goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

UGM Investigasi Kasus Dokter PPDS yang Diduga Cibir Pasien BPJS di Media Sosial

Iswan TandirerungDiterbitkan 5 Agu 2026 - 20.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
UGM Investigasi Kasus Dokter PPDS yang Diduga Cibir Pasien BPJS di Media Sosial
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana kelanjutan penanganan kasus dugaan komentar tidak berempati yang dilayangkan oleh seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Gadjah Mada terhadap pasien BPJS Kesehatan? Kasus yang bermula dari media sosial ini tengah memicu perhatian publik setelah pihak kampus menyatakan sikap resmi mereka. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM kini sedang melakukan penelusuran mendalam guna mengusut tuntas perkara tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
Pihak dekanat FK-KMK UGM telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi. Untuk memahami duduk perkara, langkah penanganan, hingga potensi sanksi yang membayangi dokter yang bersangkutan, berikut adalah rangkuman informasi lengkap mengenai kasus tersebut berdasarkan data resmi yang tersedia.

Bagaimana awal mula kasus dugaan cibiran terhadap pasien BPJS ini terjadi?

Peristiwa ini pertama kali mencuat dari sebuah unggahan curahan hati yang dibagikan oleh seorang pasien melalui akun Threads dengan nama pengguna @yurizaltrich pada tanggal 22 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut, sang pasien menceritakan pengalamannya yang harus menunggu selama delapan jam tanpa kunjung mendapatkan ruangan perawatan. Pasien sengaja tidak menyebutkan nama rumah sakit tempat dirinya berobat karena mendaftar menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

Bukannya mendapatkan simpati, unggahan keluhan pelayanan kesehatan tersebut justru dihujani berbagai respons negatif. Sejumlah pengguna media sosial memberikan komentar yang sinis, menghakimi, dan bernada merendahkan. Beberapa komentar tidak simpatik tersebut diketahui berasal dari akun milik tenaga kesehatan dan dokter. Salah satu komentar yang dinilai nirempati dikirimkan oleh akun @erudarahaadini, yang belakangan diketahui milik seorang dokter PPDS bernama Elda Putri Rahardini. Elda sendiri kemudian telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa komentar yang ia tulis di media sosial tersebut memang tidak pantas.

Siapa sebenarnya dokter PPDS yang terlibat dalam kasus ini?

Baca Juga

Polres Metro Bekasi Dalami Asal-Usul 65 Gram Sabu Sitaan dari Tersangka SH

Polres Metro Bekasi Dalami Asal-Usul 65 Gram Sabu Sitaan dari Tersangka SH

Dokter PPDS yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah Elda Putri Rahardini. Ia tercatat sebagai dokter yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis di FK-KMK UGM. Dalam pelaksanaan tugas praktiknya sehari-hari, Elda ditempatkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito. Keterlibatan Elda dalam interaksi negatif di media sosial tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat karena dinilai tidak mencerminkan etika profesi kedokteran yang seharusnya mengedepankan empati kepada pasien.

Apa langkah konkret yang diambil oleh FK-KMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito?

Setelah identitas dokter PPDS tersebut terungkap ke publik, pihak kampus dan rumah sakit segera mengambil tindakan. FK-KMK UGM bersama dengan manajemen RSUP Dr. Sardjito telah bergerak bersama untuk meminta klarifikasi langsung dari Elda Putri Rahardini mengenai komentar yang diunggahnya.

Dekan FK-KMK UGM, Yodi Mahendradhata, dalam keterangan resminya pada Rabu petang tanggal 5 Agustus 2026, menegaskan bahwa institusinya sedang melakukan penelaahan serta investigasi secara menyeluruh. Proses penyelidikan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan fakta-fakta di lapangan serta meminta keterangan dari seluruh pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut. Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan kejelasan kronologi dan mengukur sejauh mana pelanggaran etika telah terjadi.

Bagaimana pernyataan sikap resmi dari pimpinan FK-KMK UGM?

Baca Juga

Penyaluran Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir dan Longsor di Padang

Penyaluran Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir dan Longsor di Padang

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Dekan Yodi Mahendradhata pada Rabu (5/8) petang, FK-KMK UGM secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas. Pihak fakultas menyadari bahwa kegaduhan di media sosial ini telah menimbulkan keresahan, rasa tidak nyaman, serta berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan kedokteran maupun profesi dokter secara umum. Oleh karena itu, investigasi internal dilakukan secara serius sebagai bentuk tanggung jawab moral dan akademik institusi.

Sanksi apa yang akan dijatuhkan jika dokter PPDS tersebut terbukti bersalah?

FK-KMK UGM berkomitmen untuk menegakkan aturan yang berlaku di lingkungan akademik dan profesi. Jika hasil investigasi menyeluruh membuktikan adanya pelanggaran, pihak fakultas berencana untuk menjatuhkan sanksi yang tegas. Sanksi tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, baik yang menyangkut pelanggaran kode etik profesi, disiplin profesi kedokteran, maupun peraturan akademik yang mengikat statusnya sebagai mahasiswa PPDS di UGM.

Bagaimana kondisi terakhir dari pasien yang mengunggah keluhan tersebut?

Perkembangan menyedihkan dilaporkan terjadi beberapa hari setelah unggahan keluhan pelayanan tersebut viral di media sosial. Pasien pemilik akun Threads @yurizaltrich dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2026. Meskipun demikian, informasi resmi yang tersedia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian pasien maupun keterkaitannya dengan keterlambatan penanganan medis yang sempat dikeluhkannya saat menunggu ruang perawatan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPJS KesehatanUGMPPDSRSUP Dr SardjitoElda Putri Rahardini

Berita Terbaru Lainnya

Polres Metro Bekasi Dalami Asal-Usul 65 Gram Sabu Sitaan dari Tersangka SHPenyaluran Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir dan Longsor di PadangEkonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen Melampaui Capaian NasionalAntisipasi Dampak Kebakaran Hutan Gunung Bromo yang Meluas Hingga ProbolinggoPemerintah Suntik Dana Rp 70 Triliun ke Perbankan untuk Tekan Biaya PinjamanPolisi Tangkap Pria Pembuat dan Penjual Konten Pornografi Sesama Jenis di MedanKualitas Lapangan Kerja Formal Lebih Mendesak Dibandingkan Penurunan Angka PengangguranEkonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap