Gelombang efisiensi kembali melanda industri perbankan global secara signifikan. Salah satu raksasa keuangan yang berbasis di London, Standard Chartered, bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menyasar ribuan karyawannya dalam waktu dekat. Langkah ini memicu diskusi hangat mengenai masa depan tenaga kerja di sektor keuangan yang kian terhimpit oleh adopsi teknologi terapan. Faktor utama yang menjadi biang kerok di balik keputusan drastis ini adalah masifnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang mulai menggantikan peran-peran konvensional dalam operasional perbankan sehari-hari.








