goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Kronologi Penemuan Dua Pendaki yang Tewas di Gunung Piramid Bondowoso

Marulitua PardedeDiterbitkan 5 Agu 2026 - 02.17 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Penemuan Dua Pendaki yang Tewas di Gunung Piramid Bondowoso
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bagaimana kronologi lengkap hilangnya dua pendaki di Gunung Piramid, Bondowoso, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia? Pertanyaan ini menjadi perhatian publik setelah musibah yang menimpa seorang warga Surabaya dan seorang pemandu lokal di jalur pendakian tersebut. Peristiwa ini menuntut pemahaman mendalam mengenai urutan kejadian sejak awal keberangkatan hingga proses evakuasi oleh tim penyelamat gabungan.

Siapa sajakah korban dalam peristiwa ini dan kapan mereka mulai mendaki? Kedua korban yang dilaporkan hilang kontak tersebut diidentifikasi sebagai Maliya Finda, seorang perempuan berusia 51 tahun yang merupakan warga Surabaya, Jawa Timur, serta Irfan Nasrul Laili, seorang pria berusia 35 tahun yang bertindak sebagai pemandu lokal setempat. Perjalanan mereka dimulai pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya memulai pendakian melalui titik awal atau basecamp yang terletak di Dusun Tegal Tengah, Desa atau Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Sebelum menanjak ke area pegunungan, mereka menitipkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah dengan pelat nomor P 2938 ES di salah satu rumah warga setempat.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Kapan tanda-tanda hilangnya kedua pendaki mulai terdeteksi oleh warga dan petugas? Rencana awal kedua pendaki ini adalah melakukan pendakian tektok, yaitu sistem pendakian langsung turun tanpa menginap atau bermalam di gunung. Secara umum, durasi normal untuk menyelesaikan pendakian tektok di Gunung Piramid hanya memerlukan waktu sekitar 8 jam. Namun, pada hari pendakian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan kurang bersahabat. Sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB, kabut tebal terlihat mulai menyelimuti jalur yang mengarah ke puncak gunung. Meskipun demikian, jejak keberadaan kedua orang tersebut di area puncak Gunung Piramid masih sempat terpantau oleh warga setempat untuk terakhir kalinya pada pukul 14.00 WIB. Kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres baru menguat keesokan harinya, tepatnya pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 17.30 WIB. Hingga waktu tersebut, sepeda motor Yamaha NMAX merah yang mereka titipkan belum juga diambil oleh pemiliknya. Hal inilah yang memicu kecurigaan warga dan langsung mendorong dimulainya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Baca Juga

Penyaluran Santunan TASPEN untuk Ahli Waris Petugas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta

Penyaluran Santunan TASPEN untuk Ahli Waris Petugas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta

Bagaimana tahap awal operasi pencarian dilakukan di area Gunung Piramid? Setelah laporan kecurigaan diterima pada Senin sore, operasi pencarian awal segera diluncurkan. Sebanyak kurang lebih 20 personel dikerahkan untuk melakukan penyisiran sejak Senin sore hingga malam hari. Fokus pencarian awal ini mencakup radius sekitar 500 meter, dimulai dari titik Pos 3 atau yang dikenal sebagai Monumen Torik, menuju ke arah kawasan Punggung Naga yang terkenal dengan medannya yang ekstrem.

Di mana posisi persisnya kedua korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan? Setelah melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua korban pada hari Selasa sore, 4 Agustus 2026. Penemuan jasad kedua korban berada di lereng terjal dengan kedalaman mencapai 170 meter. Secara spesifik, posisi korban terdeteksi pada hari Selasa pukul 12.13 WIB di titik koordinat 08°36′00,22″ LS - 114°14′38,30″ BT. Lokasi penemuan ini berada di lereng yang sangat curam dengan tingkat kemiringan medan sekitar 40 derajat.

Baca Juga

Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67 Persen Mencapai Rp 9.081 Triliun

Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67 Persen Mencapai Rp 9.081 Triliun

Mengapa proses penarikan jenazah dari jurang tidak bisa langsung diselesaikan hari itu juga? Meskipun lokasi korban sudah ditemukan sejak siang hari, proses pengangkatan jenazah mengalami kendala teknis dan alam. Setelah penemuan pada Selasa siang, petugas di lapangan langsung melakukan tindakan penanganan awal. Mereka berhasil membungkus atau melakukan packing terhadap jenazah kedua korban menggunakan peralatan evakuasi khusus pada pukul 16.00 WIB. Namun, proses penarikan jenazah ke atas tebing terpaksa ditunda hingga Rabu pagi, 5 Agustus 2026. Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR, S. Jefriyanzah Putra Pratama, menjelaskan bahwa keputusan penundaan ini diambil demi menjaga keselamatan personel rescue. Faktor cuaca berupa kabut tebal yang turun kembali, kondisi hari yang mulai gelap, serta risiko tinggi dalam pemasangan sistem jangkar (anchor system) di medan yang curam menjadi alasan utama penundaan tersebut.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan dan bagaimana rencana evakuasi selanjutnya? Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi besar dari berbagai unsur potensi SAR yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Personel yang terlibat berasal dari Basarnas, Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Bondowoso, TNI, Polri, Brimob, PMI, APGI, Wanadri, serta dibantu oleh para relawan setempat. Untuk mengefektifkan pergerakan di medan yang sulit, puluhan personel tersebut dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Salah satu tim SRU secara khusus ditugaskan untuk bersiap melakukan proses evakuasi berantai atau estafet mulai dari Pos 1 hingga nantinya jenazah kedua korban dapat dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Evakuasi SARGunung PiramidBondowoso

Berita Terbaru Lainnya

Penyaluran Santunan TASPEN untuk Ahli Waris Petugas Pemadam Kebakaran DKI JakartaKredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67 Persen Mencapai Rp 9.081 TriliunPresiden Prabowo Akan Umumkan Langsung Stimulus Kendaraan ListrikBatasan Diri Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan SosialKebijakan PP Tunas, Langkah Indonesia Menghapus 5 Juta Akun Anak di Platform DigitalAntisipasi Penipuan Mengatasnamakan Orderkuota di Mesin Pencari GoogleProyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026Kronologi Penemuan Jasad Diduga Korban Mutilasi di Pancoran Mas Depok

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional · 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional · 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan · 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi · 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap