goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Terkait Utang Bank dan Penyimpanan Senjata

Marulitua PardedeDiterbitkan 10 Agu 2026 - 04.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Terkait Utang Bank dan Penyimpanan Senjata
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kasus perselisihan di salah satu yayasan sekolah swasta di wilayah Jakarta Selatan kini tengah menjadi sorotan publik. Persoalan ini mulai mengemuka setelah pihak pengurus yayasan memutuskan untuk melaporkan mantan pemiliknya yang berinisial IWD kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut didasari oleh dugaan penyalahgunaan wewenang yayasan demi kepentingan pribadi, termasuk penemuan ratusan senjata di lingkungan sekolah serta penggunaan aset yayasan sebagai jaminan utang bank. Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengungkapkan bahwa tindakan-tindakan tersebut merugikan institusi pendidikan tersebut.

Ketegangan ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan melibatkan rangkaian peristiwa yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Rencana penyimpanan senjata di gudang sekolah bermula pada tahun 2020, ketika ada rancangan kerja sama program ekstrakurikuler menembak antara PT Lokta Karya Perbakin dan pengurus yayasan saat itu. Dinamika internal kemudian berlanjut hingga terjadi pergantian kepengurusan. Pada April 2026, seorang pembina baru berinisial Bu N secara fisik mulai menduduki jabatannya setelah memberhentikan pembina yayasan yang lain secara sepihak. Pergantian ini diduga memicu konflik internal yang berujung pada saling lempar tuduhan hingga saat ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Mengapa pihak yayasan melaporkan mantan pemiliknya, IWD, kepada polisi?

Pihak yayasan melalui pengacaranya, Hermawanto, menyatakan bahwa mantan pemilik yayasan tersebut diduga kuat memanfaatkan nama lembaga untuk kepentingan pribadi. Salah satu tindakan yang dipersoalkan adalah penggunaan yayasan sekolah sebagai agunan atau jaminan untuk mendapatkan pinjaman kredit dari bank. Dana hasil utang bank tersebut diduga tidak dialokasikan untuk keperluan pendidikan, melainkan dipakai untuk membangun lapangan padel yang pengelolaannya diserahkan kepada keluarga IWD. Selain masalah keuangan, pihak yayasan juga mempermasalahkan penggunaan area sekolah sebagai tempat penyimpanan ratusan senjata.

Baca Juga

Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global dan Peran Pemberdayaan Umat

Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global dan Peran Pemberdayaan Umat

Bagaimana asal-usul ratusan senjata yang ditemukan di area sekolah tersebut?

Berdasarkan keterangan dari Alhadid Endar Putra, yang bertindak sebagai kuasa hukum IWD sekaligus Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, terdapat 995 pucuk senjata jenis airsoft gun yang disimpan di gudang sekolah tersebut. Alhadid menegaskan bahwa ratusan senjata tersebut secara sah merupakan milik PT Lokta Karya Perbakin, bukan milik pribadi IWD. Penyimpanan ini berkaitan erat dengan rencana kerja sama kegiatan ekstrakurikuler menembak yang sempat dirancang bersama pengurus yayasan yang lama pada tahun 2020 silam.

Apakah senjata-senjata tersebut memiliki izin resmi?

Pihak perwakilan IWD mengeklaim bahwa seluruh senjata airsoft gun yang disimpan di gudang sekolah tersebut berstatus resmi dan memiliki izin operasional yang sah. Alhadid Endar Putra menyatakan telah menunjukkan dokumen-dokumen perizinan tersebut langsung kepada aparat kepolisian untuk membuktikan legalitasnya. Menurut Alhadid, pengurus yayasan yang menjabat saat ini pun sebenarnya sudah mengetahui keberadaan ratusan senjata yang tersimpan di dalam gudang sekolah tersebut sejak awal.

Baca Juga

Gundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-Laki

Gundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-Laki

Bagaimana kaitan konflik internal kepengurusan dengan mencuatnya kasus ini?

Alhadid menduga bahwa laporan polisi dan ekspose mengenai penemuan senjata ini sengaja diangkat ke permukaan akibat adanya konflik internal di tubuh kepengurusan yayasan sekolah. Perselisihan internal ini disinyalir mulai memanas sejak adanya pemberhentian sepihak terhadap pembina yayasan yang sebelumnya. Setelah pemberhentian tersebut, pembina yayasan yang baru, Bu N, secara fisik mulai menjabat sejak April 2026. Perbedaan klaim antara pihak yayasan saat ini dan pihak IWD menunjukkan adanya ketidakpastian mengenai motif utama di balik laporan hukum ini, apakah murni karena pelanggaran hukum atau merupakan imbas dari perebutan pengaruh di dalam struktur yayasan.

Hingga saat ini, penyelidikan kepolisian masih diperlukan untuk membuktikan kebenaran dari tuduhan-tuduhan yang dilayangkan oleh masing-masing pihak. Pihak yayasan berfokus pada dugaan penyalahgunaan aset untuk pembangunan lapangan padel keluarga dan penyimpanan senjata ilegal di lingkungan pendidikan. Di sisi lain, pihak perwakilan IWD menekankan bahwa senjata tersebut adalah milik perusahaan berizin resmi untuk keperluan ekstrakurikuler dan menuding kasus ini sengaja diembuskan akibat perselisihan kepengurusan internal pasca-pergantian pembina yayasan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta Selatan

Berita Terbaru Lainnya

Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global dan Peran Pemberdayaan UmatPengolahan Sampah Plastik Tertolak Menjadi Paving Blok di JakartaGundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-LakiPT Pertamina Resmikan Integrasi Layanan Informasi Publik untuk Perkuat Tata KelolaKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Ganggu Sistem Lampu Lalu Lintas OtomatisKPK Sita Dokumen dan Barang Elektronik dalam Penggeledahan Kasus Korupsi Rejang LebongPeta Jalan Pemulihan Sawah dan Irigasi Pascabencana di AcehMenko Airlangga Tinjau SUV Plug-in Hybrid Jetour T2 i-DM di GIIAS 2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026