goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Dua Gunung Api di NTT Erupsi Hampir Bersamaan

Joko PrabowoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 17.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dua Gunung Api di NTT Erupsi Hampir Bersamaan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah berada dalam sorotan setelah dua gunung api aktif di wilayah tersebut meletus hampir secara bersamaan pada Jumat (7/8) siang. Peristiwa alam ini diawali dengan letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur pada pukul 14.18 Wita. Hanya berselang dua menit kemudian, tepatnya pukul 14.20 Wita, Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata menyusul dengan letusan yang juga mengeluarkan material vulkanik ke udara.

Bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan yang sedang berada di sekitar kawasan tersebut, memahami detail aktivitas vulkanik ini sangat penting demi menjaga keselamatan. Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat melontarkan kolom abu setinggi kurang lebih 800 meter di atas puncak gunung, atau jika dihitung dari permukaan laut mencapai ketinggian sekitar 2.384 meter. Abu vulkanik yang keluar terpantau berwarna kelabu dengan intensitas yang tebal, bergerak tertiup angin menuju arah barat dan barat laut. Berdasarkan data dari pos pengamatan, aktivitas seismik dari letusan ini terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum sebesar 29,6 mm dengan durasi gempa letusan selama 131 detik.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Sementara itu, Gunung Ili Lewotolok di Lembata menyemburkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncaknya. Ketinggian kolom abu tersebut secara keseluruhan mencapai sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut. Berbeda dengan Lewotobi Laki-laki, embusan abu vulkanik tebal berwarna kelabu dari Ili Lewotolok ini condong mengarah ke barat daya. Dari catatan seismogram, letusan di Lembata ini memiliki amplitudo maksimum yang lebih besar, yakni mencapai 40 mm, namun dengan durasi yang lebih singkat yaitu sekitar 52 detik.

Baca Juga

Bekal Utama Aparatur Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan Pelayanan Publik

Bekal Utama Aparatur Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan Pelayanan Publik

Mengingat adanya bahaya yang mengintai dari aktivitas kedua gunung api ini, pihak berwenang telah menetapkan zona aman yang wajib dipatuhi oleh semua pihak. Untuk Gunung Lewotobi Laki-laki, masyarakat yang tinggal di area kaki gunung dilarang keras untuk melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. Sementara itu, untuk Gunung Ili Lewotolok, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat setempat dan wisatawan tidak memasuki wilayah di dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung tersebut.

Selain ancaman langsung dari material letusan, potensi bahaya sekunder berupa banjir lahar juga perlu diwaspadai secara serius. Emanuel Rofinus Bere memberikan peringatan khusus kepada warga untuk senantiasa waspada terhadap potensi ancaman banjir lahar hujan. Peringatan ini terutama ditujukan bagi warga yang bermukim di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Banjir lahar hujan ini sangat rawan terjadi apabila wilayah-wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, mengingat material vulkanik yang masih mengendap di puncak gunung dapat tersapu air hujan ke dataran yang lebih rendah.

Baca Juga

Presiden Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri Bahlil

Presiden Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri Bahlil

Fenomena meningkatnya aktivitas vulkanik ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di belahan dunia lain, sejumlah gunung api juga menunjukkan aktivitas serupa yang signifikan. Sebagai contoh, Gunung Krasheninnikov yang terletak di wilayah Kamchatka, Rusia, dilaporkan meletus kembali untuk pertama kalinya sejak tahun 1550. Letusan gunung di Rusia ini terjadi hanya selang beberapa hari setelah kawasan tersebut diguncang gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,8. Selain itu, Gunung Etna yang berada di Sisilia, Italia, juga mengalami letusan hebat pada Senin (2/6) dengan memuntahkan abu, gas, serta aliran lava ke permukaan.

Di sisi ilmiah, para peneliti terus berupaya menguak misteri di balik aktivitas vulkanik skala besar global ini. Salah satu penemuan terbaru mengungkapkan keberadaan BLOBS, yaitu gumpalan raksasa yang tersembunyi di dalam mantel Bumi. Struktur misterius yang sangat besar ini diduga kuat menjadi pemicu letusan gunung berapi dahsyat serta peristiwa kepunahan massal di masa lampau. Meski demikian, untuk situasi darurat di NTT saat ini, langkah mitigasi yang paling realistis adalah kepatuhan penuh terhadap rekomendasi jarak aman serta pemantauan cuaca secara berkala untuk menghindari ancaman lahar dingin. Warga diharapkan tetap tenang namun selalu waspada terhadap perubahan status gunung api yang sewaktu-waktu dapat diperbarui oleh otoritas terkait karena sifat aktivitas vulkanik yang dinamis dan penuh ketidakpastian.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NTTGunung Lewotobi Laki-lakiGunung Ili LewotolokErupsiPVMBG

Berita Terbaru Lainnya

Bekal Utama Aparatur Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan Pelayanan PublikPresiden Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri BahlilPolisi Ringkus Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Bermodus Aplikasi Kencan di KembanganAksi Kreatif Siswa Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan Menyambut Menteri SosialRupiah Menguat Tiga Hari Beruntun hingga Akhir Pekan, Dolar AS Turun ke Rp17.885Seleksi Calon Gubernur Bank Indonesia oleh Presiden Prabowo SubiantoColour of Indonesia, Wadah Kreativitas Seni dan Cita Anak BangsaMengapa Tubuh Kita Membutuhkan Air Mineral Setiap Hari?

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap