Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah berada dalam sorotan setelah dua gunung api aktif di wilayah tersebut meletus hampir secara bersamaan pada Jumat (7/8) siang. Peristiwa alam ini diawali dengan letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur pada pukul 14.18 Wita. Hanya berselang dua menit kemudian, tepatnya pukul 14.20 Wita, Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata menyusul dengan letusan yang juga mengeluarkan material vulkanik ke udara.
Bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan yang sedang berada di sekitar kawasan tersebut, memahami detail aktivitas vulkanik ini sangat penting demi menjaga keselamatan. Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat melontarkan kolom abu setinggi kurang lebih 800 meter di atas puncak gunung, atau jika dihitung dari permukaan laut mencapai ketinggian sekitar 2.384 meter. Abu vulkanik yang keluar terpantau berwarna kelabu dengan intensitas yang tebal, bergerak tertiup angin menuju arah barat dan barat laut. Berdasarkan data dari pos pengamatan, aktivitas seismik dari letusan ini terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum sebesar 29,6 mm dengan durasi gempa letusan selama 131 detik.








