Kasus penipuan yang memanfaatkan mesin pencari kini tengah menyasar para pengguna aplikasi Orderkuota. Manajemen Orderkuota secara resmi mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran nomor kontak layanan pelanggan atau Customer Service (CS) palsu. Informasi menyesatkan ini jamak ditemukan melalui hasil pencarian di mesin pencari seperti Google, bahkan sempat muncul pula pada fitur ringkasan pintar Google AI Overview. Penayangan nomor kontak palsu di platform pencarian tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat dengan mudah mengecoh pengguna yang sedang mencari solusi cepat atas kendala yang mereka hadapi.
Tim Hukum dari Orderkuota, Aprillya, menjelaskan bahwa pencatutan nama perusahaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ini telah menimbulkan keresahan yang cukup serius bagi pihak manajemen maupun pelanggan. Modus operandi pelaku adalah dengan memajang nomor kontak WhatsApp palsu di internet agar calon korban menghubungi mereka saat mengalami kendala transaksi. Berdasarkan laporan yang masuk ke pihak manajemen, sejumlah pengguna tercatat telah menjadi korban penipuan, sementara sebagian lainnya hampir terjerat kerugian materi akibat menghubungi nomor-nomor bodong yang mereka temukan secara bebas di mesin pencari tersebut.








