goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Peta Jalan Pemulihan Sawah dan Irigasi Pascabencana di Aceh

Nyaring JalungDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peta Jalan Pemulihan Sawah dan Irigasi Pascabencana di Aceh
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur pendukung di Provinsi Aceh pascabencana alam. Langkah koordinasi terbaru ditandai dengan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Banda Aceh pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pertemuan ini diinisiasi oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) di Aceh untuk menyelaraskan program antara pemerintah pusat dan daerah. Fokus utama koordinasi tematik ini mencakup integrasi pemulihan daerah aliran sungai (DAS), sistem pengairan, dan lahan pertanian guna memastikan penanganan dampak bencana berjalan lebih terstruktur dan komprehensif.

Tingkat kerusakan lahan pertanian di beberapa wilayah Aceh tergolong masif. Di Kabupaten Aceh Utara, tercatat sawah yang mengalami rusak berat mencapai 4.679 hektare, rusak sedang 6.447 hektare, dan rusak ringan sebesar 7.189 hektare. Sebagian dari lahan yang rusak berat tersebut bahkan tertimbun lumpur dengan ketebalan mencapai 1,5 hingga 2 meter, yang menyebabkan perubahan struktur tanah di sejumlah lokasi. Kerusakan infrastruktur juga terjadi di Jambo Aye, di mana bendung dan saluran pembawa dilaporkan mengalami kerusakan berat. Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, terdapat sekitar 1.507 hektare lahan pertanian yang terdampak oleh bencana ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Bagaimana perkembangan penyusunan desain teknis dan konstruksi fisik di lapangan?

Hingga 5 Agustus 2026, Kementerian Pertanian mencatat bahwa penyusunan Dokumen Rancangan Teknis/Survei, Investigasi, dan Desain (DRT/SID) telah mencapai 39.409 hektare. Angka tersebut setara dengan 75 persen dari total target yang ditetapkan sebesar 52.394 hektare. Di sisi lain, realisasi konstruksi fisik baru berjalan di atas lahan seluas 16.780 hektare, atau sekitar 32 persen dari target keseluruhan. Beberapa daerah seperti Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, dan Kota Langsa sebenarnya telah mencapai 100 persen penandatanganan kontrak untuk pemulihan lahan. Kendati demikian, realisasi konstruksi fisik secara kumulatif di empat wilayah tersebut masih berada di kisaran 18 persen.

Baca Juga

Gundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-Laki

Gundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-Laki

Apa saja bentuk bantuan yang telah disalurkan untuk sektor pertanian dan perkebunan?

Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan benih padi pascabencana untuk area seluas 26.177 hektare dengan nilai total anggaran mencapai sekitar Rp9,67 miliar. Dari seluruh bantuan benih yang didistribusikan tersebut, aktivitas penanaman kembali telah terealisasi pada lahan seluas 10.416 hektare. Selain sektor tanaman pangan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran belanja tambahan sebesar Rp328,08 miliar untuk sektor perkebunan. Dana tambahan ini difokuskan untuk memulihkan lahan perkebunan seluas 15.718 hektare yang tersebar di delapan kabupaten di Aceh.

Bagaimana kemajuan perbaikan sistem irigasi dan optimalisasi lahan di tingkat daerah?

Upaya pemulihan infrastruktur air menunjukkan perkembangan yang bervariasi. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I mencatat realisasi penanganan tanggap darurat telah mencapai 87,42 persen. Di Kabupaten Bireuen, rehabilitasi sawah dengan kategori rusak sedang seluas 677 hektare serta optimalisasi lahan seluas 1.943 hektare telah selesai sepenuhnya. Kabupaten Aceh Barat juga melaporkan progres sekitar 75 persen untuk optimalisasi lahan sawah terdampak yang melibatkan 96 kelompok tani di delapan kecamatan. Selain itu, proyek rehabilitasi jaringan irigasi tersier di 14 titik di Aceh Barat telah rampung 100 persen. Di Aceh Timur, rehabilitasi sawah tahap pertama seluas sekitar 1.770 hektare yang dikerjakan bersama TNI juga telah diselesaikan.

Baca Juga

Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Terkait Utang Bank dan Penyimpanan Senjata

Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Terkait Utang Bank dan Penyimpanan Senjata

Kendala apa saja yang menyebabkan keterlambatan pemulihan di beberapa wilayah?

Meskipun beberapa daerah menunjukkan kemajuan signifikan, ketidakpastian administratif dan faktor alam masih menjadi tantangan di wilayah lain. Di Kabupaten Gayo Lues, penanganan sawah rusak ringan memang telah mencapai 98 persen. Namun, pemulihan untuk 1.208 hektare lahan dengan kategori rusak berat belum dapat dikerjakan sama sekali karena masih menunggu terbitnya petunjuk pelaksanaan resmi. Hambatan lain terlihat di Kota Langsa, di mana realisasi optimalisasi lahan baru menyentuh angka 16,32 persen. Sementara itu, Kabupaten Aceh Besar menghadapi tantangan ganda berupa kekeringan yang melanda sekitar 2.000 hektare sawah di 19 kecamatan. Di wilayah ini, optimalisasi lahan baru terealisasi sebesar 1.087 hektare atau 47,20 persen dari target tahap pertama yang dipatok seluas 2.303 hektare.

Kaposko Wilayah Satgas PRR Safrizal Zakaria Ali bersama Kasatgas PRR Tito Karnavian berkomitmen penuh untuk mengawal fungsi fasilitasi dan pengawasan program pemulihan ini. Penyelarasan program lintas sektor ini diharapkan dapat meminimalkan ketimpangan progres antarwilayah di Aceh. Langkah integrasi antara pemulihan DAS, perbaikan jaringan irigasi, dan rehabilitasi sawah menjadi kunci penting agar produktivitas pertanian Aceh dapat segera pulih di tengah berbagai keterbatasan regulasi dan kondisi alam yang dinamis.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Satgas PRR

Berita Terbaru Lainnya

Gundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-LakiSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Terkait Utang Bank dan Penyimpanan SenjataPT Pertamina Resmikan Integrasi Layanan Informasi Publik untuk Perkuat Tata KelolaKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Ganggu Sistem Lampu Lalu Lintas OtomatisKPK Sita Dokumen dan Barang Elektronik dalam Penggeledahan Kasus Korupsi Rejang LebongMenko Airlangga Tinjau SUV Plug-in Hybrid Jetour T2 i-DM di GIIAS 2026Keandalan Sasis Hino dalam Menopang Transportasi Antarkota dan Mobilitas PenumpangDaftar Lengkap Pemenang Penghargaan GIIAS 2026 di Exhibitor Night

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026