goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Bisnis Senjata Amerika Serikat Melonjak, Lockheed Martin Amankan Kontrak Rudal Patriot Triliunan Rupiah

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 02.44 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bisnis Senjata Amerika Serikat Melonjak, Lockheed Martin Amankan Kontrak Rudal Patriot Triliunan Rupiah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Industri pertahanan Amerika Serikat kembali mencatatkan transaksi bernilai fantastis di tengah tingginya kebutuhan persenjataan global. Pentagon secara resmi mengumumkan pada hari Rabu, 29 Juli 2026, bahwa Angkatan Darat Amerika Serikat telah memberikan kontrak jumbo kepada produsen senjata terkemuka, Lockheed Martin. Kontrak pengadaan ini bernilai hingga US$58,6 miliar, atau setara dengan sekitar Rp1.054,8 triliun dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS. Kesepakatan raksasa ini ditujukan khusus untuk memproduksi rudal pencegat Patriot yang menjadi andalan pertahanan udara militer.

Kesepakatan baru ini merupakan langkah perubahan besar dari kontrak yang sudah ada sebelumnya. Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk memodifikasi kontrak awal yang pada mulanya hanya berdurasi satu tahun dengan nilai US$4,7 miliar atau sekitar Rp84,6 triliun. Kini, kerja sama pengadaan tersebut diubah menjadi perjanjian jangka panjang selama tujuh tahun yang akan mencakup pengadaan rudal Patriot mulai dari tahun fiskal 2026 hingga tahun fiskal 2032. Langkah strategis ini diambil di tengah situasi mendesak, di mana stok persenjataan Amerika Serikat terus mengalami tekanan hebat. Hal ini terjadi akibat besarnya pasokan senjata yang dikirimkan kepada negara-negara sekutu, serta tingginya penggunaan amunisi dalam berbagai operasi militer Washington sendiri.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Di sisi kebijakan domestik, dinamika kontrak pertahanan ini juga sangat dipengaruhi oleh pengawasan ketat dari pemerintah. Pada bulan Januari lalu, Donald Trump telah menandatangani sebuah perintah eksekutif khusus. Perintah tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang dinilai berkinerja buruk dalam memenuhi kontrak pemerintah, namun di saat yang sama masih tetap membagikan keuntungan finansial kepada para pemegang sahamnya. Kendati demikian, untuk merealisasikan perluasan investasi pada fasilitas produksi dan memperkuat rantai pasok, perusahaan pertahanan seperti Lockheed Martin tetap harus menunggu langkah legislatif. Kongres Amerika Serikat harus mengesahkan pendanaan terlebih dahulu sebelum perusahaan dapat bergerak lebih jauh.

Baca Juga

Bapanas Cabut Izin Edar Beras Fortifikasi dan Berklaim Gizi yang Tak Penuhi Syarat

Bapanas Cabut Izin Edar Beras Fortifikasi dan Berklaim Gizi yang Tak Penuhi Syarat

Dengan adanya komitmen pendanaan baru ini, Lockheed Martin menyatakan optimisme mereka untuk mempercepat pencapaian target produksi perusahaan. Lockheed Martin menargetkan dapat melipatgandakan kapasitas produksi rudal Patriot PAC-3 MSE pada akhir tahun 2030 mendatang. Sebelumnya, perusahaan pertahanan ini juga telah menetapkan sasaran jangka panjang untuk mendongkrak kapasitas produksi rudal Patriot PAC-3 hingga mencapai angka 2.000 unit per tahun. Untuk mendukung target produksi yang sangat ambisius tersebut, Lockheed Martin berencana memperluas penyerapan tenaga kerja di fasilitas produksinya yang terletak di Camden, Arkansas. Jumlah pekerja di fasilitas tersebut akan ditingkatkan sekitar 50 persen, bertambah dari yang awalnya 1.200 orang menjadi sekitar 1.850 orang.

Tidak hanya sekadar meningkatkan jumlah tenaga kerja, Lockheed Martin juga telah menyiapkan modal investasi yang sangat besar untuk mendukung modernisasi infrastruktur pertahanan mereka. Perusahaan mengalokasikan dana investasi dengan kisaran sebesar US$8 miliar hingga US$9 miliar, atau setara dengan sekitar Rp144 triliun hingga Rp162 triliun, yang akan dikucurkan secara berkelanjutan hingga tahun 2030. Dana dalam jumlah masif tersebut akan digunakan untuk memodernisasi lebih dari 20 fasilitas produksi yang tersebar di berbagai wilayah Amerika Serikat. Beberapa rencana modernisasi perluasan yang masuk dalam agenda utama perusahaan adalah pembangunan pusat produksi amunisi baru yang berlokasi di negara bagian Alabama dan Arkansas.

Baca Juga

Strategi Mendagri Mengoptimalkan Layanan Publik dan Kapasitas Kepala Daerah

Strategi Mendagri Mengoptimalkan Layanan Publik dan Kapasitas Kepala Daerah

Kebutuhan akan pasokan rudal baru ini dinilai sangat mendesak demi menjaga kesiapan militer dalam menghadapi berbagai ancaman. Lembaga kajian Centre for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan bahwa militer Amerika Serikat saat ini hanya memiliki kurang dari 1.000 rudal Patriot dan kurang dari 250 rudal THAAD yang berada dalam kondisi siap untuk digunakan. Tekanan anggaran pertahanan akibat situasi global ini tidak hanya dirasakan oleh Washington. Di belahan benua Eropa, Inggris bahkan mulai mewacanakan untuk menerbitkan kembali obligasi perang atau war bond. Langkah ini dipertimbangkan guna membantu membiayai peningkatan anggaran pertahanan mereka. Instrumen keuangan ini sebelumnya pernah digunakan oleh pemerintah London pada masa Perang Dunia I untuk menghimpun dana dari masyarakat luas.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatLockheed MartinRudal PatriotPentagonMiliter

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Proyek Strategis di Kalimantan Utara untuk Mendukung IKNStrategi Pemerintah Aceh Membangun Hilirisasi Migas di KEK Arun LhokseumawePerluasan Fasilitas Kran Air Siap Minum di Tujuh Sekolah Kota BanjarmasinIndustri Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansif di Tengah Ketidakpastian GlobalBapanas Cabut Izin Edar Beras Fortifikasi dan Berklaim Gizi yang Tak Penuhi SyaratStrategi Mendagri Mengoptimalkan Layanan Publik dan Kapasitas Kepala DaerahLangkah Pertamina Perkuat Aspek ESG demi Transformasi Bisnis BerkelanjutanPenahanan Empat Tersangka Kasus Korupsi Asuransi Jasindo oleh KPK

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap