rupiah tetap stabil di tengah tingginya ketidakpastian global. Selain itu, langkah ini ditujukan untuk memastikan laju inflasi tetap terkendali. Menurut penuturan Destry, tantangan utama saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah sembari mengantisipasi tekanan inflasi domestik, terutama inflasi pangan yang masih berada di atas level 5 persen. Sementara itu, inflasi inti dinilai masih berada pada level yang aman dan terkendali.

Baca Juga

Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus Rp195 Triliun Usai Penahanan BI Rate Juli 2026

Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus Rp195 Triliun Usai Penahanan BI Rate Juli 2026

Langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan berbagai instrumen moneter guna menarik aliran modal asing masuk ke dalam negeri. Bank Indonesia melakukan penyesuaian imbal hasil pada instrumen moneter, salah satunya adalah Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Upaya penyesuaian ini terbukti telah mendorong masuknya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. Hingga awal pekan ini, tercatat aliran modal asing yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) serta SRBI telah mencapai sekitar 10 miliar dolar AS. Arus modal yang masuk ini dinilai sangat penting karena dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus mendukung stabilitas pasar keuangan domestik secara keseluruhan.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga berfokus pada penyaluran likuiditas ke sektor riil dengan tetap menjalankan kebijakan makroprudensial yang akomodatif. Hal ini bertujuan untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Bank Indonesia terus memberikan insentif likuiditas kepada industri perbankan. Insentif ini secara khusus terus diberikan kepada perbankan yang secara aktif menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas. Salah satu sektor prioritas yang menjadi fokus utama dalam penyaluran kredit ini adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang memegang peranan krusial dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat.

Baca Juga

Strategi Pelaku Usaha Menyikapi Hambatan Ekspor Nikel dan Timah Akibat Pemeriksaan Logam Tanah Jarang

Strategi Pelaku Usaha Menyikapi Hambatan Ekspor Nikel dan Timah Akibat Pemeriksaan Logam Tanah Jarang

Sebagai langkah tambahan, Bank Indonesia juga tengah menyiapkan kebijakan makroprudensial baru yang dirancang untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan. Melalui kebijakan baru ini, bank diharapkan dapat lebih banyak menyalurkan kredit secara langsung ke sektor riil. Hal ini didorong agar perbankan tidak hanya menempatkan dana mereka pada surat berharga. Dengan memprioritaskan penyaluran pembiayaan ke sektor riil, Bank Indonesia berharap roda perekonomian domestik tetap dapat bergerak positif dan tangguh di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi serta proses transisi kepemimpinan yang sedang berjalan. Seluruh instrumen yang dimiliki oleh Bank Indonesia akan dioptimalkan demi menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaUMKMDestry DamayantiBI RateEkonomi GlobalSuku Bunga

Berita Terbaru Lainnya

Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus Rp195 Triliun Usai Penahanan BI Rate Juli 2026Strategi Pelaku Usaha Menyikapi Hambatan Ekspor Nikel dan Timah Akibat Pemeriksaan Logam Tanah JarangMengenal Program Sekolah Nasional Terintegrasi Era Presiden PrabowoStrategi Investor Kripto di Tengah Fluktuasi Pasar dan Tren Aset GlobalCara Menonton Siaran Langsung dan Jadwal Bola Malam Ini 31 Juli hingga 1 Agustus 2026Cara Menerapkan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Kongres XI WUJAProfil dan Peran Nurman Herin, Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie AdriansyahPutusan Mahkamah Konstitusi Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap