goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Kronologi Longsor Salju Broad Peak dan Operasi Pencarian Nirmal Purja

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Longsor Salju Broad Peak dan Operasi Pencarian Nirmal Purja
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Kabar duka menyelimuti dunia pendakian internasional setelah sebuah insiden tragis terjadi di wilayah pegunungan Pakistan. Sebanyak sepuluh pendaki yang berasal dari lima negara berbeda dilaporkan hilang akibat tersapu oleh longsoran salju yang tiba-tiba melanda kawasan Broad Peak, Pakistan. Laporan mengenai hilangnya sepuluh pendaki dari lima negara tersebut pertama kali mencuat dan dikonfirmasi pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Kejadian ini langsung menarik perhatian luas dari berbagai pihak di seluruh dunia karena rombongan yang hilang tersebut bukanlah pendaki sembarangan. Salah satu pendaki yang berada dalam rombongan tersebut adalah pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal Purja. Kehadiran sosok pendaki legendaris ini membuat insiden hilangnya sepuluh orang di Broad Peak menjadi sorotan utama dalam komunitas pendaki gunung global.

Broad Peak sendiri merupakan salah satu puncak yang paling dikenal di kalangan pendaki profesional tingkat dunia. Gunung ini menduduki posisi sebagai puncak tertinggi ke-12 di dunia. Secara geografis, Broad Peak adalah gunung setinggi 8.051 meter yang terletak di Pegunungan Karakoram, Pakistan. Berdasarkan laporan awal yang diterima oleh pihak berwenang, insiden salju yang longsor tersebut diduga terjadi saat rombongan pendaki sedang berada di titik ketinggian sekitar 6.600 meter di Broad Peak. Titik ketinggian 6.600 meter ini menjadi lokasi krusial dalam upaya pemantauan dan pencarian para korban. Pasalnya, titik tersebut merupakan lokasi terakhir dari keberadaan tim yang masih sempat terlacak oleh sistem sebelum akhirnya mereka diduga terseret oleh longsoran salju yang kuat di lereng gunung tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Informasi mengenai pelacakan terakhir para pendaki ini juga dikuatkan oleh pernyataan dari pihak perusahaan ekspedisi yang memantau pergerakan mereka. Menurut keterangan dari Chhang Dawa Sherpa, yang merupakan anggota dewan perusahaan ekspedisi Seven Summit Treks atau yang lebih dikenal dengan singkatan SST, titik terakhir keberadaan tim yang terlacak memang berada di ketinggian sekitar 6.600 meter. Setelah mencapai titik tersebut, komunikasi dan pelacakan terputus sama sekali karena tim diduga terseret longsoran. Hilangnya kontak dengan seluruh anggota tim yang terdiri dari sepuluh pendaki dari lima negara tersebut memicu respons darurat dari berbagai organisasi pendakian dan otoritas terkait yang berwenang di wilayah Pakistan.

Baca Juga

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global

Menanggapi insiden yang membahayakan nyawa para pendaki tersebut, Alpine Club of Pakistan (ACP) segera mengambil langkah cepat. Pada hari Kamis malam, Alpine Club of Pakistan (ACP) secara resmi mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah menerima laporan yang sangat mengkhawatirkan mengenai kejadian longsoran salju di Broad Peak tersebut. Setelah menerima laporan darurat itu, pihak ACP kemudian langsung berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah Gilgit-Baltistan. Koordinasi dengan pemerintah daerah Gilgit-Baltistan serta berbagai instansi terkait lainnya ini dilakukan semata-mata untuk mempersiapkan operasi pencarian dan penyelamatan yang komprehensif bagi para pendaki yang hilang.

Memasuki hari berikutnya, operasi penyelamatan mulai dimobilisasi secara penuh baik melalui jalur udara maupun jalur darat. Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, dua helikopter penyelamat milik Angkatan Darat Pakistan telah dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian para pendaki. Namun, pengerahan dua helikopter penyelamat milik Angkatan Darat Pakistan ini tetap dilakukan dengan catatan bahwa operasi udara akan sangat bergantung pada kondisi cuaca di sekitar area pegunungan. Selain mengerahkan helikopter untuk memantau dari udara, tim penyelamat darat juga diterjunkan secara langsung untuk menyisir area longsoran. Tim penyelamat darat ini bertugas menembus medan bersalju untuk mencari tanda-tanda keberadaan sepuluh pendaki yang hilang tersebut.

Baca Juga

1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend Day

1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend Day

Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim di lapangan akhirnya mulai membuahkan hasil, meskipun kabar yang datang merupakan kabar duka. Presiden CP, Irfan Arshad Khan, secara resmi mengonfirmasi bahwa empat jenazah telah ditemukan oleh tim penyelamat darat di lokasi kejadian longsoran salju tersebut. Menyusul penemuan empat jenazah oleh tim penyelamat darat, Alpine Club of Pakistan (ACP) kemudian mengonfirmasi identitas dua korban yang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut. Dua korban tewas yang telah dikonfirmasi oleh ACP yakni pendaki asal Oman yang bernama Nadhira Al Harthy, serta pendaki asal Nepal yang bernama Pur Bahadur Gurung, yang juga dikenal dengan panggilan Yukta.

Setelah proses identifikasi awal berhasil dilakukan, tim penyelamat langsung fokus pada upaya evakuasi jenazah para korban dari lokasi kejadian di Broad Peak. Jenazah Nadhira Al Harthy telah berhasil dievakuasi dari area pegunungan menggunakan helikopter dan langsung dibawa menuju wilayah Skardu. Sementara itu, untuk korban kedua yang telah teridentifikasi, proses evakuasi jenazah Yukta masih terus berlangsung dan diupayakan oleh tim penyelamat. Operasi pencarian dan penyelamatan ini masih terus berlanjut untuk menemukan sisa pendaki lainnya dari total sepuluh pendaki dari lima negara yang dilaporkan hilang, termasuk upaya untuk menemukan pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal Purja, di area longsoran salju Broad Peak tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PakistanBroad PeakNirmal PurjaLongsor SaljuPendakian Gunung

Berita Terbaru Lainnya

Antisipasi Pelaku Usaha Hadapi Dampak Perebutan Sumber Daya dan Isu Senjata Nuklir Global1 Agustus 2026 Hari Apa? Mengenal Makna dan Sejarah Girlfriend DayMalam Puncak Hoegeng Awards 2026, Kehadiran Tokoh, Kategori, dan Proses SeleksiCara Merespons Kondisi Darurat Orang Tenggelam Berdasarkan Insiden Sungai CiliwungProgram Bahtra Peduli, Aksi Distribusi Sembako Rutin Setiap Hari Jumat di Sulawesi TenggaraPengungkapan 769 Kasus Curanmor oleh Polda Metro Jaya dalam Operasi Berantas JayaAkses dan Jadwal Menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan MonasKronologi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap