Petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan di berbagai fasilitas publik, termasuk rumah sakit dan institusi pendidikan. Di balik area yang tertata rapi, terdapat dedikasi para pekerja yang menghadapi beragam tantangan fisik maupun mental setiap harinya. Artikel ini merangkum sejumlah pertanyaan umum mengenai realita kehidupan dan dinamika kerja para petugas kebersihan, berdasarkan pengalaman nyata Arief di rumah sakit dan Abdul Rozak di lingkungan kampus.
Apa saja tantangan yang dihadapi petugas kebersihan di lingkungan rumah sakit?
Bekerja di fasilitas kesehatan menuntut kesiapan mental yang tinggi karena risiko dan situasi yang berbeda dari tempat kerja pada umumnya. Arief, seorang pemuda berusia 26 tahun, bekerja sebagai petugas cleaning service di Rumah Sakit Graha Permata Ibu yang berlokasi di Depok. Dalam dua tahun terakhir, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi salah satu tempat yang paling sering ia datangi. Salah satu pengalaman yang tidak terlupakan terjadi pada shift malam yang bertepatan dengan bulan Ramadan 2024. Saat itu, Arief harus membersihkan kebocoran darah di ruang bersalin. Dalam wawancara pada Sabtu, 25 Juli 2026, Arief menyatakan bahwa melihat darah untuk pertama kalinya membuat ia sampai tidak nafsu makan. Ia mengaku membutuhkan waktu sekitar satu pekan untuk membiasakan diri dengan lingkungan kerjanya tersebut.








