goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Nasional

Bea-Cukai dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Kepulauan Riau

Yohanes IpoiDiterbitkan 11 Agu 2026 - 02.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bea-Cukai dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Kepulauan Riau
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Operasi pengawasan laut di wilayah perbatasan Indonesia kembali mencatatkan pencapaian penting. Melalui koordinasi yang terstruktur, Bea-Cukai dan Tim Gabungan Amankan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Kepulauan Riau. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari efektivitas intelijen maritim dalam mendeteksi dan menggagalkan penyelundupan narkotika lintas batas negara. Penindakan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pemantauan panjang yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Bagi pihak-pihak yang ingin memahami bagaimana otoritas keamanan laut bekerja dalam mengamankan wilayah perbatasan dari penyelundupan narkotika, berikut adalah rincian tahapan operasi penyelidikan hingga penangkapan kapal pembawa ketamin tersebut.

TAHAP 1: PENERIMAAN INFORMASI LINTAS NEGARA PADA MEI 2026

Langkah awal dari operasi besar ini dimulai sejak Mei 2026. Petugas Bea-Cukai memperoleh informasi penting dari jaringan lintas negara mengenai dugaan aktivitas pengangkutan narkotika yang menggunakan jalur laut. Informasi awal ini menjadi dasar bagi Direktorat Jenderal Bea-Cukai untuk menetapkan target operasi dan memulai pengawasan intensif. Kerja sama internasional sangat krusial pada tahap ini karena pergerakan kapal penyelundup kerap melewati batas yurisdiksi beberapa negara sebelum akhirnya mendekati wilayah Indonesia.

Baca Juga

Kebakaran Lahan Dekat Stasiun Kampung Bandan Diduga Akibat Puntung Rokok, Perjalanan KRL Terganggu

Kebakaran Lahan Dekat Stasiun Kampung Bandan Diduga Akibat Puntung Rokok, Perjalanan KRL Terganggu

TAHAP 2: PEMANTAUAN PERGERAKAN KAPAL PADA JULI HINGGA AGUSTUS 2026

Setelah target diidentifikasi, tim gabungan melakukan pengawasan secara berkala. Pada Juli 2026, kapal yang dicurigai tersebut terpantau kembali melakukan perjalanan menuju kawasan perairan regional. Analisis intelijen terus dilakukan secara berkelanjutan selama kurang-lebih tiga bulan. Memasuki awal Agustus 2026, informasi tambahan mengenai dugaan aktivitas penyelundupan menggunakan kapal yang sama makin memperkuat hasil analisis intelijen, sehingga mematangkan rencana penindakan di lapangan.

TAHAP 3: EKSEKUSI PENINDAKAN DI PERAIRAN UTARA BERAKIT BINTAN

Puncak dari operasi pengintaian ini terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kapal target berhasil dicegat dan diamankan oleh petugas gabungan di Perairan Utara Berakit, Bintan, Kepulauan Riau. Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan delapan orang awak kapal berkewarganegaraan asing. Para awak kapal ini langsung ditahan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap jaringan penyelundupan internasional yang terlibat.

Baca Juga

Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Senilai Rp 4,1 Triliun Ditargetkan Resmi Agustus

Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Senilai Rp 4,1 Triliun Ditargetkan Resmi Agustus

TAHAP 4: PENGGELEDAHAN KOMPARTEMEN KAPAL DAN PENEMUAN BARANG BUKTI

Setelah kapal berhasil dikuasai, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh di setiap sudut kapal. Petugas akhirnya menemukan barang mencurigakan yang disembunyikan di dalam sebuah kompartemen di sekitar area anjungan kapal. Barang-barang tersebut dikemas dalam bentuk bungkusan plastik dan karung yang berisi 65 pak teh Cina. Setiap pak teh Cina tersebut terdiri atas 20 kemasan individu. Setelah dilakukan pengujian secara mendalam, seluruh barang bukti tersebut dinyatakan positif mengandung ketamin. Total barang bukti yang diamankan mencapai 1.300 bungkus dengan berat total 1.300 kilogram atau sekitar 1,3 ton.

Erwin Situmorang, selaku Plt. Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea-Cukai, menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan buah dari observasi serta analisis intelijen yang dilakukan selama tiga bulan terakhir. Sinergi lintas instansi yang kuat menjadi kunci utama sehingga eksekusi penindakan di lapangan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Saat ini, proses hukum terhadap delapan awak kapal asing tersebut masih terus berjalan untuk memastikan asal-usul serta tujuan akhir dari penyelundupan ketamin ini.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bea CukaiPenyelundupan Narkotika

Berita Terbaru Lainnya

Kebijakan Bulog dan Kenaikan Harga Gabah Pacu Semangat Petani Penajam Paser UtaraKebakaran Lahan Dekat Stasiun Kampung Bandan Diduga Akibat Puntung Rokok, Perjalanan KRL TergangguProses Seleksi Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BIProyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Senilai Rp 4,1 Triliun Ditargetkan Resmi AgustusSNLIK 2026, 87,53 Persen Pemilik Asuransi Non-BPJS Belum Tahu Polisnya DijaminPenanganan Pascabencana Aceh, Kementerian PU Bersihkan 33 Ribu Ton MaterialReaksi Bahlil Lahadalia Usai Mendapat Skor Kinerja Memuaskan dari Presiden PrabowoJerman Hadapi Ancaman Perang Hibrida, Pemerintah Bersiap Tingkatkan Kapasitas Anti-Drone

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

Nasional

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

8 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan DibatalkanNasional 路 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap