goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Penjelasan Lengkap Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal dan Bank

Iswan TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penjelasan Lengkap Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal dan Bank
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Belakangan ini, publik ramai memperbincangkan fenomena pemasangan pagar besi berukuran tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung di berbagai daerah. Langkah ini menuai perhatian luas di media sosial dan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai alasan di balik pendirian struktur tersebut. Banyak pihak yang mulai mencari tahu apakah keberadaan pagar ini berkaitan dengan isu keamanan tertentu. Namun, pihak pemerintah dan perwakilan asosiasi pengusaha telah memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan isu yang beredar. Artikel ini akan menjawab berbagai pertanyaan seputar pemasangan pagar di area publik tersebut berdasarkan keterangan dari pihak berwenang.

Apa tanggapan pemerintah mengenai isu keamanan di balik pemasangan pagar tinggi ini? Menteri Perdagangan, Budi Santoso, secara tegas memastikan bahwa pendirian struktur tersebut di beberapa mal sama sekali bukan disebabkan oleh faktor keamanan. Pernyataan ini disampaikan setelah beliau melakukan pertemuan dan koordinasi langsung dengan sejumlah asosiasi pelaku usaha. Pertemuan tersebut melibatkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
APINDO
) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), yang diselenggarakan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Budi Santoso menegaskan bahwa tidak ada masalah keamanan maupun isu lain yang melatarbelakangi keputusan pihak pengelola mal.

Apakah pemasangan pagar ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi kerusuhan? Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, memberikan klarifikasi bahwa langkah yang diambil oleh para pengelola mal bukanlah bentuk antisipasi terhadap potensi kerusuhan. Pihaknya membantah anggapan bahwa pusat perbelanjaan sedang menghadapi ancaman yang membahayakan operasional. Alphonzus menekankan bahwa situasi di dalam area perbelanjaan tetap terkendali dan tidak ada indikasi kerusuhan yang menjadi alasan utama pendirian struktur besi tersebut di berbagai lokasi.

Baca Juga

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global

Lantas, apa tujuan utama dari pendirian pagar besi di area depan pusat perbelanjaan? Menurut penjelasan Alphonzus Widjaja, tujuan utama dari pemasangan pagar tersebut adalah untuk menertibkan arus keluar dan masuk pengunjung mal. Pengaturan alur yang lebih terpusat dinilai penting agar pergerakan pengunjung lebih teratur. Selain fungsi ketertiban lalu lintas manusia, pagar ini juga memiliki fungsi tambahan sebagai batas keamanan. Perimeter keamanan ini secara khusus diterapkan bagi mal-mal yang lokasinya berada di dekat titik-titik rawan yang sering menjadi tempat berlangsungnya aksi demonstrasi.

Di mana saja lokasi gedung dan pusat perbelanjaan di Jakarta yang telah menerapkan kebijakan ini? Di ibu kota, langkah ini salah satunya terlihat di Mal Kota Kasablanka. Pagar tinggi yang dipasang di area depan pusat perbelanjaan tersebut memiliki ketinggian sekitar 2,5 meter dan dicat dengan warna abu-abu. Berdasarkan pantauan, struktur pembatas yang terpasang baru membentang sepanjang kurang lebih 100 meter, yang diletakkan dari area dekat pintu masuk mobil hingga ke area pintu keluar mobil. Tidak hanya pusat perbelanjaan, institusi perbankan seperti Bank BNI di Jakarta belakangan ini juga diketahui melakukan langkah serupa dengan memasang pagar pembatas.

Baca Juga

1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend Day

1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend Day

Apakah fenomena pemasangan pagar ini juga terjadi di kota-kota besar lainnya selain Jakarta? Ya, fenomena serupa juga terpantau di Kota Surabaya. Sejumlah pusat perbelanjaan yang berada di bawah kelolaan manajemen Pakuwon Group diketahui telah lebih dulu mendirikan pagar besi di area luar gedung mereka. Beberapa mal di Surabaya yang menerapkan kebijakan pembatasan area luar ini antara lain adalah Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall. Kebijakan dari grup pengembang ini sejalan dengan upaya penertiban arus pengunjung dan pengamanan perimeter yang dijelaskan oleh asosiasi pengelola pusat perbelanjaan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ApindoKementerian PerdaganganAPPBIBudi SantosoMal Kota KasablankaPakuwon Group

Berita Terbaru Lainnya

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend DayMalam Puncak Hoegeng Awards 2026, Kehadiran Tokoh, Kategori, dan Proses SeleksiCara Merespons Kondisi Darurat Orang Tenggelam Berdasarkan Insiden Sungai CiliwungProgram Bahtra Peduli, Aksi Distribusi Sembako Rutin Setiap Hari Jumat di Sulawesi TenggaraPengungkapan 769 Kasus Curanmor oleh Polda Metro Jaya dalam Operasi Berantas JayaAkses dan Jadwal Menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan MonasKronologi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap