goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Teknologi

Mempelajari Keamanan Siber Secara Otodidak dan Melaporkan Celah Sistem Secara Legal

Ding BalangDiterbitkan 3 Agu 2026 - 02.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mempelajari Keamanan Siber Secara Otodidak dan Melaporkan Celah Sistem Secara Legal
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Bidang keamanan siber kini menjadi salah satu keahlian yang sangat dicari di era digital. Banyak orang beranggapan bahwa untuk menguasai bidang ini diperlukan pendidikan formal sejak awal. Namun, kisah inspiratif Muhammad Wildan Al Ghozali membuktikan sebaliknya. Pelajar kelas XI MAN 1 Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ini berhasil mencatatkan namanya dalam Hall of Fame milik Departemen Pendidikan Amerika Serikat (U.S. Department of Education). Prestasi internasional tersebut diraihnya melalui jalur belajar mandiri dan pelaporan celah keamanan secara etis. Sebagai anak keempat dari delapan bersaudara dengan orang tua yang bekerja di sektor swasta, keterbatasan tidak menghalangi Wildan untuk bersaing secara global. Bagi Anda yang ingin mengikuti jejaknya, terdapat sejumlah tahapan praktis untuk memulai belajar keamanan siber secara otodidak dan aman.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Tahap pertama adalah membangun fondasi pengetahuan secara mandiri tanpa harus menunggu pendidikan formal di perguruan tinggi. Seperti yang dilakukan oleh Wildan sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), Anda dapat memanfaatkan berbagai referensi yang tersebar luas di internet. Gunakan mesin pencari, media sosial, dan beragam sumber daring lainnya untuk mempelajari dasar-dasar pemrograman serta konsep dasar keamanan siber. Kunci utama dalam proses belajar ini adalah konsistensi dan rasa ingin tahu yang tinggi untuk memahami cara kerja sebuah sistem digital serta mengidentifikasi letak kelemahannya.

Tahap kedua melibatkan penguasaan teknik pencarian informasi yang efektif, salah satunya adalah metode Google Dorking. Teknik ini biasa digunakan untuk menemukan informasi sensitif atau data tersembunyi di internet yang berpotensi mengarah pada kerentanan sebuah sistem. Melalui pengaplikasian teknik ini, Anda dapat mengidentifikasi celah keamanan seperti kebocoran informasi atau yang sering disebut sebagai information disclosure. Celah jenis inilah yang berhasil ditemukan oleh Wildan pada sistem Departemen Pendidikan Amerika Serikat sebelum akhirnya dilaporkan. Penting untuk mempelajari sintaks pencarian khusus ini dengan kehati-hatian agar analisis keamanan suatu situs tidak berujung pada perusakan sistem.

Baca Juga

Strategi Membangun Paviliun Pameran Daerah Berkaca dari Pencapaian Deli Serdang

Strategi Membangun Paviliun Pameran Daerah Berkaca dari Pencapaian Deli Serdang

Tahap ketiga adalah bergabung dan memanfaatkan platform perburuan celah keamanan atau bug bounty resmi, seperti Bugcrowd. Praktik mencari celah keamanan sistem tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau dengan niat merusak. Platform seperti Bugcrowd berfungsi menjembatani para peneliti keamanan siber independen dengan berbagai instansi atau perusahaan yang ingin menguji ketahanan sistem mereka. Dengan berpartisipasi dalam program yang legal, setiap kerentanan yang ditemukan dapat dilaporkan melalui mekanisme pelaporan yang terstruktur atau responsible disclosure. Melalui jalur inilah laporan Anda akan diverifikasi secara sah dan berpeluang mendapatkan pengakuan resmi dari institusi terkait.

Tahap keempat adalah membangun pengalaman dengan menguji sistem dari instansi lokal atau dalam negeri terlebih dahulu. Sebelum berhasil menembus institusi internasional, Anda dapat mengasah kemampuan analisis dengan mencari celah keamanan pada situs-situs lokal. Sebagai contoh, Wildan sebelumnya telah menemukan kerentanan keamanan pada sejumlah situs di Indonesia, termasuk milik Pemerintah Kabupaten Blitar, Detik.com, dan Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah. Selain itu, ia juga mengidentifikasi celah pada laman PPID Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, PPID Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta situs Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Ia bahkan pernah diminta secara khusus untuk membantu memeriksa keamanan laman Kementerian Agama Kotim. Pengalaman mendeteksi kerentanan di berbagai situs lokal ini terbukti efektif untuk memperkuat insting keamanan siber.

Baca Juga

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian

Kasus Penipuan Modus Polisi Gadungan di Banjarbaru, Kronologi dan Total Kerugian

Tahap terakhir adalah mendokumentasikan setiap pencapaian sebagai modal untuk pengembangan karier di masa depan. Jangan ragu untuk meminta sertifikat resmi atas setiap celah keamanan yang berhasil Anda laporkan dan diverifikasi oleh pemilik sistem. Sertifikat ini sangat berguna sebagai portofolio saat Anda ingin melanjutkan pendidikan tinggi atau melamar pekerjaan di bidang teknologi. Bagi Wildan, portofolio tersebut dipersiapkan untuk mendukung rencananya melanjutkan pendidikan di Telkom University atau Binus University demi mewujudkan cita-cita sebagai Cybersecurity Analyst. Dengan portofolio yang terus berkembang, Anda dapat menargetkan sasaran pencarian celah keamanan yang lebih besar di masa depan, seperti harapan Wildan untuk menemukan kerentanan pada sistem milik NASA melalui program bug bounty resmi.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Keamanan Siberbug bountyGoogle Dorkingbelajar otodidakprestasi pelajar

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengikuti Test Drive Lini Kendaraan Suzuki di GIIAS 2026BGN Tangguhkan SPPG Karangturi Semarang Buntut Kasus Keracunan Massal Makan Bergizi GratisSpesifikasi dan Fitur DAIKIN MC555AVMA, Air Purifier Terbaru untuk Kualitas Udara RuanganPengusaha Apresiasi Program Kerja Presiden dari Infrastruktur hingga EnergiCara Aman Cek Layanan BPJS Kesehatan dan Menghindari Penipuan Bot TelegramPanduan Memilih Travel Umroh dengan Akomodasi Terintegrasi di MakkahStrategi Membangun Paviliun Pameran Daerah Berkaca dari Pencapaian Deli SerdangKasus Keracunan MBG di Semarang, Penyebab dan Kebijakan Zero Tolerance BGN

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap