goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Regional

Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan di Malinau Melalui Program Pertanian Sehat

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 17.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan di Malinau Melalui Program Pertanian Sehat
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Upaya menjaga ketahanan pangan nasional kini terus didorong hingga ke wilayah-wilayah perbatasan Indonesia. Di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, langkah konkret tersebut diwujudkan melalui inisiasi program Pertanian Sehat yang lebih dikenal dengan nama PESAT. Program strategis ini digagas secara langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, dengan tujuan utama untuk memperkuat ketahanan pangan setempat serta mengoptimalkan berbagai potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Selain berfokus pada kemandirian pangan, inisiatif ini juga dirancang sebagai bentuk implementasi nyata dari program Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo, khususnya dalam hal pencapaian swasembada pangan, penciptaan lapangan kerja baru, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Sebagai wilayah yang letaknya berada tepat di garis perbatasan negara, Kabupaten Malinau sejatinya memiliki potensi sumber daya yang sangat luar biasa. Namun, daerah ini juga menghadapi tantangan geografis yang cukup besar. Sarana dan prasarana penunjang bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman serta perbatasan saat ini masih tergolong terbatas dan relatif sulit dijangkau dengan cepat. Berangkat dari realitas kehidupan tersebut, program PESAT hadir untuk memberikan solusi praktis. Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menyediakan ruang yang luas untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur yang selama ini tidak produktif. Lahan milik pemerintah maupun lahan milik warga setempat yang sebelumnya terbengkalai kini mulai diolah kembali agar dapat memberikan nilai manfaat ekonomi dan menyediakan sumber pangan lokal yang sehat.

Dalam pelaksanaan operasional di lapangan, jalannya program ketahanan pangan ini didukung penuh oleh pembentukan satuan tugas khusus yang disebut Satgas PESAT. Satuan tugas ini direkrut melalui proses seleksi yang menyasar anak-anak muda serta masyarakat Kabupaten Malinau yang memiliki ketertarikan besar untuk bergabung dalam memajukan sektor pertanian daerah. Saat ini, tercatat ada sekitar 380 anggota Satgas PESAT yang telah terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pertanian. Anggota satgas tersebut bekerja secara masif pada lahan-lahan yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Malinau. Kehadiran mereka tidak sekadar sebagai pekerja lahan, tetapi sebagian dari mereka juga telah berkembang menjadi penggerak dan inspirator bagi warga lainnya dalam mentransformasikan serta mengimplementasikan ilmu pertanian.

Baca Juga

Insiden Penembakan Kapal Nelayan KMN Sardi Utama 02 di Perairan Papua Nugini

Insiden Penembakan Kapal Nelayan KMN Sardi Utama 02 di Perairan Papua Nugini

Aktivitas pertanian yang digerakkan oleh Satgas PESAT terbukti tidak hanya berfokus pada satu sektor atau komoditas tunggal. Para anggota satgas melakukan budi daya berbagai komoditas pangan pokok secara beragam, mulai dari menanam padi, jagung, hingga merawat berbagai jenis tanaman hortikultura. Langkah diversifikasi ini diambil agar daerah tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas saja, melainkan mampu menghasilkan berbagai bahan pangan alternatif. Secara bertahap, kerja keras ini mulai membuahkan hasil nyata bagi ketahanan pangan daerah. Berdasarkan data pelaksanaan program, kegiatan pertanian yang dikawal oleh Satgas PESAT telah berhasil mendorong pencapaian produksi gabah hingga menyentuh angka 36.828 kilogram. Tidak hanya padi, produksi komoditas jagung juga berhasil mencatatkan angka yang tergolong baik, yakni sebesar 8.610 kilogram.

Selain berfokus pada pemanfaatan lahan tidur dan budi daya tanaman, program PESAT juga menitikberatkan pada aspek modernisasi infrastruktur pertanian. Untuk mendukung kelancaran program, Bupati Wempi mengambil langkah strategis dengan membuka akses pertanian yang lebih memadai. Pembukaan akses ini bertujuan untuk memperlancar jalur distribusi bahan pangan, mempermudah mobilisasi hasil-hasil panen dari ladang menuju pasar, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Malinau. Melalui infrastruktur yang lebih baik, diharapkan kendala logistik yang selama ini dihadapi masyarakat pedalaman dapat diminimalkan. Pemerintah daerah juga terus berupaya mengoptimalkan perekrutan anggota baru untuk memperluas jangkauan Satgas PESAT, mengingat masih ada beberapa kecamatan yang lokasinya cukup jauh. Kemampuan memproduksi bahan pangan secara mandiri diyakini akan memberikan nilai ekonomi yang sangat baik bagi warga setempat.

Baca Juga

Masa Reses, Anggota Komisi IV DPR Rajiv Serap Aspirasi Warga Terkait Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

Masa Reses, Anggota Komisi IV DPR Rajiv Serap Aspirasi Warga Terkait Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

Melalui integrasi yang kuat antara pemanfaatan lahan tidur, pelibatan aktif generasi muda dalam satuan tugas, serta pembenahan infrastruktur secara berkelanjutan, program PESAT diharapkan mampu membawa Kabupaten Malinau menuju kemandirian pangan. Lebih dari itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat mendidik generasi muda untuk terus menciptakan inovasi pertanian sehingga mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri. Pemerintah daerah sangat menjaga agar masalah ketahanan pangan tidak sampai memicu terjadinya inflasi di wilayah perbatasan. Penjelasan mengenai seluruh perkembangan, optimisme, dan capaian program ketahanan pangan ini disampaikan secara langsung oleh Bupati Wempi W. Mawa saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Selasa, 28 Juli 2026.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertanianKetahanan PanganKabupaten MalinauKalimantan UtaraPESATWempi W. Mawa

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Penyerangan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Penangkapan PelakuDeteksi Penyelundupan Narkoba oleh Kru Penerbangan di Bandara InternasionalKronologi Santri di Karawang Dianiaya dan Disiram Air Panas Usai Dituduh BegalKinerja Keuangan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) pada Semester I-2026Membedah Strategi DOID Menekan Rugi Bersih di Tengah Penurunan PendapatanPanduan Membaca Pergerakan Awal Pekan IHSG dan Nilai Tukar RupiahPJT I Sesuaikan Akses Kendaraan Roda Empat di Puncak Bendungan Lahor MalangIdgitaf Hadirkan Lagu Baru untuk Soundtrack Home Sweet Loan The Musical

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap