Pasar keuangan Indonesia menutup perdagangan terakhir pada pekan pertama Agustus 2026 dengan catatan yang cukup positif. Mata uang rupiah berhasil menunjukkan performa yang tangguh terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi penutupan menjelang akhir pekan. Penguatan ini memperpanjang tren apresiasi mata uang Garuda yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir di pasar spot dalam negeri.
Berdasarkan data transaksi yang dihimpun dari Refinitiv pada penutupan perdagangan hari Jumat, 7 Agustus 2026, rupiah terpantau menguat sebesar 0,14 persen ke level Rp17.885 per dolar AS. Pergerakan nilai tukar








