Kawasan Malioboro telah lama dikenal luas sebagai sebuah ikon wisata belanja yang membentang sekira satu kilometer di pusat Kota Yogyakarta. Jalan yang sarat akan nilai sejarah ini merupakan bagian dari Sumbu Filosofi dan telah ditetapkan sebagai dari Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Seiring dengan perkembangannya, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro untuk bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai tahun 2026. Di tengah rencana transformasi tersebut, kawasan ini juga terus diwarnai oleh berbagai dinamika sosial dan budaya masyarakat setempat. Salah satunya adalah penyelenggaraan acara Kirab Budaya Tresno Pancasila di sepanjang Jalan Malioboro yang digelar untuk menandai datangnya Bulan Bung Karno 2026. Meskipun penataan terus dilakukan, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengakui bahwa kawasan tanpa rokok di Malioboro masih belum sesuai harapan.








