goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Kronologi Pengeroyokan Wasit Sepak Bola Tarkam di Purbalingga

Iswan TandirerungDiterbitkan 2 Agu 2026 - 12.32 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Pengeroyokan Wasit Sepak Bola Tarkam di Purbalingga
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Insiden kekerasan dalam pertandingan sepak bola antarkampung atau yang sering disebut tarkam kembali terjadi di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah. Seorang wasit yang bertugas memimpin jalannya laga menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok suporter di lapangan. Kejadian ini bermula ketika para pendukung salah satu tim yang bertanding tidak menerima keputusan wasit terkait sebuah pelanggaran. Akibat insiden tersebut, wasit yang memimpin pertandingan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Peristiwa ini menambah daftar masalah terkait keamanan dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola tingkat lokal di daerah tersebut.

Berdasarkan informasi yang ada, insiden pengeroyokan ini terjadi dalam sebuah turnamen sepak bola bertajuk Danlanud Cup 2026. Pertandingan yang berujung pada kericuhan tersebut mempertemukan dua kesebelasan, yaitu Andalas FC yang berasal dari Kabupaten Banjarnegara, melawan tim Gama Adipasir. Laga ini diselenggarakan di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman, atau yang juga dikenal dengan wilayah Wirasaba. Pertandingan antara Andalas FC dan Gama Adipasir tersebut dilangsungkan pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Pada awalnya, jalannya pertandingan berjalan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, memberikan penjelasan mengenai kronologi awal mula terjadinya kericuhan. Menurut keterangan Uut, jalannya laga pada belasan menit awal berlangsung dengan normal tanpa adanya tanda-tanda keributan. Kedua kesebelasan bermain dengan kedudukan imbang, di mana skor masih menunjukkan angka 0-0. Kericuhan baru mulai terlihat ketika pertandingan memasuki menit ke-17. Pada saat itu, terjadi sebuah pelanggaran yang berlokasi di area pertahanan milik tim Gama FC. Wasit yang memimpin jalannya pertandingan kemudian memberikan keputusan terkait pelanggaran yang terjadi di area tersebut.

Baca Juga

Penjelasan Resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI Menjawab Kritik Kebijakan Spontan

Penjelasan Resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI Menjawab Kritik Kebijakan Spontan

Keputusan yang diambil oleh wasit terkait pelanggaran di area pertahanan Gama FC sebenarnya sudah bisa diterima dengan baik oleh para pemain dari kedua tim yang sedang bertanding di lapangan. Namun, situasi berubah menjadi tegang ketika pihak luar lapangan menunjukkan reaksi yang berbeda. Manajer beserta jajaran ofisial dari tim Andalas FC merasa tidak puas dan menolak keputusan yang telah ditetapkan oleh sang pengadil lapangan. Mereka kemudian berjalan mendatangi meja pertandingan yang berada di pinggir lapangan. Di meja pertandingan tersebut, manajer dan ofisial Andalas FC melancarkan protes keras karena tidak menerima keputusan wasit.

Situasi di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman semakin memanas seiring dengan protes keras yang dilakukan oleh ofisial tim. Berbarengan dengan proses protes yang sedang berlangsung di meja pertandingan, kelompok suporter Andalas FC tiba-tiba merangsek masuk ke dalam area lapangan dari beberapa penjuru arah. Pada saat yang bersamaan, wasit sebenarnya sedang bersiap untuk melanjutkan kembali jalannya pertandingan yang sempat terhenti akibat pelanggaran. Namun, para suporter yang sudah berada di dalam lapangan langsung berlari mengejar wasit. Aksi pengejaran ini kemudian berujung pada tindakan pengeroyokan secara langsung di tengah lapangan pertandingan.

Baca Juga

Langkah Melaporkan Pelanggaran Etik ASN Berkaca dari Kasus Lurah Paya Pasir

Langkah Melaporkan Pelanggaran Etik ASN Berkaca dari Kasus Lurah Paya Pasir

Akibat insiden pengeroyokan oleh suporter tersebut, wasit utama yang memimpin pertandingan, yakni Ridho Bekti Utomo, dilaporkan mengalami luka-luka. Kondisi korban yang terluka membuat pihak terkait harus segera melakukan tindakan evakuasi dari lokasi kejadian. Ridho Bekti Utomo dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulans untuk dilarikan menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Emmanuel Klampok agar segera mendapatkan penanganan medis. Selain wasit utama, asisten wasit yang bernama Rio Wahyu juga turut menjadi korban dalam kericuhan di turnamen Danlanud Cup 2026 tersebut. Rio Wahyu terkena lemparan sebuah botol plastik yang mengenai bagian kepalanya saat insiden berlangsung.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sepak BolaPurbalinggaDanlanud Cup 2026Pengeroyokan WasitTarkam

Berita Terbaru Lainnya

Penjelasan Resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI Menjawab Kritik Kebijakan SpontanLangkah Darurat Menghadapi Dampak Krisis Kekeringan Ekstrem Sungai DanubeSyarat dan Ketentuan Transmart Full Day Sale 2 Agustus 2026 dengan Diskon 50% + 20%Menghargai Diri Sendiri di Tengah Tekanan Budaya Pengembangan DiriCara Tepat Melaporkan Tindak Kriminal di Ruang Publik dan Memahami Proses HukumnyaPeta Sebaran PHK di Indonesia Sepanjang Semester I 2026, Jawa Barat Catat Kasus TertinggiLangkah Melaporkan Pelanggaran Etik ASN Berkaca dari Kasus Lurah Paya PasirPenyelidikan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay, Polisi Temui Kendala Komunikasi dengan Keluarga

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap