goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Otomotif

Tren Truk Kabin Lebar Makin Diminati Pengusaha, KTB Fuso Ungkap Alasannya

Agus KusumaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tren Truk Kabin Lebar Makin Diminati Pengusaha, KTB Fuso Ungkap Alasannya
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Industri otomotif dan transportasi di tanah air saat ini tengah menyaksikan adanya perubahan preferensi dari para pelaku usaha terkait pemilihan armada operasional mereka. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mencatat adanya peningkatan minat konsumen terhadap truk Fuso berkapasitas lebih besar. Peningkatan minat ini secara khusus terlihat pada permintaan untuk varian kabin lebar atau wide cabin, maupun pada model-model truk dengan dimensi fisik yang lebih panjang. Kecenderungan pemilihan kendaraan dengan dimensi yang lebih besar ini didorong oleh keinginan pengusaha untuk memaksimalkan daya angkut dalam setiap perjalanan operasional yang mereka lakukan.

Pergeseran tren menuju kendaraan berkapasitas besar ini sangat erat kaitannya dengan kondisi ekonomi dan biaya operasional yang harus ditanggung oleh perusahaan. Pelaku usaha kini semakin memperhitungkan efisiensi operasional di tengah kenaikan berbagai biaya usaha yang tidak bisa dihindari. Dua komponen utama yang menjadi perhatian serius adalah melonjaknya harga bahan bakar serta meningkatnya harga suku cadang kendaraan di pasaran. Dengan menggunakan kendaraan berdimensi lebih besar, armada dinilai mampu mengangkut muatan atau penumpang lebih banyak, sehingga pada akhirnya dianggap jauh lebih menguntungkan secara perhitungan bisnis.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Sales and Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, membenarkan adanya fenomena tersebut. Hal ini ia sampaikan ketika ditemui di sela-sela pameran otomotif GIIAS 2026 yang berlangsung di arena ICE BSD, Tangerang, pada Jumat (31/7). Menurut penuturannya, tren peningkatan dimensi ini berlaku secara menyeluruh, baik pada segmen light duty truck (LDT) maupun pada segmen medium duty truck (MDT). Aji Jaya menjelaskan bahwa permintaan terhadap truk wide cabin keluaran Fuso terus mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan permintaan terhadap model standar. Konsumen sekarang lebih memilih kendaraan dengan kapasitas yang lebih besar karena dinilai lebih efektif dan efisien untuk mendukung kegiatan operasional mereka sehari-hari.

Baca Juga

Strategi Mengelola Aksi Crowd Surfing dengan Properti Raksasa di Konser Musik

Strategi Mengelola Aksi Crowd Surfing dengan Properti Raksasa di Konser Musik

Menariknya, tren ketertarikan pada model dengan kapasitas yang lebih besar ini tidak hanya mendominasi segmen kendaraan angkutan barang saja. Pergeseran preferensi tersebut juga mulai terlihat secara nyata pada segmen sasis bus. Di pasar kendaraan penumpang ini, porsi penjualan sasis bus dengan jarak sumbu roda atau wheelbase yang lebih panjang terus mengalami kenaikan secara konsisten. Hal ini menunjukkan bahwa operator bus juga memiliki pemikiran yang sama dengan pengusaha truk, yaitu mencari cara untuk menambah kapasitas jumlah penumpang agar pendapatan dari setiap unit armada yang dioperasikan bisa lebih maksimal guna menutupi tingginya biaya operasional armada.

Selain faktor efisiensi bahan bakar dan suku cadang, terdapat faktor regulasi yang turut memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih kendaraan niaga. Pemerintah telah menetapkan target untuk memulai implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada tahun 2027 mendatang. Dengan adanya rencana penerapan aturan tersebut, para pelaku usaha tampaknya mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini. Mereka beradaptasi dengan cara membeli armada baru yang dari pabrikannya sudah dirancang dengan kapasitas angkut maksimal dan dimensi yang lebih besar secara legal, sehingga terhindar dari pelanggaran aturan muatan di masa depan.

Baca Juga

Peran Karang Taruna dalam Program Pengentasan Kemiskinan Kementerian Sosial

Peran Karang Taruna dalam Program Pengentasan Kemiskinan Kementerian Sosial

Penerapan armada yang andal di lapangan dapat dilihat dari profil para pelaku usaha di berbagai daerah yang terus berupaya menjaga produktivitas bisnisnya. Salah satu contohnya adalah Romi, seorang pengusaha ikan yang berlokasi di Maninjau, Sumatera Barat. Dalam menjalankan aktivitas distribusi usahanya, Romi menggunakan truk Fuso Canter sebagai armada andalan. Pengalaman pelaku usaha di daerah seperti Romi membuktikan bahwa pemilihan kendaraan niaga yang tepat sangat krusial dalam mendukung kelancaran logistik, terutama di tengah berbagai tantangan kenaikan biaya operasional dan persiapan menyambut regulasi baru dari pemerintah di tahun-tahun mendatang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

GIIAS 2026FusoKTBTruk Kabin LebarKendaraan NiagaZero ODOL

Berita Terbaru Lainnya

Misteri Pola Sarang Lebah di Mars, Penemuan Terbaru Rover Curiosity NASACara Memantau dan Memilih Emas Batangan di Pegadaian Saat Harga Antam, UBS, dan Galeri24 TurunKinerja Keuangan Telkom Indonesia Semester I 2026 dan Arah Transformasi PerusahaanOmega X Resmi Umumkan Tur Asia BEYOND, Jakarta Menjadi Salah Satu Kota TujuanPanduan Tyrone Mings untuk Anak Indonesia yang Bercita-cita Menjadi Pesepak Bola ProfesionalPengembangan Semikonduktor Nasional Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih PERURIDugaan Awal Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratCara Menghindari Denda dan Sanksi Penebangan Pohon di Kota Bandung

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap