Aksi panggung yang interaktif sering kali menjadi daya tarik utama dalam penyelenggaraan sebuah festival musik. Salah satu bentuk interaksi yang kerap dilakukan oleh penampil adalah crowd surfing, di mana penyanyi meluncur di atas kerumunan penonton. Meskipun menarik, aksi ini membutuhkan pengelolaan yang tepat, terutama jika melibatkan penggunaan properti berukuran besar. Sebuah contoh nyata dari pelaksanaan aksi ini dapat dilihat pada penampilan Katy Perry dalam edisi keenam Sunny Hill Festival. Pada acara yang diselenggarakan di Pristina, Kosovo, pada hari Jumat, 31 Juli 2026 tersebut, Katy Perry menunjukkan bagaimana sebuah aksi crowd surfing menggunakan properti raksasa dapat dilakukan dan dikendalikan. Saat membawakan lagu berjudul I Kissed a Girl, ia melakukan aksi meluncur di atas penonton dengan berada di dalam sebuah botol plastik raksasa.
Langkah pertama yang dapat dipelajari dari peristiwa di Sunny Hill Festival ini adalah pemilihan jenis properti yang digunakan untuk aksi panggung. Dalam penampilannya, Katy Perry tidak menggunakan botol plastik berbahan keras, melainkan memanfaatkan botol tiup sebagai properti utama. Penggunaan botol tiup atau botol plastik raksasa yang dapat dipompa ini menjadi elemen penting dalam atraksi crowd surfing. Properti semacam ini memungkinkan penampil untuk tetap berada di atas kerumunan penonton sambil membawakan lagu. Pemilihan material yang berupa botol tiup juga menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan atraksi di atas lautan manusia, sebagaimana yang terlihat pada penampilan Katy Perry saat menyanyikan lagu I Kissed a Girl di festival tersebut.








